Kolaborasi protokol derivatif terdesentralisasi dan penyedia infrastruktur data kembali mencuri perhatian di ekosistem DeFi. BasePerp, perpetual DEX yang beroperasi di jaringan Base, resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan Pundi AI.
Langkah ini bertujuan menghadirkan data berbasis kecerdasan buatan yang dapat diverifikasi secara on-chain ke dalam perdagangan perpetual. Integrasi tersebut dinilai relevan seiring meningkatnya kebutuhan pasar derivatif kripto akan data yang transparan dan mudah diaudit.
Integrasi Data AI untuk Analitik dan Manajemen Risiko
Dalam pengumumannya, BasePerp menyebutkan bahwa kerja sama ini akan mengeksplorasi pemanfaatan dataset dan sinyal berbasis AI yang disediakan oleh Pundi AI. Seluruh proses pencatatan, kepemilikan, hingga validasi data dilakukan secara transparan di blockchain.
Pendekatan tersebut memungkinkan data tidak hanya digunakan sebagai input analitik, tetapi juga sebagai aset digital yang dapat diverifikasi publik. Bagi pasar perpetual yang dikenal volatil dan kompleks, kualitas data menjadi faktor krusial dalam pengambilan keputusan.
Integrasi ini diharapkan membuka ruang bagi pengembangan strategi perdagangan berbasis AI yang terukur. Selain itu, platform BasePerp juga menargetkan lahirnya alat analitik lanjutan yang dapat membantu trader membaca kondisi pasar secara lebih presisi.
Di sisi lain, kehadiran data AI terverifikasi juga dinilai relevan untuk pengelolaan risiko. Dengan sumber data yang kredibel dan transparan, potensi asimetri informasi dapat ditekan, sejalan dengan semangat pasar on-chain yang terbuka.

Pandangan Pundi AI dan Arah Pengembangan Ekosistem
Pendiri Pundi AI, Zac Cheah, menegaskan bahwa kolaborasi ini mencerminkan pentingnya infrastruktur data terbuka bagi masa depan keuangan on-chain. Menurutnya, AI membutuhkan fondasi data yang dapat dipercaya agar aplikasi di sektor DeFi dapat berkembang.
“Pundi AI berfokus membangun infrastruktur data yang terbuka untuk mendukung aplikasi AI. Bekerja sama dengan BasePerp memungkinkan kami mengeksplorasi bagaimana data yang dapat diverifikasi secara on-chain dapat memperkuat alat perdagangan berbasis AI dan produk keuangan terdesentralisasi,” ujar Zac Cheah.
Dari perspektif BasePerp, kemitraan ini juga membuka peluang pengembangan lanjutan, mulai dari integrasi teknis, program berbasis komunitas, hingga dukungan bagi pengembang yang membangun aplikasi trading dan manajemen risiko berbasis AI di atas ekosistem Base.
Ke depan, sinergi antara BasePerp dan juga Pundi AI mencerminkan tren yang kian menguat di industri Web3, yakni bertemunya kecerdasan buatan (AI) yang canggih dengan infrastruktur blockchain.
Perpaduan ini tidak diarahkan pada narasi spekulatif semata. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas data, transparansi, serta efisiensi dalam sistem keuangan terdesentralisasi.
Dengan menjadikan data terverifikasi sebagai fondasi utama ekeositem, kolaborasi ini menandai langkah bertahap menuju pasar perpetual on-chain yang lebih matang dan berbasis kualitas informasi.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



