Ketika banyak kripto mengandalkan narasi meme, Backpack (BP) justru menawarkan cerita berbeda. Ekosistem ini berupaya membawa saham, sekaligus mendekatkannya dengan meme coin.
Ambisi ini mulai didukung aktivitas transaksi yang besar. Namun, harga BP belum sepenuhnya mengikuti pertumbuhan ekosistemnya, sehingga muncul pertanyaan menarik: apakah token ini layak masuk radar sebagai hidden gem?
Apa Itu Backpack (BP) dan Mengapa Menarik?
Backpack bukan proyek yang baru. Perusahaan ini didirikan pengembang Solana, Armani Ferrante, pada 2022, bermula dari wallet crypto sebelum merambah bursa perdagangan dan koleksi NFT Mad Lads.
Ekosistemnya berkembang menjadi Backpack Exchange dan Backpack Wallet. Melalui kedua produk ini, perusahaan membangun layanan perdagangan sekaligus penyimpanan, dengan fokus kuat pada jaringan Solana dan akses keuangan digital.
Sementara itu, berdasarkan pengumuman resmi, BP mulai diperdagangkan pada Maret 2026. Aset ini menawarkan manfaat seperti potongan biaya transaksi, penghargaan pengguna, hingga akses khusus dalam ekosistemnya.
Ada pula daya tarik yang cukup berbeda dari token bursa biasanya. Pengguna yang memenuhi persyaratan berpotensi memperoleh akses ke ekuitas perusahaan melalui mekanisme khusus, bukan otomatis memiliki saham hanya karena memegang BP.
Dari sisi tokenomik, pasokan maksimum BP mencapai satu miliar token. Sebanyak 25 persen dialokasikan saat peluncuran, sedangkan pembukaan pasokan berikutnya dirancang mengikuti pencapaian bisnis, bukan semata jadwal waktu.
Langkah paling ambisius datang pada Juni 2026, ketika Backpack memperkenalkan layanan token saham bersama Sunrise. Melalui skema ini, hak atas saham dapat dikonversi menjadi token Solana dan ditebus kembali dengan ketentuan tertentu.
Transaksi Tokenized Stocks Tembus US$2 Miliar
Hasil kerja sama itu mulai menunjukkan skala yang menarik. Dalam unggahan di X pada Senin (02/11/2026), Sunrise melaporkan volume perdagangan keseluruhan lebih dari US$3 miliar sepanjang Oktober, mencakup berbagai aset.
Dari jumlah tersebut, lebih dari US$2 miliar berasal dari perdagangan token saham. Sunrise juga mencatat lebih dari 500 ribu holder saham, meningkat sekitar dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya.
Rekor lain muncul dari aktivitas harian yang sempat melampaui US$370 juta. Sementara itu, token saham SpaceX berkode SPCX telah membukukan volume kumulatif lebih dari US$2 miliar menurut laporan Sunrise.

Perlu dicatat, angka fantastis tersebut menggambarkan aktivitas platform Sunrise dan saham terbitan Backpack, bukan volume perdagangan BP. Keduanya berkaitan dalam satu ekosistem, tetapi tetap merupakan metrik yang berbeda.
Ekspansinya juga terasa lewat lebih dari 30 pencatatan baru, termasuk Apple, Amazon, Google, Microsoft, Nvidia, Meta, dan Tesla. Saham tersebut kini memiliki representasi token yang dapat beredar melalui Solana.
Menariknya, penggunaan token saham tidak berhenti pada jual beli. Integrasi dengan Kamino membuka pemakaian sebagai agunan, sementara platform seperti Pump.fun dan Stonk mendukung pasangan perdagangan antara token baru dan saham.
Harga BP Masih Terkoreksi, Layak jadi Hidden Gem?
Pertemuan saham dan meme coin menjadi salah satu narasi yang paling mencuri perhatian. Melalui pasangan perdagangan khusus, token spekulatif dapat diperdagangkan terhadap token saham, bukan hanya SOL atau stablecoin seperti USDC.
Bahkan, pada September lalu, Ferrante mengungkap ambisinya untuk memperluas jumlah token saham di Solana. Jika terealisasi, langkah tersebut berpotensi menjadi katalis bagi pertumbuhan ekosistem Backpack.
“Kami ingin membawa seluruh pasar saham ke Solana. Satu API yang memungkinkan saham asli, dalam definisi apa pun, bergerak bolak-balik antara akun broker dan DeFi. Melompat dari 200 menjadi 10.000 simbol adalah langkah besar berikutnya,” jelasnya kala itu.
Di sisi harga, perjalanan BP belum semulus ekspansinya. Berdasarkan data CoinMarketCap pada Sabtu (07/11/2026), token ini diperdagangkan sekitar US$0,97 setelah mengalami fluktuasi cukup tajam sepanjang Oktober hingga awal November.
Harga tersebut masih sekitar 41 persen di bawah rekor tertingginya, yakni US$1,66 pada 1 Oktober. Sementara itu, kapitalisasi pasar BP berada di kisaran US$243 juta, dengan sekitar 250 juta token beredar.

Kondisi ini membuat narasi hidden gem semakin menarik untuk dicermati. Pertumbuhan token saham berpotensi memperkuat posisi Backpack, meski lonjakan volume perdagangan Sunrise belum langsung mendorong permintaan terhadap BP.
Karena itu, investor perlu mencermati perkembangan adopsi, manfaat token BP, regulasi tokenized stocks, hingga risiko penambahan suplai. Potensinya menarik, tetapi pertumbuhan ekosistem belum berbanding lurus dengan kenaikan harga.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


