Setelah persiapan beberapa bulan, BambooDeFi kini siap meluncurkan rangkaian fitur canggih bagi sektor DeFi. BambooDeFi, proyek oleh pengembang blockchain Nexxyo Labs, mengambil langkah besar setelah di-listing di Uniswap, bursa desentralistik terbesar di jaringan Ethereum.

Terdaftar secara resmi di Uniswap merupakan peristiwa penting bagi BambooDeFi yang baru saja menyelesaikan IEO, di mana 314 ETH sukses digalang.

Seperti Uniswap, SushiSwap dan bursa desentralistik lain, BambooDeFi menawarkan investor kripto cara baru untuk berdagang, staking dan memberikan pinjaman.

Gambar

Platform ini mencakup sejumlah komponen manajemen keuangan yang dikemas dengan antarmuka pengguna yang bersahabat.

Komponen tersebut termasuk yield farming, staking, sistem pengaturan internal, liquidity pool, lotere dan pemusnahan token secara rutin.

Sejauh ini, trade pair terpopular untuk aset kripto BambooDeFi, BAMBOO, di Uniswap adalah BAMBOO/USDT. Hampir semua perdagangan dilakukan memakai pair ini.

BERITA TERKAIT  Mau US$100 Ribu? Ikutilah Sayembara Blockchain Ini

Berkat mesin transaksi dan penentuan harga Uniswap yang canggih, BAMBOO dapat ditukarkan dengan aset kripto berjenis ERC lain yang ditampung di jaringan Ethereum.

“Semua proses pertukaran aset terjadi di balik layar pada Uniswap dan biaya yang dibayarkan adalah biaya gas Ethereum untuk transaksi terkait,” sebut tim BambooDeFi dalam keterangannya belum lama ini.

Pada 2 Februari 2021, BAMBOO sudah diperdagangkan di bursa MXC, menambah satu pasar baru bagi aset kripto itu.

MXC memasangkan BAMBOO dengan USDT, di mana MXC adalah bursa sentralistik sedangkan Uniswap adalah bursa desentralistik.

Berbeda dengan proyek DeFi pada umumnya, tim BambooDeFi untuk menjamin konten whitepaper mereka sesuai standar, mempekerjakan perencana keuangan di Pulsar Capital EAFI untuk memastikan berkas tersebut mengandung semua informasi penting demi mendidik investor secara benar.

BERITA TERKAIT  Jihan Wu: Setelah Halving, Harga Bitcoin Bisa Naik Tinggi, Tetapi Perlahan

Dengan dedikasi terhadap transparansi serta kemudahan, BambooDeFi berusaha memudahkan dan membuat lebih aman proses staking, mendapat imbalan dan berpartisipasi dalam ekosistem kripto.

“Hal lain mengenai BambooDeFi adalah penyedia liquidity pool dapat terus menerima imbalan setelah menarik likuiditas dari pool,” sebut tim BambooDeFi .

Dari 0,3 persen biaya yang ditagih untuk setiap transaksi melalui BambooDeFi, 0,2 persen dibagi ke penyedia likuiditas, 0,06 persen disimpan di rekening vault dan selebihnya diberikan kepada pemegang aset kripto BAMBOO.

Selain menuntaskan fitur platform DeFi-nya, Nexxyo Labs memiliki beragam rencana tahun ini.

Nexxyo Labs adalah perusahaan yang mengembangkan solusi teknologi bagi bisnis. Bermarkas di Navarro, Spanyol, perusahaan ini fokus ke blockchain, ATM aset kripto, aplikasi industri dan perancangan situs web.

BERITA TERKAIT  Ethereum Classic Lebih Hebat daripada Aset Kripto Lainnya, Menuju US$9,3?

Menurut tim BambooDeFi, pihaknya memiliki produk lain, seperti contract, escrow, dan NFT yang sedang dikerjakan.

“Tahun 2021 akan banyak kejutan,” sebut tim BambooDeFi .

Tim tersebut merilis roadmap pada November 2020 yang berisi rincian tentang BambooDeFi, serta rencana kuartal pertama 2022.

Sasaran untuk proyek ini telah dicapai lebih cepat, yang menandakan kinerja yang baik. [ed]

Protected with blockchain timestamps

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO