Pasar kripto Indonesia kembali memanas setelah kabar mengejutkan datang dari salah satu influencer paling berpengaruh di Indonesia. Atta Halilintar dilaporkan telah mengalokasikan dana besar ke Hyperliquid (HYPE) yang sedang naik daun.
Atta Halilintar All-In ke Altcoin HYPE
Dalam sebuah video pendek yang diunggah ke platform X oleh akun Syfa Crypto pada Senin (23/02/2026), Gabriel Rey membagikan momen saat Atta Halilintar memutuskan “all-in” ke altcoin HYPE.
“Ada Atta all-in ke Hyperliquid, not financial advice ya, dia yang milih sendiri altcoin-nya,” ungkap Gabriel Rey dalam potongan video itu.
Atta sendiri turut memberi penjelasan soal latar belakang pilihannya. Ia mengatakan bahwa keputusan untuk membeli altcoin HYPE merupakan saran dari sosok berbaju hitam bernama Andry Hakim.
“Gw dari dia (menunjuk ke sosok berbaju hitam), saya dikasih tau, soalnya dimodalin saya. Kalau gak dimodalin gak berani. Saya percaya, soalnya beliau udah untung beberapa kali lipat,” tutur Atta.
Profil Gabriel Rey: Pendiri Triv yang Investasi Bitcoin Sejak 2014!
Tak lama setelah pembelian tersebut, portofolio investasi crypto miliknya naik sekitar 2 persen. Kenaikan cepat itu disambut dengan tawa ringan, bahkan ia sempat bercanda soal rasa “menyesal” karena tidak menambah posisi lebih banyak.
Momen spontan tersebut membuat kisah investasinya terasa lebih personal dan apa adanya. Alih-alih kaku dan penuh istilah teknis, reaksi Atta justru terlihat relatable bagi banyak pegiat kripto yang akrab dengan euforia sesaat setelah entry.
Apa Itu Hyperliquid dan Kenapa Jadi Primadona?
Hyperliquid sendiri bukan sekadar token biasa. Hyperliquid adalah platform DEX yang dibangun di atas blockchain Layer-1 berkinerja tinggi yang dirancang untuk perdagangan derivatif, terutama kontrak perpetual futures.
Berbeda dengan DEX lain yang sering mengalami lag, Hyperliquid menggabungkan kecepatan eksekusi layaknya CEX dengan prinsip transparan dan aman khas DeFi. Platform ini mampu memproses transaksi secara on-chain dengan latensi rendah dan tanpa biaya gas tinggi.
Token HYPE sendiri berfungsi sebagai inti dari ekosistem ini: dari governance, diskon biaya perdagangan, hingga insentif partisipasi komunitas. Tak heran jika HYPE terus menarik minat investor ritel maupun institusional dalam beberapa waktu terakhir.
Selain itu, data dari DeFiLlama menunjukkan bahwa Hyperliquid kini menjelma menjadi salah satu DEX terbesar berdasarkan volume perdagangan, dengan total transaksi bulanan menembus US$236 miliar.
Menatap Masa Depan Altcoin HYPE
Kabar investasi Atta muncul saat HYPE tengah menjadi pembicaraan hangat di pasar kripto. Di tengah tekanan yang membayangi sebagian aset digital, aktivitas perdagangan di ekosistem Hyperliquid justru terlihat kuat.
Pendiri BitMEX, Arthur Hayes, bahkan menyebut bahwa Hyperliquid berpotensi menembus level US$150. Proyeksi tersebut semakin memperkuat sentimen positif terhadap altcoin ini.
Meski demikian, seperti investasi kripto pada umumnya, peluang selalu berjalan beriringan dengan risiko. Langkah Atta menjadi cerminan bagaimana narasi, keberanian, dan momentum saling bertaut di dunia kripto.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



