Bank Sentral Thailand Ujicoba Purwarupa Sistem Pembayaran Mata Uang Digital pada Bulan Depan

Bank Sentral Thailand tidak mau kalah dengan bank sentral negara lain. Buktinya mulai bulan depan bank itu akan mengujicoba purwarupa (prototype) sistem pembayaran mata uang digital pada bulan depan.

Mata uang digital yang dimaksud adalah berkategori Central Bank Digital Currency (CBDC) bernilai baht. CDBC adalah wujud digital dari mata uang fiat yang diterbitkan dan dikendalikan oleh negara melalui bank sentral.

Jikalau purwarupa itu sukses diujicoba, maka ada kemungkinan besar dilanjutkan ujicoba nyata setidaknya pada tahun 2021. CBDC dianggap sebagai lompatan besar agar sistem transfer uang lebih cepat, murah dan aman, khususnya lintas negara, karena menggunakan teknologi blockchain.

Agar mendapatkan informasi lebih rinci, purwarupa itu akan dipadukan pada sistem pembayaran di perusahaan semen tertua di Thailand, yakni Siam Cement Public Company Limited yang berusia 106 tahun, termasuk para mitra bisnisnya.

“Proyek ini menandai langkah penting dalam memperluas ruang lingkup CBDC dan adopsi ke pengguna yang lebih luas, dimulai dengan perusahaan besar,” tulisnya bank sentral dalam pernyataan resminya, Kamis (18 Juni 2020).

Bank sentral mengakui bahwa purwarupa itu selesai dirancang pada Desember 2019 mengandalkan Corda, platform blockchain yang dibuat oleh perusahaan blockchain R3.

Langkah besar Thailand menyusul ujicoba CBDC oleh Bank Sentral Tiongkok, termasuk negara tetangganya, Kamboja. Bank Sentral Kamboja sendiri selangkah di depan setelah menerapkan CBDC pada beberapa waktu lalu dalam ruang lingkup domestik. [red]

Terkini

Warta Korporat

Terkait