Pemerintah Kerajaan Bhutan resmi melakukan staking sebesar 320 Ethereum (ETH) senilai sekitar US$920.000 ke jaringan Ethereum 2.0 melalui perusahaan infrastruktur blockchain Figment.io.
Langkah tersebut menandai keterlibatan langsung pemerintah Bhutan dalam mendukung jaringan Ethereum dan memperluas partisipasi institusional di ekosistem kripto global.
Berdasarkan data Onchain Lens, total 320 ETH yang di-stake setara dengan 10 validator baru di jaringan Ethereum 2.0. Setiap validator membutuhkan 32 ETH agar dapat beroperasi, sehingga langkah ini menjadi bentuk komitmen nyata pemerintah Bhutan untuk berpartisipasi dalam sistem keamanan dan validasi transaksi jaringan tersebut.
Figment.io, yang dikenal sebagai salah satu penyedia layanan staking terbesar di dunia, bertindak sebagai perantara teknis dalam menjalankan validator tersebut.
Langkah Strategis di Tengah Ekspansi Blockchain Bhutan
Bhutan selama beberapa tahun terakhir memang dikenal aktif dalam mengembangkan ekosistem aset digitalnya. Negara kecil di kawasan Himalaya itu sebelumnya telah menjalankan proyek penambangan Bitcoin yang memanfaatkan tenaga air dari pembangkit listrik tenaga hidro, sumber energi terbarukan utama di negara tersebut.
Dengan masuknya pemerintah ke aktivitas staking Ethereum, Bhutan kini memperluas portofolio digitalnya dari sekadar penambangan menjadi partisipasi langsung dalam infrastruktur blockchain.
Partisipasi pemerintah melalui staking berpotensi mengurangi pasokan ETH yang beredar di pasar, karena aset yang distaking akan terkunci dalam jaringan untuk mendukung keamanan dan validasi transaksi.
Secara tidak langsung, hal ini dapat memperkuat posisi Ethereum sebagai aset yang didukung oleh partisipasi institusional dan memperlihatkan peningkatan kepercayaan dari entitas pemerintah terhadap teknologi blockchain.
Selain itu, tindakan ini mempertegas peran Bhutan sebagai salah satu negara pertama di Asia Selatan yang secara aktif memanfaatkan teknologi blockchain dalam pembangunan ekonomi nasional.
Langkah staking ini juga mencerminkan strategi diversifikasi ekonomi Bhutan di luar sektor pariwisata dan energi, menuju ekonomi digital yang terdesentralisasi dan berkelanjutan.
Visi Bhutan terhadap Ekonomi Digital
Selain terjun ke dunia aset digital, pemerintah Bhutan dilaporkan tengah mengembangkan sistem identitas digital nasional berbasis blockchain yang akan dihubungkan dengan jaringan Ethereum.
Sistem ini bertujuan untuk memperkuat keamanan data dan mempercepat proses digitalisasi layanan publik. Upaya ini menunjukkan bahwa Bhutan tidak hanya menjadikan kripto sebagai aset investasi, tetapi juga sebagai infrastruktur teknologi nasional yang mendukung efisiensi dan transparansi pemerintahan.
Dengan langkah-langkah tersebut, Bhutan menegaskan posisinya sebagai negara kecil yang berpikiran maju dalam hal transformasi digital. Partisipasi dalam staking Ethereum menjadi sinyal bahwa pemerintahnya melihat potensi besar dari blockchain untuk memperkuat fondasi ekonomi digital global.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



