Pasar aset digital mencatat perkembangan penting di sepanjang 2025 setelah laporan terbaru CryptoRank menunjukkan hanya sekitar 12 persen token hasil penjualan publik tahun ini yang masih diperdagangkan di atas harga penjualan awalnya.
Data tersebut muncul di tengah maraknya peluncuran proyek baru, di mana total terdapat 533 penjualan token publik yang berlangsung sepanjang tahun dan sebagian di antaranya sempat menarik minat besar karena berhasil mengumpulkan dana dalam waktu singkat.
Namun, kondisi pasar yang lemah membuat mayoritas token tidak mampu mempertahankan nilai jangka panjang.
Laporan ini menggambarkan kondisi nyata yang dihadapi investor. Dari total ratusan proyek yang melaksanakan penjualan token, hanya sekitar 63 token yang masih mencatat nilai perdagangan di atas harga awalnya.
Dengan demikian, sebagian besar token justru bergerak di bawah harga penerbitan meskipun banyak yang sempat mengalami lonjakan signifikan saat kali pertama diperdagangkan.
Performa PUMP, MON dan XPL Melemah Setelah Hype Mereda
Salah satu proyek yang paling banyak disorot adalah PUMP, yang tercatat sebagai penjualan terbesar di tahun ini dengan penggalangan dana mencapai sekitar US$600 juta. Pada puncak perdagangannya, token ini sempat mencatat ROI sekitar 2,19 kali lipat.
Namun, saat ini PUMP diperdagangkan di bawah harga IDO dengan ROI hanya sekitar 0,48 kali lipat. Situasi serupa juga terjadi pada dua proyek besar lainnya, yaitu MON yang kini berada di kisaran 0,93 kali lipat serta XPL yang berada di sekitar 0,47 kali lipat dari harga penjualan awal.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun sempat memimpin narasi pasar dan menarik perhatian luas, performa jangka panjang ketiga token tersebut melemah.
Di sisi lain, laporan juga menyebutkan bahwa sekitar 58 persen proyek sempat memberikan keuntungan cepat pada awal perdagangan dengan lonjakan harga antara tiga hingga enam kali lipat.
Namun, sebagian besar kenaikan tersebut hanya bertahan dalam jangka pendek. Investor disebut semakin cenderung melakukan pengambilan keuntungan dengan cepat sehingga tekanan jual meningkat dan harga tidak mampu stabil dalam jangka panjang.
MYX Jadi Pengecualian di Tengah Tren Melemah
Berbeda dengan mayoritas proyek lainnya, MYX muncul sebagai pengecualian di pasar. Token ini tercatat sebagai penjualan paling menguntungkan untuk investor sepanjang 2025 dengan ROI tertinggi mencapai sekitar 2.103 kali lipat pada level puncaknya.
Bahkan hingga kini, MYX masih diperdagangkan sekitar 385 kali lipat di atas harga penjualan awalnya. Capaian ini menjadikan MYX sebagai salah satu kisah sukses langka di tengah dominasi proyek yang mengalami penurunan nilai.
Secara keseluruhan, laporan tersebut menegaskan bahwa pasar kripto di 2025 menjadi tantangan berat bagi investor yang mengandalkan peluang dari penjualan token.
Kondisi pasar yang cenderung lemah, menurunnya daya tahan proyek dalam mempertahankan minat investor, serta pergeseran perilaku menuju strategi jangka pendek disebut sebagai faktor yang mempengaruhi kinerja ini.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



