Pada Sabtu lalu, pasar kripto Tanah Air dihebohkan oleh unggahan akun X Skyholic888. Akun tersebut disebut sebagai pihak yang memimpin dan menyuarakan aspirasi korban Timothy Ronald, yang diduga mantan anggota akademi kripto dengan jumlah mencapai lebih dari 3.500 orang.
Polisi Konfirmasi Laporan Dugaan Penipuan Timothy Ronald
Dikutip dari laporan Kompas pada Minggu (11/01/2026), Polda Metro Jaya membenarkan adanya laporan dugaan penipuan investasi kripto yang melibatkan influencer keuangan dan kripto Timothy Ronald.
“Benar, ada laporan terkait kripto oleh pelapor yang berinisial Y,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto.
Bhudi menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mendalami laporan yang masuk, sekaligus menegaskan bahwa tahapan hukum akan dijalankan sesuai prosedur.
Dalam proses pendalaman, polisi berencana memanggil pelapor guna mengkaji bukti-bukti yang berkaitan dengan dugaan penipuan. Sementara itu, Skyholic888 sebelumnya menyebut bahwa laporan dibuat atas inisiatif sejumlah korban.
Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Kerugian Capai Rp200 Miliar
Akun tersebut mengklaim Timothy Ronald bersama rekannya, Kalimasada, diduga telah menipu sekitar 3.500 orang dengan estimasi kerugian mencapai ratusan miliar rupiah lewat Akademi Crypto.
“Estimasi total korban paguyuban mencapai sekitar 3.500 orang dengan nilai kerugian fantastis hingga Rp200 miliar. The war has begun!” tegas akun Skyholic888.
Disebutkan pula bahwa para korban sempat terintimidasi sebelum akhirnya memberanikan diri melapor secara kolektif ke polisi. Dalam laporan ini, Timothy dijerat sejumlah pasal, termasuk UU ITE, UU Transfer Dana, serta pasal-pasal dalam KUHP.
Menanti Klarifikasi Timothy dan Kalimasada
Hingga artikel ini dipublikasikan, Timothy Ronald maupun rekannya, Kalimasada, belum memberikan pernyataan terkait laporan yang tengah ditangani kepolisian. Belum ada klarifikasi yang menjelaskan posisi mereka atas tuduhan penipuan tersebut.
Pantauan di media sosial menunjukkan akun Instagram Timothy Ronald hanya membagikan ulang sejumlah unggahan terkait aktivitas komunitas yang ia kelola, tanpa memberikan penjelasan khusus mengenai laporan dugaan penipuan tersebut.
Di sisi lain, akun X Skyholic888 mengungkapkan melalui sebuah tweet yang diunggah pada Minggu (11/01/2026) bahwa Timothy Ronald tidak sedang berada di Indonesia.
“Aku dengar-dengar Raja crypto sudah tidak berada di Indonesia lagi. Jangan kabur ya, dek. Tanggung jawab woi. Inisialnya Timothy Ronald,” tegas akun tersebut.
Sementara itu, Kalimasada, berdasarkan pantauan akun Instagram miliknya, masih terpantau aktif menggelar pertemuan daring bersama anggota Akademi Crypto untuk membahas dinamika serta pergerakan pasar kripto.

Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, perhatian kini tertuju pada langkah para pihak terkait, baik dari sisi pelapor maupun terlapor. Kejelasan sikap serta pernyataan resmi dinilai penting untuk meredam spekulasi liar yang beredar.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



