Bisakah Harga PEPE Jadi US$1? Ini Skenario Burn yang Dibutuhkan

PEPE kembali mencuri perhatian setelah melaju kencang sepanjang Agustus 2026. Namun, di balik reli tersebut, target US$1 masih menghadapi tantangan besar karena suplai koin meme yang beredar mencapai ratusan triliun.

PEPE Bangkit di, Whale dan Futures Jadi Pendorong

Menjelang akhir Agustus 2026, PEPE kembali menunjukkan momentum. Meme coin tersebut diperdagangkan sekitar US$0,0000039 dengan kapitalisasi pasar US$1,6 miliar setelah mencatat kenaikan dua digit dalam sepekan.

Reli ini tidak datang begitu saja. Sejak pertengahan Agustus, aktivitas investor besar mulai meningkat, sementara jumlah PEPE yang tersimpan di crypto exchange berkurang dan minat terhadap perdagangan futures ikut menguat.

Dalam periode tersebut, tercatat tujuh transaksi PEPE dengan nilai masing-masing lebih dari US$1 juta. Pada saat yang sama, data di platform Santiment memperlihatkan bahwa suplai token di bursa dilaporkan menyusut sekitar 1,45 triliun PEPE.

Kombinasi tersebut ikut mendorong PEPE melesat sekitar 25 persen dalam sepekan. Sentimen risk-on di pasar kripto juga memberi tambahan tenaga, seiring Bitcoin dan sejumlah meme coin bergerak naik bersamaan.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Bakal Jeblok Lagi? Reli ke US$70.000 Bisa Jadi Jebakan Terakhir
Data On-chain Meme Coin PEPE - Santiment
Data On-chain Meme Coin PEPE – Santiment

Meski momentumnya terasa, PEPE masih punya jarak panjang untuk mengejar puncaknya. Harganya sekitar 86 persen di bawah rekor US$0,000028 pada 9 Desember 2024, terlebih jika targetnya adalah US$1.

PEPE ke US$1? Suplainya Jadi Tantangan Terbesar

Dari sini, persoalan utamanya mulai terlihat. Tantangan terbesar PEPE untuk mencapai US$1 bukan hanya soal momentum pasar, tetapi juga jumlah token beredar yang masih sangat besar.

CoinGecko mencatat suplai PEPE saat ini mencapai sekitar 420,69 triliun token. Dengan jumlah sebesar itu, target US$1 secara otomatis menuntut kapitalisasi pasar yang berada di level sangat ekstrem.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Secara sederhana, kapitalisasi pasar dihitung dengan mengalikan harga koin meme dengan suplai beredar. Jika jumlah PEPE tidak berubah dan harganya menyentuh US$1, valuasinya harus mencapai sekitar US$420,69 triliun.

Sebagai gambaran, berdasarkan simulasi, angka tersebut setara sekitar 3,7 kali estimasi PDB dunia US$115 triliun, 280 kali kapitalisasi Bitcoin US$1,5 triliun, dan 14 kali nilai emas US$30 triliun.

BACA JUGA:  Harga XRP Berbalik Buas, Target Tinggi Kembali Masuk Radar

Karena itu, salah satu skenario yang secara matematis dapat memperpendek jalan menuju US$1 adalah memangkas suplai. Jika tersisa satu triliun PEPE, kapitalisasi yang dibutuhkan turun menjadi US$1 triliun.

Namun, skenarionya ekstrem. Untuk menyusutkan suplai dari 420,69 triliun menjadi satu triliun token, sekitar 99,76 persen PEPE harus dibakar. Jika tersisa 100 miliar token, tingkat burn mencapai sekitar 99,976 persen.

Burn Bukan Tombol Ajaib, PEPE Tetap Butuh Permintaan Besar

Meski begitu, memangkas suplai bukan berarti harga melesat. Burn hanya mengubah sisi penawaran, sedangkan permintaan, likuiditas, dan aktivitas pasar tetap menentukan seberapa tinggi valuasi PEPE bisa bertahan.

Skenario Kenaikan Harga PEPE Hingga US$1
Skenario Kenaikan Harga PEPE Hingga US$1

Gambaran sederhananya terlihat dari market cap. Dengan suplai sekarang, valuasi US$10 miliar akan menempatkan PEPE sekitar US$0,0000238, sedangkan kapitalisasi US$100 miliar membawa harganya menuju US$0,000238.

Jika valuasinya melonjak hingga US$500 miliar, harga teoritis PEPE masih sekitar US$0,00119. Bahkan pada kapitalisasi US$1 triliun, harganya baru mencapai US$0,00238 selama jumlah token beredar tidak berubah.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 7 Agustus 2026: PENGU, ACT, UNI, VIRTUAL dan RENDER Siap Meledak? Analis Ungkap Level Kuncinya

Artinya, persoalan PEPE menuju US$1 bukan sekadar seberapa banyak token yang bisa dibakar. Pasar juga harus menyerap valuasi yang sangat besar agar harga tersebut dapat tercapai dan bertahan.

Dengan hitungan tersebut, target US$1 memungkinkan secara matematis, tetapi sangat ekstrem secara realistis. PEPE membutuhkan kombinasi burn besar-besaran, permintaan masif, likuiditas kuat, dan adopsi yang jauh lebih luas.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait