Hasil imbang Belgia kontra Mesir pada laga Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026), menghadirkan kejutan tak hanya di lapangan, tetapi juga di platform pasar prediksi Polymarket yang dipenuhi taruhan bernilai jutaan dolar.
Skor 1-1 tersebut membuat sejumlah trader yang menjagokan Belgia merugi akibat prediksi yang meleset. Sebaliknya, trader yang mengambil posisi sebaliknya justru sukses mengantongi keuntungan fantastis.
Belgia Ditahan Mesir di Laga Perdana Grup G Pildun 2026
Belgia memulai laga perdana Grup G FIFA World Cup 2026 dengan status favorit. Kevin De Bruyne dan kolega diprediksi mampu mengatasi Mesir yang datang sebagai underdog. Namun, pertandingan berjalan jauh dari ekspektasi.
Mesir justru membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui tendangan rendah Emam Ashour dari luar kotak penalti. Gol tersebut membuat Belgia berada dalam tekanan dan memaksa mereka mengejar ketertinggalan sepanjang pertandingan.
Belgia sebenarnya terus menekan sepanjang babak kedua. De Bruyne sempat membentur tiang gawang lewat tendangan bebas, sementara Thibaut Courtois juga harus melakukan penyelamatan agar timnya tidak semakin tertinggal.
Romelu Lukaku kemudian masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-66 dan langsung memberi dampak besar. Tekanan yang diberikannya memaksa Mohamed Hany mencetak gol bunuh diri sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Meski dominan, Belgia gagal mencetak gol kemenangan. Sundulan Lukaku yang melambung dan penyelamatan gemilang kiper Mesir, Mohamed Shobeir, memastikan kedua tim harus puas berbagi satu poin pada laga pembuka.
Di lapangan, hasil imbang mungkin hanya berarti tambahan satu angka. Namun, di pasar prediksi Polymarket, hasil tersebut berubah menjadi mimpi buruk bagi banyak trader yang bertaruh pada kemenangan Belgia.
Dua Trader Polymarket Merugi Ratusan Miliar Rupiah
Salah satu nama yang paling mencuri perhatian adalah akun LEEEROYJENKINS. Berdasarkan data Polymarket per Selasa (16/06/2026), akun tersebut memegang lebih dari 13,19 juta saham pada posisi “Yes” untuk prediksi kemenangan Belgia.
Posisi tersebut dibuka pada harga rata-rata 65,7 sen dolar AS per saham. Setelah pertandingan berakhir imbang, nilai posisi itu praktis anjlok hingga hanya tersisa sekitar 0,1 sen dolar AS per share.
Akibatnya, LEEEROYJENKINS mencatat kerugian sekitar US$8,67 juta, atau setara kurang lebih Rp152 miliar, menjadikannya salah satu kerugian terbesar di pasar prediksi Piala Dunia 2026 sejauh ini.

Ironisnya, sebelumnya ia sukses meraup keuntungan US$5,2 juta atau sekitar Rp92,5 miliar dari taruhan kemenangan Australia atas Turki. Pergantian nasib itu terjadi begitu cepat hanya dalam hitungan hari.
Nama FlickRaw juga kembali muncul dalam daftar trader yang merugi. Berdasarkan data posisi di pasar Belgia versus Mesir pada Pildun 2026, akun tersebut mengalami kerugian US$1,51 juta setelah ikut mengambil posisi kemenangan Belgia.

Sebelumnya, FlickRaw juga sempat kehilangan US$3,29 juta atau hampir Rp56 miliar akibat hasil imbang Belanda dan Jepang pada pertandingan sebelumnya. Dua hasil mengejutkan di fase grup membuat akun tersebut kembali menjadi perhatian.
Hasil Imbang Belgia vs Mesir Bikin Nasib Trader Berbalik
Di sisi lain, hasil imbang Belgia justru menjadi berkah bagi trader yang mengambil posisi sebaliknya. Sejumlah akun berhasil mencetak keuntungan ratusan ribu hingga lebih dari satu juta dolar AS berkat prediksi yang tepat.
Akun wr0ngw4yb3tt0r menjadi salah satu peraih keuntungan terbesar dengan profit sekitar US$1,12 juta. Disusul BreakTheBank yang mengantongi sekitar US$1,05 juta, sementara Grenderen membawa pulang lebih dari US$714 ribu.

Nama lain seperti swisstony, BoggsFromShawshank, hingga caicai888888 juga tercatat menikmati keuntungan ratusan ribu dolar AS dari hasil yang tidak banyak diprediksi publik tersebut.
Fenomena ini menunjukkan bahwa pasar prediksi seperti Polymarket bukan sekadar tempat menebak hasil pertandingan. Setiap gol, penyelamatan, hingga peluang yang gagal dikonversi menjadi gol bisa mengubah peruntungan jutaan dolar hanya dalam hitungan detik.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


