Ada-ada saja kelakuan trader kripto. Ketika Binance sedang menghadapi salah satu peretasan terbesar dalam sejarah industri aset digital, sebagian pelaku pasar justru menemukan sesuatu untuk diperdagangkan dari tragedi tersebut, yakni memecoin bergambar pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong Un.
Token bernama Kim Jong Un Coin (KIM) itu muncul di jaringan Solana pada 31 Oktober 2026, bertepatan dengan pengumuman FBI yang mengaitkan pencurian aset Binance dengan kelompok hacker asal Korut.
Bukan cuma muncul sebagai lelucon. Token tersebut benar-benar diperdagangkan, bahkan sempat mencatat volume transaksi jutaan dolar AS dalam waktu singkat.
Menurut pengumuman resmi FBI pada 31 Oktober, kelompok bernama TraderTraitor bertanggung jawab atas pencurian aset kripto senilai lebih dari US$6 miliar dari Binance sekitar 29 Oktober.
Sementara itu, Binance memperkirakan total dampak insiden mencapai US$6,3 miliar. Bursa tersebut menyatakan akan menanggung kerugian menggunakan dana perusahaan dan Secure Asset Fund for Users (SAFU).
Namun, di tengah upaya pelacakan dana curian tersebut, pasar memecoin rupanya punya kesibukan lain.
Koin Kim Jong Un Diperdagangkan hingga Jutaan Dolar
Berdasarkan halaman token di Pump.fun, KIM diluncurkan melalui platform tersebut dan diperdagangkan menggunakan pair SOL di jaringan Solana.
Alamat kontraknya adalah 8pjfN5Ayb4rucGpYE3tZWN6v3EysizjPx1v62zx1pump, yang juga dapat diperiksa melalui Solscan.
Aktivitasnya sempat cukup ramai. Cuplikan data SolanaTerminal pada Minggu (1/11/2026) mencatat volume perdagangan 24 jam sekitar US$6,2 juta, sementara kapitalisasi pasar token tersebut hanya sekitar US$310.100.
Jika dibandingkan, volume perdagangannya mencapai hampir 20 kali kapitalisasi pasarnya.
Angka tersebut bukan berarti US$6,2 juta dana baru mengalir ke token KIM. Volume mencakup nilai transaksi beli dan jual selama periode pengukuran, sehingga aset yang sama dapat berpindah tangan berkali-kali.
Namun, perbandingan tersebut menunjukkan betapa aktifnya spekulasi pada token yang baru berumur hitungan jam.
Sayangnya, antusiasme awal itu tidak bertahan lama.
Saat ditelusuri pada Senin (2/11/2026) malam WIB, data Pump.fun menunjukkan kapitalisasi pasar KIM berada di kisaran US$57.200, jauh di bawah rekor kapitalisasi sekitar US$945.000 yang ditampilkan platform tersebut.
Artinya, kapitalisasi pasar token itu sudah menyusut sekitar 94 persen dibandingkan puncaknya, berdasarkan kedua angka tersebut. Nilainya dapat berubah kembali seiring berlangsungnya perdagangan.
Nama Kim Jong Un Jadi Bahan Spekulasi Kripto
Kemunculan KIM menarik karena berlangsung ketika otoritas AS tengah berupaya menghentikan pencucian dana hasil peretasan Binance.
Dalam keterangannya, FBI menyebut kelompok TraderTraitor terpantau mengonversi aset curian terutama menjadi Ethereum (ETH). Otoritas tersebut juga memperingatkan kemungkinan penggunaan protokol DeFi dan layanan pertukaran instan untuk menyamarkan jejak dana.
FBI bahkan meminta operator infrastruktur blockchain dan penyedia layanan aset virtual membantu memblokir transaksi yang terhubung dengan alamat-alamat milik kelompok tersebut.
Sementara aparat berusaha memutus jalur transaksi hacker, trader memecoin justru memperdagangkan aset yang memakai nama pemimpin negara yang dikaitkan dengan serangan itu.
Meski demikian, tidak terdapat bukti bahwa Kim Jong Un Coin memiliki hubungan dengan pemerintah Korut, kelompok TraderTraitor, ataupun Binance. Identitas pengendali sebenarnya di balik penerbitan token juga belum dapat dipastikan hanya berdasarkan alamat wallet yang tercatat.
Aktivitas perdagangan KIM pun tidak dapat diartikan sebagai dukungan para pembelinya terhadap tindakan peretasan.
Kejadian ini lebih menggambarkan salah satu sisi paling ganjil dari pasar memecoin, yakni peristiwa yang bagi sebagian pihak merupakan krisis keamanan serius dapat dengan cepat berubah menjadi bahan spekulasi bagi pihak lainnya.
Dalam kasus Binance, bahkan nama pemimpin negara yang dituding berada di balik serangan siber bernilai miliaran dolar tidak luput dari kebiasaan tersebut.
Bedanya, sementara penyelidik masih mengejar miliaran dolar aset curian, kapitalisasi pasar memecoin Kim Jong Un sudah lebih dulu terjun jauh dari puncaknya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


