Begini Pandangan CEO Ark Invest Terhadap ETF SOL, XRP dan ADA

Dalam sebuah wawancara menarik di podcast Take On the Week milik Wall Street Journal (WSJ), Cathie Wood, otak inovatif di balik ARK Investment Management, menggali prospek masa depan kripto dalam ranah ETF.

Wawasan Wood sangat berharga mengingat perannya sebagai pemimpin di ARK Invest, sebuah firma yang terkenal dengan strategi investasi berpikiran ke depan, terutama di sektor teknologi dan kripto.

Pandangan CEO Ark Invest  

Bitcoinsistemi melaporkan bahwa, Cathie Wood berbagi skeptisismenya mengenai sikap Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dalam menyetujui exchange-traded fund secara spot yang mencakup berbagai macam cryptocurrency di luar Bitcoin dan Ethereum.

“Kami akan terkejut melihat SEC menyetujui apapun selain Bitcoin dan Ethereum,” ujarnya.

Pernyataan itu menekankan hambatan regulasi dan pemeriksaan ketat yang dihadapi kripto, terutama dari perspektif regulasi.

Komentar ini menjadi lebih berbobot mengingat lonjakan harga Bitcoin yang baru-baru ini melampaui angka US$50.000. Wawasan Wood menunjukkan optimisme hati-hati, terutama dengan spekulasi seputar persetujuan SEC terhadap ETF Ethereum dalam waktu dekat.

Namun, kompleksitas meningkat dengan dukungan SEC terhadap platform Prometheum, yang bertujuan untuk mengklasifikasikan Ethereum sebagai sekuritas, sehingga memperumit klasifikasi ETH sebagai komoditas.

Pasar kripto, yang berharap lampu hijau dari SEC terhadap aplikasi ETF spot untuk altcoin seperti Solana, XRP dan Cardano, menghadapi kendala signifikan. Sikap SEC bahwa semua kripto, kecuali Bitcoin dan Ethereum, adalah sekuritas, mempersempit jalur untuk aset-aset ini mendapatkan persetujuan ETF spot.

Pemisahan ini menandai momen penting dalam lanskap regulasi, menyoroti tantangan dan kriteria ketat yang diterapkan pada kripto di luar duo terkemuka Bitcoin dan Ethereum.

Solana Mobile

Di sisi lain, pengumuman Solana Mobile pada 12 Februari tentang mencapai 100.000 preorder untuk perangkat Chapter 2 miliknya menandai pergeseran yang patut diperhatikan di pasar produk terkait kripto.

Mencapai tonggak ini dalam kurang dari 30 hari tidak hanya menekankan meningkatnya minat terhadap teknologi terintegrasi kripto tetapi juga menunjukkan permintaan yang signifikan untuk solusi mobile inovatif dalam komunitas kripto.

Crypto Slate melaporkan bahwa, perjalanan Solana Mobile, dari menjual 20.000 smartphone Saga hingga menghadapi permintaan yang luar biasa yang menyebabkan kehabisan inventaris, mencerminkan pasar yang fluktuatif namun menjanjikan untuk perangkat yang berpusat pada kripto.

Penerimaan awal yang lambat, dengan hanya 2.500 perangkat terjual hingga 6 Desember, hingga lonjakan permintaan mendadak, menunjukkan sifat tidak terduga dari minat konsumen terhadap teknologi yang menjembatani penggunaan mobile tradisional dan dunia kripto yang berkembang.

Secara menarik, ketidakjelasan seputar sifat perangkat Chapter 2, seperti dicatat di situs web Solana Mobile, memunculkan pertanyaan menarik tentang arah masa depan teknologi mobile dalam ruang kripto.

Pilihan untuk tidak secara eksplisit menyebut perangkat tersebut sebagai ponsel menunjukkan pivot strategis atau pendekatan inovatif untuk mengintegrasikan fungsionalitas kripto dengan teknologi mobile. [st]

 

Terkini

Warta Korporat

Terkait