Berita Kripto Viral Minggu Ini: Dari Bursa Kripto Baru hingga Isu Keamanan Dana Investor

Minggu ini, industri kripto dipenuhi kabar besar yang bukan cuma ramai dibicarakan, tapi juga berdampak langsung ke arah perkembangan ekosistem. Mulai dari hadirnya bursa kripto baru di Indonesia, kekhawatiran publik soal penarikan dana exchange lokal, hingga manuver institusi global yang semakin agresif mengakumulasi Bitcoin.

Berikut rangkuman berita kripto mingguan yang paling hot dan ga boleh kamu lewatkan!

1.  Bursa Kripto Baru ICEX Resmi Hadir, Pasar Indonesia Makin Ramai

Tampilan Situs Bursa Kripto ICEX
Tampilan Situs Bursa Kripto ICEX

Persaingan bursa kripto di Indonesia resmi memasuki fase baru dengan hadirnya International Crypto Exchange (ICEX), bursa kripto yang dikaitkan dengan pengusaha nasional Haji Isam. Selama ini, ekosistem bursa kripto Indonesia hanya mengenal satu pemain resmi, sehingga kehadiran ICEX langsung menyita perhatian publik.

Bursa ini dipimpin oleh Xue Kai, mantan CEO Tokocrypto, yang kini menjabat sebagai Direktur Utama ICEX Group berdasarkan keputusan OJK.

IKLAN
Chat via WhatsApp

ICEX diposisikan bukan sekadar bursa ritel, melainkan sebagai Self-Regulatory Organization (SRO) dengan fokus layanan B2B dan institusional. Layanannya mencakup tokenisasi aset dunia nyata (RWA), kustodian kripto, hingga inisiatif stablecoin nasional.

Meski situs resminya masih tahap pengembangan, kehadiran ICEX dipandang sebagai sinyal positif yang mendorong inovasi, transparansi, dan kompetisi sehat di pasar kripto nasional.

BACA SELENGKAPNYA: Bursa Kripto Besutan Haji Isam Resmi Hadir di Indonesia!

2. Isu Penarikan Dana Exchange Lokal Kembali Muncul, Ini Penjelasannya

CEO Tokocrypto
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Foto: Tokocrypto.

Seiring meningkatnya aktivitas kripto, muncul kembali kekhawatiran publik terkait isu penarikan dana dari exchange kripto lokal. Trauma runtuhnya FTX pada 2022 membuat sebagian investor waswas akan kemungkinan skenario serupa terulang di Indonesia.

BACA JUGA:  Epstein Files Buka Kotak Pandora Kripto, Peter Thiel dan a16z Disorot

Namun, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menegaskan bahwa kondisi industri kripto Indonesia saat ini sangat berbeda secara struktural.

Dalam sistem yang berlaku sekarang, exchange tidak lagi memegang dana atau aset kripto nasabah. Dana Rupiah disimpan di lembaga kliring, sementara aset kripto berada di kustodian terpisah yang diawasi OJK. Exchange hanya berfungsi sebagai penyedia sistem perdagangan.

Ditambah dengan kewajiban rekonsiliasi aset harian dan laporan Proof of Reserve, potensi penyalahgunaan dana dinilai jauh lebih kecil. Karena itu, ajakan penarikan dana massal dianggap tidak relevan jika dikaitkan dengan kondisi industri kripto nasional saat ini.

BACA SELENGKAPNYA: Isu Penarikan Dana Exchange Kripto Lokal Bikin Resah Publik

3. Tether Tambah 8.888 BTC, Sinyal Kepercayaan Jangka Panjang

Tether Bitcoin
Tampilan transaksi Tether dalam pembelian 8.888 Bitcoin.

Dari dalam negeri, kita beralih ke panggung global. Tether kembali mencuri perhatian setelah menambah 8.888 BTC ke cadangan perusahaan di awal 2026.

Langkah ini melanjutkan strategi akumulasi Bitcoin yang sudah dilakukan sejak 2023, di mana sebagian laba perusahaan dialokasikan untuk pembelian BTC.

Dengan tambahan ini, total kepemilikan Bitcoin Tether kini mendekati 100 ribu BTC, menjadikannya salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia.

CEO Tether, Paolo Ardoino, menegaskan bahwa strategi ini bukan spekulasi jangka pendek, melainkan upaya memperkuat cadangan perusahaan dalam jangka panjang. Selain memperkokoh posisi finansial, langkah ini juga memberi sinyal psikologis ke pasar bahwa Bitcoin semakin dipandang sebagai aset strategis oleh institusi besar.

BACA JUGA:  Tak Sekadar Stablecoin, Tether Bangun Imperium Bisnis di Banyak Sektor

Di saat bersamaan, Tether juga aktif memperluas bisnisnya ke sektor AI dan teknologi, menunjukkan diversifikasi yang agresif.

BACA SELENGKAPNYA: Tether Tambah 8.888 BTC Awal 2026, Terus Perkuat Dompet Bitcoin

4. BNB Chain Umumkan Roadmap 2026 yang Super Ambisius

BNB Chain 2026 Tech Roadmap
BNB Chain 2026 Tech Roadmap.

Dari sisi teknologi blockchain, BNB Chain mengumumkan roadmap 2026 dengan fokus pada kecepatan, efisiensi biaya, dan ketahanan jaringan. Sepanjang 2025, jaringan ini mencatat nol downtime meski menghadapi lonjakan transaksi, pertumbuhan stablecoin, dan adopsi RWA.

Serangkaian hardfork besar berhasil memangkas waktu blok hingga di bawah satu detik dan menurunkan biaya gas secara signifikan.

Ke depan, BNB Chain menargetkan finality sub-detik dan kapasitas lebih dari 20.000 transaksi per detik. Bahkan untuk periode 2026–2028, mereka mulai merancang “next-generation trading chain” dengan visi ekstrem hingga 1 juta TPS.

Roadmap ini menegaskan bahwa persaingan blockchain bukan lagi soal eksistensi, tetapi soal siapa yang paling siap menghadapi skala adopsi massal.

BACA SELENGKAPNYA: BNB Chain Ungkap Roadmap untuk Tahun 2026

5. Enam Kandidat IPO Kripto yang Diprediksi Mengguncang 2026

IPO kripto

Menutup rangkaian berita minggu ini, pasar global menyoroti potensi gelombang IPO kripto pada 2026. Enam nama besar yang disebut paling siap melantai di bursa saham adalah Kraken, Consensys, BitGo, Animoca Brands, Ledger, dan Bithumb.

BACA JUGA:  Laporan Outset PR: Posisi Media Kripto Lokal Indonesia di Tengah Konsolidasi Audiens Asia

Masing-masing memiliki valuasi besar dan peran penting di sektor exchange, infrastruktur Web3, kustodian, hingga hardware wallet.

Jika terealisasi, IPO ini dipandang sebagai tonggak penting yang memperkuat legitimasi industri kripto di mata pasar modal global, sekaligus membuka akses investasi yang lebih luas bagi publik.

BACA SELENGKAPNYA: Enam Kandidat IPO Kripto Paling Sensasional di 2026

Ke Mana Arah Industri Kripto Selanjutnya?

Deretan berita kripto minggu ini menunjukkan bahwa industri kripto tengah bergerak menuju fase yang lebih matang dan terstruktur. Kehadiran bursa baru di Indonesia, penguatan sistem perlindungan dana investor, hingga langkah agresif institusi global mengakumulasi Bitcoin menegaskan bahwa ekosistem kripto terus berevolusi, baik dari sisi regulasi, teknologi, maupun kepercayaan pasar.

Di saat yang sama, roadmap blockchain yang semakin ambisius serta rencana IPO perusahaan kripto besar membuka babak baru dalam hubungan antara dunia kripto dan keuangan tradisional.

Pertanyaannya kini bukan lagi apakah kripto akan bertahan, melainkan bagaimana arah perkembangannya akan membentuk lanskap keuangan dan teknologi digital dalam beberapa tahun ke depan.

Itulah rangkuman kabar kripto minggu ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [msn]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia