Binance Diam-diam Serok Bitcoin Rp7,17 Triliun Lewat SAFU

Dana perlindungan pengguna milik Binance, Secure Asset Fund for Users (SAFU), kembali melakukan pembelian besar aset kripto dengan menambah 3.600 Bitcoin senilai sekitar US$233,37 juta, setara Rp3,78 triliun.

Berdasarkan data Lookonchain, pembelian terbaru ini membuat total akumulasi SAFU Fund mencapai sekitar 6.230 Bitcoin dengan nilai sekitar US$434,5 juta, setara Rp7,17 triliun.

binance BTC Bitcoin

Aksi pembelian tersebut terpantau terjadi dalam beberapa hari terakhir, saat pasar kripto masih berada dalam fase volatilitas tinggi. Transaksi dilakukan secara bertahap melalui sejumlah dompet yang terafiliasi dengan dana cadangan Binance.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Langkah ini menunjukkan upaya perusahaan dalam memperkuat dana perlindungan pengguna di tengah fluktuasi harga aset digital.

Dalam satu rangkaian transaksi, Binance dan Bitcoin kembali menjadi sorotan pasar setelah akumulasi besar ini terdeteksi oleh komunitas analis blockchain.

Akumulasi Bertahap di Tengah Tekanan Pasar

Berdasarkan penelusuran data on-chain, pembelian 3.600 BTC terbaru dilakukan melalui beberapa transaksi terpisah yang kemudian dikonsolidasikan ke dalam dompet utama SAFU Fund. Metode ini umum digunakan untuk meminimalkan dampak langsung terhadap harga pasar dan menjaga stabilitas likuiditas.

BACA JUGA:  Menakar Ancaman Quantum Computing bagi Keamanan Bitcoin

Sebelumnya, Binance telah mengumumkan rencana untuk mengalihkan sebagian cadangan SAFU dari aset stablecoin ke Bitcoin sebagai bagian dari strategi pengelolaan dana jangka panjang. Dalam beberapa pekan terakhir, dana ini telah melakukan sejumlah pembelian, termasuk akuisisi lebih dari 1.000 BTC pada tahap awal program tersebut.

Pembelian besar ini berlangsung di tengah kondisi pasar yang masih tertekan akibat aksi jual global dan ketidakpastian makroekonomi. Harga Bitcoin sempat mengalami koreksi signifikan sebelum bergerak dalam fase konsolidasi. Dalam situasi tersebut, langkah SAFU Fund dinilai sebagai bentuk akumulasi saat harga berada pada level relatif rendah.

Sejumlah pengamat pasar mencatat bahwa pembelian bertahap ini dilakukan tanpa pengumuman resmi sebelumnya, sehingga terkesan berlangsung secara senyap. Informasi baru diketahui publik setelah data transaksi terungkap melalui pemantauan on-chain.

Peran SAFU sebagai Dana Perlindungan Pengguna

SAFU Fund merupakan dana cadangan yang dibentuk Binance sejak 2018 untuk melindungi aset pengguna dari potensi risiko ekstrem, termasuk peretasan dan gangguan operasional. Dana ini diisi dari sebagian biaya transaksi yang diperoleh platform dan dikelola secara terpisah dari aset operasional perusahaan.

BACA JUGA:  Volatilitas Pasar Bitcoin Tertinggi Sejak 2022, Siap Masuk Fase Baru

Dalam skema terbarunya, Binance mengalokasikan sebagian besar dana SAFU ke dalam Bitcoin sebagai aset lindung nilai jangka panjang. Perusahaan menilai Bitcoin memiliki karakteristik likuiditas tinggi, transparansi blockchain, serta penerimaan global yang luas, sehingga dinilai cocok sebagai basis cadangan.

Diperkirakan, total nilai dana SAFU saat ini mendekati target US$1 miliar setelah serangkaian pembelian tersebut. Strategi ini dilakukan dengan pendekatan bertahap untuk menjaga stabilitas portofolio dan meminimalkan risiko volatilitas ekstrem.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia