Bear Market Datang, Harga Bitcoin Disebut Bisa Turun ke 40 Ribu Dolar

Harga Bitcoin hari ini kembali menjadi sorotan setelah analisis makro terbaru mengindikasikan potensi penurunan jangka panjang yang signifikan.

Berdasarkan pembacaan struktur gelombang bulanan (monthly wave structure) dari analis Trading Heights, pasar kripto dinilai telah memasuki fase pembalikan besar sejak koreksi tajam yang terjadi pada November lalu.

Analisis tersebut menyebut bahwa Bitcoin mungkin telah membentuk puncak jangka panjangnya pada 2025 dan berpotensi bergerak turun menuju area 40 ribu dolar dalam 1–2 tahun mendatang.

Pada perdagangan hari ini, Bitcoin tercatat berada di level US$90.296, turun 0,34 persen dalam 4 jam terakhir dan melemah 0,80 persen dalam 24 jam terakhir.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Struktur Makro Bitcoin Berbalik Bearish

Menurut Trading Heights, penurunan tajam pada Oktober–November dinilai terlalu besar dan cepat untuk dikategorikan sebagai bagian dari wave-b.

“Penurunan ini tidak sesuai dengan karakter gelombang sebelumnya, sehingga mengindikasikan bahwa wave-b telah selesai,” jelas analis tersebut.

BACA JUGA:  Nansen Rilis NX8, Cara Simpel Pegang Banyak Koin Blockchain

analisis bitcoin

Dengan demikian, fase kenaikan panjang yang terbentuk selama dua tahun terakhir diperkirakan telah mencapai puncaknya, dan Bitcoin kini memasuki wave-c, gelombang korektif multi-tahun yang secara historis diwarnai tekanan jual berkepanjangan.

Pembacaan pada grafik bulanan menunjukkan rangkaian pola Symmetric, flat, serta Terminal rejection yang muncul pada puncak harga tahun ini di kisaran 120 ribu dolar. Pola Terminal tersebut sering dianggap sebagai sinyal kelelahan pasar sebelum pembalikan besar terjadi.

“Struktur Terminal biasanya pecah dengan cepat dan jarang memberi peluang untuk reli lanjutan,” tulis Trading Heights.

Jika skenario ini valid, pasar dapat memasuki bear market selama 12 hingga 24 bulan ke depan, dengan target penurunan menuju 40 ribu dolar bahkan hingga 30 ribu dolar apabila tekanan jual terus meningkat.

Potensi Tekanan Tambahan 

Proyeksi bearish tersebut juga diperkuat oleh analis pasar lainnya, termasuk Ali Martinez, yang melihat pola teknikal serupa pada grafik jangka menengah Bitcoin. Martinez menyoroti bahwa harga Bitcoin hari ini berada di area krusial yang perlu diwaspadai.

BACA JUGA:  Vitalik Buterin Ingatkan Bahaya Web4 yang Didominasi AI

“Jika harga BTC menembus ke bawah pola bearish flag, koin ini berpotensi merosot menuju 70 ribu dolar,” ujarnya.

Level tersebut menjadi acuan penting yang dapat memicu tekanan jual lanjutan jika gagal dipertahankan.

bitcoin bearish flag

Trading Heights menambahkan bahwa konfirmasi terbesar untuk memasuki fase wave-c akan terjadi apabila Bitcoin jatuh di bawah level 80 ribu dolar. Kondisi tersebut dinilai akan membuka ruang bagi penurunan lebih dalam.

Sementara itu, selama Bitcoin tidak mampu menembus kembali zona Terminal breakdown, kecenderungan harga disebut tetap bergerak ke arah bawah.

“Struktur saat ini paling sesuai dengan gelombang besar yang telah selesai. Tanpa invalidasi yang jelas, jalur paling mudah bagi harga adalah penurunan lanjutan,” tambah analis tersebut.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia