Bank Digital Ini Buka Akses XRP ke 13 Juta Pengguna, Adopsi Melebar ke Level Ritel

Langkah besar dalam adopsi XRP terjadi setelah bank digital besar asal AS, SoFi Technologies, resmi menghadirkan dukungan penuh terhadap aset digital tersebut bagi sekitar 13,7 juta penggunanya pada Selasa (21/4/2026).

Melalui fitur terbaru ini, pengguna kini dapat membeli, menjual dan menyimpan XRP langsung di dalam aplikasi SoFi tanpa perlu menggunakan platform kripto eksternal.

Langkah ini dilakukan di AS melalui platform perbankan digital SoFi, yang selama ini dikenal menyediakan berbagai layanan keuangan terintegrasi. Dengan masuknya XRP ke dalam sistem aplikasi mereka, pengguna dapat mengakses aset digital tersebut secara langsung dari satu akun yang sama, menciptakan pengalaman yang lebih praktis.

Selain itu, SoFi juga memungkinkan pengguna melakukan deposit XRP dari wallet eksternal, memperluas fleksibilitas dalam pengelolaan aset digital.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Dari sisi tujuan, integrasi ini dinilai sebagai upaya mempercepat adopsi XRP di kalangan pengguna umum. Dengan basis pengguna yang besar, SoFi berpotensi menjadi salah satu pintu masuk utama bagi masyarakat luas untuk mengenal dan menggunakan XRP dalam aktivitas keuangan sehari-hari.

BACA JUGA:  Viral! Trader Kripto Ini Hampir Cuan Rp19 Miliar dari Modal Rp200 Ribu

Langkah ini juga memperlihatkan bagaimana aset digital mulai diposisikan sebagai bagian dari layanan keuangan yang lebih mainstream.

Akses Lebih Mudah, Tapi Utilitas Masih Terbatas

Meski membuka akses yang luas, implementasi awal ini masih memiliki keterbatasan. Saat ini, pengguna belum dapat menarik XRP yang dibeli ke wallet eksternal, sehingga aset tersebut masih tersimpan dalam sistem kustodian milik SoFi.

Artinya, pengguna belum memiliki kendali penuh dalam bentuk self-custody dan penggunaan XRP masih terbatas pada transaksi di dalam platform.

Kondisi ini membuat sebagian pengamat menilai bahwa fungsi XRP di tahap awal lebih menyerupai eksposur harga dibandingkan pemanfaatan penuh sebagai aset berbasis blockchain.

Namun, pola serupa sebelumnya juga diterapkan pada aset digital lain di platform yang sama, sebelum akhirnya fitur penarikan dibuka secara bertahap. Hal ini memunculkan ekspektasi bahwa ke depan, utilitas XRP di SoFi dapat berkembang seperti itu juga.

BACA JUGA:  Harga XRP Hari Ini Bergerak Tipis, Duduk Manis di Rp22.666

Sinyal Bullish Muncul, XRP Masih Tertahan di Area Krusial

Di sisi lain, perkembangan adopsi ini terjadi di tengah kondisi teknikal XRP yang masih berada dalam fase penentuan arah.

Analisis dari Vlad Anderson menunjukkan bahwa harga XRP saat ini bergerak di kisaran US$1,3 hingga US$1,4 dan terus menguji area resistance penting di sekitar US$1,55, namun belum mampu menembusnya secara meyakinkan.

XRP analisis 23 apr

Ia mencatat bahwa indikator MACD harian baru saja berbalik bullish untuk kali pertama sejak Januari, yang secara historis pernah mendorong kenaikan signifikan. Namun, Anderson juga menekankan bahwa momentum saja belum cukup.

Setup-nya sudah ada, tapi masih rapuh. XRP bukan kekurangan momentum, melainkan belum ada konfirmasi,” ujarnya.

Ia menilai faktor eksternal seperti perkembangan regulasi dan kondisi geopolitik masih menjadi penentu utama arah pergerakan selanjutnya.

BACA JUGA:  Sui Makin Gahar, Chainalysis Bawa Monitoring Real-Time ke Jaringan

Sementara itu, analis GainMuse melihat struktur teknikal XRP masih berada dalam jalur bullish.

XRP analisis terbaru 23 apr

Dalam analisisnya, harga bergerak mengikuti support naik dalam pola wedge, dengan level support di kisaran US$1,40 hingga US$1,42 dan resistance di area US$1,50 hingga US$1,52. Selama support tersebut tetap terjaga, peluang kelanjutan kenaikan dinilai masih terbuka.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait