Bandung Bangun Ekosistem Blockchain, Angkot Jadi Pintu Masuknya

Bandung mulai mendorong pemanfaatan blockchain ke sektor yang lebih dekat dengan aktivitas masyarakat. Langkah awalnya datang dari transportasi publik, melalui pengembangan angkot listrik dan ekosistem mobilitas yang lebih terintegrasi.

Angkot Jadi Pintu Masuk Ekosistem Blockchain Bandung

Laporan Portal Jabar pada Kamis (17/09/2026) menyebut bahwa Pemkot Bandung menjadikan Bandung Angkot Utama sebagai pintu masuk pembangunan ekosistem ekonomi digital berbasis blockchain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan tahap awal pengembangan tersebut akan berangkat dari sektor transportasi publik, khususnya kendaraan listrik yang disiapkan untuk mendukung sistem Bus Rapid Transit atau BRT.

“Kota Bandung sedang membangun digital economy ecosystem berbasis blockchain. Ada enam pelaku yang terlibat. Entry point-nya adalah implementasi ekosistem transportasi listrik yang mendukung BRT,” ujar Farhan.

Karena itu, pengembangannya tidak berhenti pada pengadaan armada listrik. Ekosistem juga mencakup baterai, pemeliharaan, keselamatan, SPKLU, hingga ketersediaan suku cadang untuk menopang operasional kendaraan.

BACA JUGA:  Enam Bulan Pasca Hype, Benarkah AI Agent Mulai Hidup di Blockchain?
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan - Gapura Jabar
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan – Gapura Jabar

Bandung Angkot Utama nantinya berperan sebagai feeder yang menghubungkan berbagai moda transportasi, mulai dari kereta cepat, kereta antarkota, penerbangan, hingga BRT, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem digital berbasis teknologi blockchain.

“Ini bagian dari konektivitas di kota Bandung, dari high speed rail, kereta antarkota, jalan tol, penerbangan, BRT, dan electric angkot sebagai feeder,” kata Farhan.

Dalam skema tersebut, Pemkot Bandung tidak akan menjadi pelaku usaha. Pengadaan armada diserahkan kepada Kopamas melalui ATPM, sementara pemerintah menangani perizinan dan pengawasan.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

“Pemerintah tidak boleh berbisnis. Jadi pengadaannya oleh Kopamas, membeli dari ATPM atau provider. Pemerintah hanya memberikan izin dan melakukan enforcement,” ujar Farhan.

Tarif Rp7.000, Sopir Lama Tetap Ikut Jalan

Perubahan armada juga membawa pertanyaan soal nasib pengemudi lama. Namun, Farhan memastikan elektrifikasi dilakukan sebagai bentuk peremajaan kendaraan, bukan untuk menggantikan sopir yang selama ini beroperasi.

BACA JUGA:  Vitalik Buterin: EIP-8141 Akan Jadi Puncak 10 Tahun Evolusi Ethereum

“Angkot listrik ini tidak menggerus angkot yang sudah ada. Ini mengganti atau melakukan peremajaan kendaraan yang sudah ada. Sopirnya nanti akan tetap pemain lama,” kata Farhan.

Bukan hanya kendaraannya. Pola kerja pengemudi juga akan beralih menggunakan sistem bergaji, sehingga orientasi mengejar setoran dan kebiasaan mengetem diharapkan dapat berkurang secara bertahap.

Dari sisi penumpang, tarif Bandung Angkot Utama ditetapkan Rp7.000 dengan pembayaran nontunai. Armada juga dirancang memiliki AC, Wi-Fi, CCTV, serta kursi prioritas bagi penyandang disabilitas.

Ketua Kopamas Kota Bandung Budi Kurnia mengatakan pihaknya memiliki 475 unit angkutan. Dua kendaraan listrik telah menjalani uji coba, termasuk satu unit di kawasan Bandara Husein Sastranegara.

Sah! AI dan Kripto Kini Resmi Jadi Bagian Ekonomi Indonesia

Peralihan menuju kendaraan listrik akan dilakukan secara bertahap dengan target jangka panjang mencakup seluruh armada Kopamas. Sistem pool turut disiapkan untuk pengisian daya dan pemeliharaan secara terpusat.

BACA JUGA:  Jepang Bersiap Bawa Saham dan Obligasi Berjalan 24 Jam di Blockchain

Pemkot Bandung bersama Kopamas juga akan memetakan kebutuhan SPKLU, melengkapi langkah yang menempatkan Bandung Angkot Utama sebagai bagian awal dari ekosistem transportasi dan ekonomi digital kota

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait