Bitcoin Bertahan di US$60.000, Indikator On-Chain Beri Sinyal Titik Balik

Pergerakan harga Bitcoin masih berkonsolidasi di kisaran US$59.000 hingga US$61.000. Meski volatilitas belum mereda, sejumlah indikator on-chain mulai memberikan sinyal bahwa pasar tengah memasuki fase akhir bear market.

US$60.000 Jadi Medan Tempur Bull dan Bear Bitcoin

Bitcoin masih berkutat di sekitar US$60.000 setelah beberapa kali tertekan hingga US$59.000. Meski begitu, setiap kali harga melemah, pembeli kembali masuk dan mendorong aset kripto terbesar itu kembali menembus level psikologis tersebut.

Secara teknikal, area US$60.000 kini menjadi medan pertempuran utama antara kubu bull dan bear. Tekanan jual memang masih mendominasi, tetapi minat beli juga belum benar-benar memudar sehingga pergerakan harga terus berada dalam fase tarik-ulur.

Analis Jelle menilai pertarungan tersebut masih jauh dari kata usai. Menurutnya, bear terus berupaya menekan Bitcoin kembali ke kisaran US$50.000-an, tetapi bull berkali-kali mampu membawa harga kembali ke atas US$60.000.

“Pertarungan di US$60.000 terus berlangsung. Bear mendorong harga turun ke kisaran US$50.000-an, tetapi bull menariknya kembali. Bagi saya, itu bukan masalah. Saya berpegang pada strategi jangka panjang. Sisanya hanya hambatan sebelum BTC mencetak ATH baru,” tulisnya di X, Rabu (02/07/2026).

BACA JUGA:  Bitcoin Turun ke US$48.234 Sebelum Bull Run? 3 Sinyal Ini Beri Petunjuk
Analisis Pergerakan Harga Bitcoin - Jelle
Analisis Pergerakan Harga Bitcoin – Jelle

Pandangan tersebut menunjukkan bahwa volatilitas jangka pendek belum mengubah optimisme sebagian pelaku pasar terhadap prospek jangka panjang Bitcoin. Selama area US$60.000 dipertahankan, fokus investor tertuju pada potensi terbentuknya siklus kenaikan berikutnya.

Bitcoin Masuki Fase Akhir Bear Market

Saat Bitcoin berjuang mempertahankan level krusial, data on-chain mulai menunjukkan sinyal berbeda. Melalui analisis yang diunggah pada Rabu (01/07/2026), analis CryptoQuant Axel Adler Jr. menilai pasar kini telah memasuki fase akhir siklus bear market.

Menurutnya, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$59.000, sementara 53 persen pasokan BTC berada dalam kondisi rugi. Ketika persentase koin yang untung turun mendekati atau bahkan di bawah 50 persen, mayoritas investor mulai mengalami kerugian yang belum direalisasikan.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Kondisi tersebut biasanya identik dengan fase kelelahan, kapitulasi, hingga hilangnya minat investor. Secara historis, momen seperti ini sering muncul mendekati akhir siklus penurunan sebelum fondasi untuk tren naik berikutnya mulai terbentuk.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke US$35.000? Ini Skenario Terburuknya

Melalui indikator Bitcoin Percent Supply in Profit, Adler menilai Bitcoin belum mencapai fase bottom. Namun, tekanan harga, tingginya kerugian investor, dan melemahnya optimisme pasar mengindikasikan bear market mulai mendekati fase akhirnya.

“Kesimpulannya, yang kita lihat saat ini adalah fase akhir bear market. Di fase inilah fondasi untuk siklus bull market berikutnya biasanya mulai terbentuk, meski prosesnya dipenuhi rasa sakit, keraguan, dan tersingkirnya investor yang masih bertahan,” jelas Adler.

Bitcoin Percent Supply In Profit - Axel Adler Jr
Bitcoin Percent Supply In Profit – Axel Adler Jr

Dua Indikator Kompak Beri Alarm, Tetapi Konfirmasi Masih Dinanti

Pandangan tersebut diperkuat oleh data on-chain yang dibagikan analis Quinten Francois pada Kamis (02/07/2026). Indikator Adjusted Sell-side Risk Ratio memasuki zona yang secara historis kerap muncul ketika tekanan jual mulai mereda dan pasar membentuk dasar harga.

Berdasarkan histori pergerakan Bitcoin sejak 2017, sinyal ini beberapa kali muncul menjelang berakhirnya fase koreksi. Saat aktivitas realisasi keuntungan dan kerugian mulai menurun, pasar umumnya memasuki fase konsolidasi sebelum membentuk tren baru.

BACA JUGA:  Bitcoin Belum Mati, 3 Indikator Ini Justru Isyaratkan Fase Bottom Besar

Meski demikian, indikator tersebut belum dapat dijadikan kepastian bahwa Bitcoin telah mencapai bottom. Sejarah menunjukkan berakhirnya fase bear market sering kali masih diwarnai volatilitas tinggi sebelum dasar harga benar-benar terbentuk.

Bitcoin Adjusted Sell-Side Risk Ratio - Quinten
Bitcoin Adjusted Sell-Side Risk Ratio – Quinten

Jika dikaitkan dengan pertarungan harga di area US$60.000, gambaran yang muncul menjadi semakin menarik. Secara teknikal, pembeli masih mampu mempertahankan level penting, sementara data on-chain mulai mengarah pada fase akhir siklus penurunan.

Kombinasi kedua sinyal tersebut membuat pelaku pasar mencermati pergerakan harga Bitcoin. Pertanyaannya kini, apakah tekanan saat ini menjadi babak terakhir bear market, atau justru masih menyisakan satu fase kapitulasi sebelum tren bullish dimulai.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait