Bank Terbesar Rusia Siap Hadirkan Layanan Trading Kripto

Rusia semakin serius mengintegrasikan kripto ke sistem keuangan resmi. Kini, Sberbank, bank terbesar di negara tersebut, berencana membangun infrastruktur perdagangan kripto dan penyimpanan digital yang ditargetkan meluncur pada akhir 2026. 

Sberbank Bersiap Bangun Infrastruktur Trading Kripto

Kabar soal pengembangan infrastruktur trading kripto pertama kali dilaporkan media lokal Interfax pada Jumat (24/07/2026). Infrastruktur baru ini tidak hanya mencakup fasilitas perdagangan, tetapi juga digital depository.

Penyimpanan digital ini dirancang untuk mencatat kepemilikan aset kripto nasabah sekaligus memproses sebagian besar transaksi di luar blockchain utama. Dompet aktif juga disediakan untuk menangani setoran, penarikan, hingga transfer aset.

Wakil Ketua Pertama Dewan Direksi Sberbank, Alexander Vedyakhin, mengatakan seluruh infrastruktur yang dibutuhkan untuk perdagangan kripto akan diluncurkan bersamaan dengan layanan penyimpanan digital tersebut pada awal Desember mendatang.

“Salah satu elemen kunci dari infrastruktur ini adalah digital depository, yang menyimpan catatan hak kripto klien dan mencatat transaksi di luar blockchain utama. Ini juga akan memfasilitasi transaksi pada dompet aktif untuk memenuhi transfer mata uang, ” tuturnya.

Rusia Resmi Tancap Gas! Rubel Digital Siap Digunakan Massal Mulai September 2026

Ia menambahkan, Sberbank juga siap berkolaborasi dengan regulator dalam membangun aturan teknis yang dibutuhkan, mulai dari penyimpanan, mekanisme pencatatan, hingga pemberian lisensi bagi berbagai jenis perantara baru di industri kripto.

BACA JUGA:  Harga XRP Bisa Meledak hingga US$11? Pola Ini Jadi Alasannya

Regulasi Kripto Rusia Masuk Babak Baru

Kabar ini hadir setelah parlemen Rusia mempercepat pembentukan kerangka hukum untuk industri aset digital. Pada awal pekan lalu, Duma Rusia mengesahkan RUU “Tentang Mata Uang Digital dan Hak Digital” dalam pembacaan ketiga.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

RUU tersebut mengatur hampir seluruh aktivitas kripto, mulai dari trading kripto melalui perantara berlisensi, perdagangan di bursa, layanan kliring, hingga penyimpanan aset digital secara resmi. Regulasi ini berlaku mulai 1 September 2026.

Meski demikian, kewajiban seluruh transaksi melalui perantara berlisensi baru akan diterapkan penuh mulai Juli 2027. Masa transisi diberikan agar pelaku industri dapat membangun infrastruktur yang dibutuhkan.

Dalam skema tersebut, perdagangan publik di bursa hanya tersedia untuk aset kripto yang memenuhi persyaratan likuiditas Bank Sentral Rusia, termasuk kapitalisasi pasar dan volume perdagangan minimum.

BACA JUGA:  Begini Peran Pegadaian di Balik Tokenisasi Emas yang Lulus Sandbox OJK

Sementara itu, qualified investor akan memperoleh akses ke lebih banyak aset. Namun, pemerintah Rusia tetap melarang penggunaan mata uang kripto sebagai alat pembayaran barang maupun jasa di dalam negeri.

Sberbank Perluas Jejak di Industri Aset Digital

Langkah yang diambil oleh Sberbank ini sebenarnya bukanlah kejutan. Bank tersebut dikenal telah lama membangun posisinya di sektor aset digital dan terus memperluas layanan berbasis kripto.

Sejak 2022, Sberbank terdaftar sebagai operator sistem informasi Digital Financial Assets (DFA). Bank tersebut juga aktif mengembangkan berbagai produk investasi berbasis blockchain di bawah pengawasan regulator Rusia.

Memasuki 2025, Sberbank mulai menawarkan obligasi terstruktur dan produk DFA yang dipatok pada Bitcoin, Ethereum, serta keranjang aset kripto. Bank itu juga menyelesaikan uji coba pinjaman dengan jaminan Bitcoin.

Bank Rusia Ini Rilis Pinjaman Dijamin Bitcoin untuk Penambang Lokal

Alexander Vedyakhin menilai kolaborasi antara regulator dan industri akan terus berlanjut. Menurutnya, berbagai regulasi turunan masih diperlukan untuk mendukung infrastruktur perdagangan aset digital.

BACA JUGA:  Keren! Jutaan Warga Jerman Segera Bisa Trading Kripto Lewat Bank

Dengan peluncuran infrastruktur trading kripto pada Desember mendatang, Sberbank diperkirakan akan memperkuat integrasi aset digital ke sistem keuangan Rusia sekaligus menegaskan pendekatan regulasi yang semakin matang.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait