Berita Bitcoin Terbaru: Cathie Wood Sebut Dominasi BTC Mulai Luntur

Pernyataan terbaru dari Cathie Wood, CEO ARK Invest, kembali mengguncang pasar kripto. Dikenal sebagai salah satu pendukung terkuat Bitcoin, Wood kini mengakui bahwa posisi BTC sebagai penyimpan nilai di pasar negara berkembang mulai terancam. 

Bukan karena aset kripto lain seperti Ethereum atau Solana, melainkan oleh stablecoin, yaitu mata uang digital yang nilainya dipatok pada dolar AS dan kini tumbuh pesat melampaui ekspektasi banyak pihak.

Stablecoin Mulai Geser Peran Bitcoin

Dalam wawancara bersama CNBC pada Kamis (07/11/2025), Cathie Wood menyebut bahwa stablecoin berkembang jauh lebih cepat dari perkiraan siapa pun, terutama di negara-negara dengan ekonomi rapuh dan inflasi tinggi. 

Wood menyatakan bahwa adopsi stablecoin di negara berkembang memaksa penyesuaian pandangan jangka panjangnya terhadap Bitcoin. Ia menurunkan proyeksi harga BTC sebesar US$300.000 dari prediksi sebelumnya sebesar US$1,5 juta pada 2030.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Pasar Crypto Rontok Usai The Fed Tahan Suku Bunga

Stablecoin saat ini tampaknya mulai mengambil alih sebagian peran yang sebelumnya kami perkirakan akan dimainkan oleh Bitcoin,” jelasnya.

Stablecoin seperti USDT dan USDC menawarkan kestabilan harga dan juga kemudahan transaksi yang saat ini sulit ditandingi Bitcoin. Karakter ini membuatnya semakin diminati di berbagai pasar.

Di wilayah dengan hiperinflasi dan pembatasan modal, contohnya seperti Venezuela dan Argentina. Masyarakat kini lebih memilih stablecoin untuk melindungi daya beli dan menyimpan kekayaan dalam bentuk digital yang relatif stabil.

Stablecoin USDT Dipakai Venezuela untuk Perdagangan Minyak

Cathie Wood Tetap Yakin pada Masa Depan Bitcoin

Meski melakukan penyesuaian target harga, Wood menegaskan bahwa dirinya tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang Bitcoin. Ia menyebut BTC masih berperan sebagai emas digital dan bukan sekadar alat pembayaran, melainkan juga penyimpan nilai.

BACA JUGA:  Bitcoin Sudah di Atas US$70.000, Trader Malah Ramai Pasang Short

“Saya rasa seluruh ekosistem ini akan menjadi lebih besar. Ini adalah sistem moneter global yang sedang beralih ke bentuk digital, tanpa pengawasan pemerintah, dan sangat privat,” jelasnya. 

Pandangan tersebut menegaskan bahwa Bitcoin tetap memiliki peran strategis di tengah transformasi sistem keuangan dunia, meskipun sebagian fungsinya kini mulai diambil alih stablecoin.

Laporan dari Standard Chartered turut memperkuat pandangan ini. Mereka memperkirakan bahwa stablecoin berbasis dolar AS dapat menyerap US$1 triliun dari sistem perbankan tradisional di pasar negara berkembang hingga 2028.

Dengan adopsi yang semakin luas, baik Bitcoin maupun stablecoin tampaknya akan berperan penting dalam membentuk wajah baru ekonomi digital. Fenomena ini menandai perubahan dinamika di dunia kripto. 

Jika sebelumnya Bitcoin mendominasi sebagai simbol kebebasan finansial dan lindung nilai, kini stablecoin hadir sebagai jembatan yang lebih praktis antara dunia keuangan tradisional dan digital. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait