Berita Aset Digital: Data On-Chain Ungkap Kripto yang Paling Bullish

Tiga altcoin utama, yakni Enjin Coin (ENJ), Compound (COMP) dan Fetch.ai (FET), telah menjadi pusat perhatian dalam perkembangan pasar kripto pekan lalu setelah data Binance Altcoin Netflow mencatat arus keluar signifikan dari bursa.

Informasi ini diungkapkan analis on-chain Burak Kesmeci di CryptoQuant, yang menyebut ketiga aset digital tersebut menunjukkan sentimen bullish paling kuat sepanjang periode tersebut.

Data netflow menunjukkan arus keluar terbesar dialami oleh ENJ, COMP dan FET, diikuti altcoin lain seperti Synthetix (SNX) dan Smooth Love Potion (SLP). Arus keluar dari bursa umumnya diartikan sebagai tanda bahwa investor memilih memindahkan aset ke dompet pribadi, yang menandakan minat hodl lebih besar serta ada dominasi ekspektasi harga naik.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Sementara itu, altcoin seperti FTT, DAR, GALA, SAND dan POL justru mencatat arus masuk, yang biasanya dihubungkan dengan meningkatnya tekanan jual dalam jangka pendek.

BACA JUGA:  Skyholic: Kripto Rusak Bukan Karena Teknologi, Tapi Manusianya

Tren Kenaikan Didukung Analisis Teknikal

Pada saat penulisan, altcoin ENJ diperdagangkan di kisaran US$0,068 hingga US$0,070, dengan resistance utama di level US$0,0710 dan support di US$0,066–US$0,067.

Jika ENJ mampu menembus resistance dengan volume perdagangan yang lebih tinggi, target harga berikutnya diproyeksikan menuju US$0,075–US$0,076. Platform Mitrade bahkan memperkirakan potensi harga ENJ dapat mencapai US$0,0839 pada 2025.

Untuk Compound (COMP), analisis teknikal menunjukkan potensi kenaikan menuju US$59,20 jika harga mampu bertahan di atas pivot US$45. Meski demikian, terdapat kekhawatiran akibat transfer COMP dalam jumlah besar oleh salah satu institusi besar, a16z, ke Coinbase, yang menimbulkan spekulasi potensi penjualan.

Kendati begitu, COMP tetap didukung oleh pemulihan likuiditas stablecoin dan aktivitas protokol lending dalam ekosistem DeFi yang masih aktif.

Sementara itu, Fetch.ai (FET), yang kini terintegrasi ke dalam proyek Artificial Superintelligence Alliance (ASI), mencatat potensi bullish dengan target harga sekitar US$0,67.

BACA JUGA:  Riset Terbaru Soroti WLFI sebagai Pemicu Crypto Crash pada 2025

Kisaran harga realistis FET tahun ini berada di antara US$0,45 hingga US$1,52, tergantung dinamika pasar. Data dari CoinGecko menunjukkan FET mengalami kenaikan sekitar 5,90 persen dalam sepekan terakhir, meskipun volume perdagangan menurun.

Berita Aset Digital Tampilkan Pergeseran Minat Investor ke Arah Altcoin Tertentu

Perkembangan ini menunjukkan bahwa tren arus keluar pada ENJ, COMP dan FET berpotensi memperkuat posisi bullish di tengah fluktuasi pasar kripto global. Ketiga aset digital tersebut menjadi indikator penting yang diamati investor untuk membaca arah pergerakan altcoin.

Fenomena ini juga menambah warna dalam lanskap berita aset digital pekan lalu, di mana sentimen pasar cenderung terpecah.

Di satu sisi, meningkatnya arus keluar pada tiga altcoin utama mengindikasikan kepercayaan investor terhadap potensi jangka menengah hingga panjang. Namun, arus masuk pada sejumlah altcoin lain memperlihatkan adanya kehati-hatian, khususnya terkait risiko aksi ambil untung.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Hari Ini: PUMP, BCH, IOTA, TRX, HBAR Uji Level Penting

Dengan meningkatnya perhatian pada aset-aset ini, investor diyakini akan terus memantau perkembangan teknikal dan fundamental yang melatarbelakangi pergerakan harga.

Baik dari sisi analisis teknikal yang menunjukkan potensi kenaikan harga maupun faktor fundamental seperti adopsi proyek, likuiditas dan aktivitas protokol, semuanya akan berperan dalam menentukan keberlanjutan tren bullish. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia