Berburu kripto yang bisa tumbuh puluhan bahkan ratusan kali lipat biasanya dimulai sebelum token tersebut ramai dibicarakan. Tantangannya, ribuan aset baru lahir dari berbagai launchpad crypto setiap hari.
Membuka semuanya satu per satu jelas tidak realistis. Cryptoiz mencoba memangkas proses tersebut melalui beberapa lapisan screening, mulai dari Launchpad Lab, MA Screener, hingga pembacaan akumulasi holder.
Cari Tempat Token Baru lewat Launchpad
Langkah pertama bukan menebak token mana yang berpotensi naik hingga 100x, melainkan mencari sumber aktivitasnya. Melalui Launchpad Lab, Cryptoiz membantu melihat launchpad mana yang sedang ramai melahirkan aset baru.
Pendekatan ini cukup masuk akal karena setiap launchpad punya momentum berbeda. Ketika aktivitas meningkat, semakin banyak token yang masuk radar dan membuka banyak kandidat untuk ditelusuri.

Sebelumnya, Cryptoiz mencatat 58 token Pump.fun masuk radar dalam 24 jam, sedangkan StonkFun mencatat 12 token. Data tersebut membantu melihat launchpad crypto mana yang sedang menarik perhatian.
Dari sini, targetnya bukan langsung menemukan satu koin pemenang. Launchpad Lab lebih berfungsi sebagai pintu awal untuk mempersempit pencarian sebelum kandidat dibedah lewat data pasar dan on-chain.
Dari Ribuan Koin, Mulai Saring Kandidat yang Bergerak
Setelah mengetahui launchpad yang sedang aktif, proses berikutnya adalah menyaring token. MA Screener Cryptoiz menyediakan sejumlah indikator untuk membaca pertumbuhan holder, volume terhadap kapitalisasi pasar, momentum, hingga perubahan kapitalisasi.
Pada dashboard, platform ini bahkan dapat menyusun composite score untuk mengurutkan kandidat. Beberapa token mendapatkan skor tinggi karena memenuhi kombinasi beberapa faktor yang dipantau sistem.
Ada pula data perubahan jumlah wallet dan fase pergerakannya. Informasi ini berguna karena token dengan market cap kecil dapat bergerak sangat cepat ketika perhatian pasar dan jumlah pemegang mulai bertambah bersamaan.

Namun, skor tinggi bukan berarti harga pasti naik. Cryptoiz sendiri menempatkan metrik ini sebagai alat riset, bukan sinyal beli, sehingga hasil penyaringan perlu dibaca bersama risiko masing-masing token.
Akumulasi Bisa Jadi Filter Tambahan, Bukan Mesin Pencetak 100x
Bagian menarik berikutnya berada pada fitur Accumulation. Sistem membaca perubahan struktur holder, termasuk pertumbuhan kelompok pemegang tertentu dan perubahan konsentrasi suplai sebelum pergerakan harga semakin besar.
Dalam pengujian in-sample, sekitar 22,1 persen sinyal pernah mencapai kenaikan 30 persen, sedangkan 20 persen mencapai 50 persen dan 16,8 persen sempat menyentuh 100 persen.
Angka tersebut tentu menarik, tetapi ada catatan penting. Pengembang menyebut hasil forward test sebelumnya gagal mempertahankan keunggulan yang terlihat pada backtest, sehingga pola akumulasi tidak otomatis dianggap sebagai sinyal beli.
Artinya, istilah berburu koin 100x lebih tepat dipahami sebagai tujuan pencarian, bukan prediksi absolut. Data yang tersedia bahkan baru menguji pergerakan hingga 100 persen atau sekitar dua kali lipat.
Alurnya bisa dibuat lebih sederhana. Cari launchpad yang sedang aktif, persempit token melalui screener, lalu cek struktur holder, momentum, volume, dan akumulasi whale dan smart money sebelum memutuskan kandidat mana yang layak diteliti lebih jauh.
Pada akhirnya, menemukan kripto 100x memang tidak memiliki rumus pasti. Namun, screening seperti ini dapat mengurangi kebiasaan memilih token secara acak dan membantu menemukan kandidat sejak perhatian pasar masih relatif awal.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


