Harga Bitcoin kembali turun ke kisaran US$62.000 hingga US$63.000 setelah sempat bergerak lebih tinggi. Meski tekanan jual masih terasa, sejumlah indikator mulai memperlihatkan sinyal yang membuat peluang pemulihan BTC menarik untuk dicermati.
Korelasi Bitcoin-Emas Menguat, Karakter Pasar Mulai Bergeser
Berdasarkan grafik yang dibagikan Maartunn pada Jumat (14/08/2026), korelasi antara BTC dan emas melonjak ke level tertinggi sejak November 2024, menandakan hubungan pergerakan kedua aset kembali menguat.
Grafik tersebut memperlihatkan korelasi Bitcoin dan emas kembali bergerak jauh di wilayah positif menjelang pertengahan Agustus 2026. Pada saat yang sama, harga Bitcoin justru kembali tertekan ke kisaran US$62.000.
Kondisi ini menarik karena BTC kerap diposisikan sebagai aset berisiko, sementara emas identik sebagai lindung nilai. Menguatnya korelasi keduanya memberi sinyal bahwa dinamika pasar mulai mengalami pergeseran.

Meski begitu, korelasi tinggi tidak berarti penguatan emas otomatis akan menyeret Bitcoin naik. Data tersebut lebih tepat dibaca sebagai perubahan hubungan antar-aset, bukan sinyal bullish yang dapat berdiri sendiri.
Dari sisi hubungan antar-aset, sinyalnya memang belum cukup kuat. Namun, ketika perhatian beralih ke momentum jangka panjang Bitcoin, gambaran yang muncul mulai sedikit lebih optimistis.
MACD 10 Hari Nyaris Bullish Cross, Pola Lama Kembali Muncul
Analisis yang cukup menarik datang dari Titan. Ia menyoroti MACD logaritmik 10 hari Bitcoin yang kini mulai mendekati bullish crossover setelah indikator tersebut melemah cukup panjang sejak 2025.
Menurutnya, pola seperti ini sebelumnya kerap muncul setelah Bitcoin membentuk dasar siklus. Dalam beberapa periode terdahulu, sinyal tersebut kemudian diikuti fase pemulihan harga yang lebih kuat.
“Secara historis, ketika MACD logaritmik 10 hari membentuk bullish crossover, titik terendah siklus Bitcoin biasanya sudah terbentuk. Saat ini, indikator tersebut terlihat hampir kembali membentuk bullish crossover,” tuturnya di X, Kamis (13/08/2026).
Meski begitu, kondisi saat ini masih berada pada tahap mendekati crossover. Artinya, momentum bearish memang mulai kehilangan tenaga, tetapi konfirmasi perubahan tren belum sepenuhnya terbentuk.

Jika bullish crossover benar-benar terjadi, sinyal tersebut dapat memperkuat dugaan bahwa Bitcoin sedang berada di sekitar fase akumulasi. Namun, hambatan on-chain masih menunggu tepat di atas harga saat ini.
Dengan kata lain, momentum mulai membaik, tetapi jalan menuju pemulihan belum sepenuhnya terbuka. Bitcoin masih harus menaklukkan satu level penting sebelum narasi bullish mendapat konfirmasi lebih kuat.
BTC Belum Lolos US$65.600, Support US$57.700 Disorot
Data Trader On-chain Realized Price Bands yang dibagikan Julio Moreno pada Kamis (13/08/2026) menunjukkan satu level penting yang masih menjadi resistance utama Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir.
“Trader’s On-chain Realized Price masih terus menjadi resistance level bagi Bitcoin, yang saat ini berada di kisaran US$65.600,” jelasnya.
Dengan harga Bitcoin yang sekarang berada di kisaran US$62.000 hingga US$63.000, jarak menuju resistance tersebut relatif dekat. Penembusan US$65.600 menjadi konfirmasi bahwa tekanan jual dari kalangan trader mulai melemah.
Sebaliknya, jika Bitcoin kembali gagal merebut US$65.600, lower band sekitar US$57.700 menjadi area support on-chain berikutnya. Di bawahnya, minimum band berada jauh lebih rendah sekitar US$41.300.

Secara keseluruhan, peluang pemulihan Bitcoin mulai terbuka. Namun, US$65.600 menjadi gerbang utama yang perlu ditembus sebelum sejumlah sinyal positif tadi benar-benar berubah menjadi konfirmasi bullish yang lebih meyakinkan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


