Bitcoin (BTC) US$128 Juta Masuk ke Crypto Exchange, Aksi Jual Besar-besaran Lagi?

Investor dan penggemar Bitcoin (BTC) telah memantau dengan cermat perkembangan terkini di pasar kripto, terutama lonjakan signifikan dalam balance on exchange Bitcoin antara hari Rabu (6/9/2023) dan Kamis (7/9/2023) kemarin.

Sekitar 5.000 Bitcoin (BTC) telah dipindahkan ke crypto exchange selama periode ini, menurut data dari Glassnode.

Aksi Jual Besaran-besaran untuk Bitcoin (BTC)?

Untuk memahami pentingnya lonjakan keseimbangan pertukaran Bitcoin ini, penting untuk mendefinisikan konsep tersebut.

AMB Crypto melaporkan bahwa, balance on exchange Bitcoin mewakili jumlah total BTC yang dipegang di crypto exchange pada suatu waktu tertentu.

Kenaikan dalam balance ini sering menunjukkan bahwa lebih banyak peserta cenderung memindahkan aset mereka ke exchange, mungkin dengan niat untuk merealisasikan keuntungan atau terlibat dalam aktivitas perdagangan.

Akibatnya, perkembangan ini telah menimbulkan kekhawatiran dalam komunitas kripto tentang kemungkinan penurunan harga BTC dalam jangka pendek.

Pada hari Rabu (6/9/2023), balance on exchange Bitcoin berada pada angka 2.304.401 BTC. Namun, pada saat penulisan, angka tersebut telah meningkat menjadi 2.308.388 BTC.

Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa ada lebih banyak holder BTC yang memilih untuk menyimpan aset mereka di exchange, yang dapat diinterpretasikan sebagai tanda partisipan pasar yang bersiap untuk mengambil keuntungan.

Secara menarik, tingkat Bitcoin yang dikirim ke exchange pada awal September, sangat mirip dengan aktivitas yang diamati pada bulan Juni, ketika para penambang Bitcoin juga mendepositkan jumlah besar BTC ke exchange.

Dampak dari masuknya penambang ke bursa pada bulan Juni tidak menguntungkan Bitcoin pada awalnya. Namun, meskipun ada kekhawatiran awal, Bitcoin telah membuktikan ketangguhannya dan kemampuannya untuk bertahan dalam turbulensi pasar.

Pergerakan Harga Terkini dan Pertumbuhan Kapitalisasi Pasar 

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin (BTC) naik di atas level US$26.000, berkontribusi pada peningkatan 1,19 persen dalam kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan. Namun, pada saat penulisan harga BTC kembali berada di bawah level harga ini.

Salah satu faktor yang mungkin mendukung stabilitas harga ini adalah exchange outflow, yang mengukur jumlah Bitcoin yang dipindahkan dari dompet exchange ke dompet non-exchange.

Sebaliknya, exchange inflow mewakili BTC yang ditransfer dari dompet eksternal ke dompet exchange. Saat ini, exchange outflow berada di angka 3.929 BTC, sementara exchange inflow ada di angka 2.978 BTC.

bitcoin btc

Data ini menunjukkan bahwa lebih banyak investor memilih untuk HODL daripada menjual Bitcoin mereka, yang dapat lebih menstabilkan harga.

Pendapat Para Ahli 

Managing Director di crypto exchange Bitget Gracy Chen, menyoroti beberapa faktor penting yang dapat memengaruhi laju BTC pada bulan mendatang.

Salah satu faktor signifikan yang ia sebutkan adalah keputusan The Fed tentang suku bunga. Chen mencatat bahwa potensi pemangkasan suku bunga, dengan tujuan mendorong suku bunga hingga 2 persen, bisa memengaruhi nilai Bitcoin.

Keputusan kebijakan moneter seringkali memiliki efek bergelombang pada pasar keuangan, dan pasar kripto ikut di dalamnya.

Mengenai prediksi harga, Chen memperkirakan potensi penurunan momentum perdagangan akibat kelelahan pasar.

Dia memperkirakan harga Bitcoin (BTC) akan turun ke sekitar US$24.800 namun mengindikasikan bahwa kemungkinan pemulihan dapat mengikuti.

“Pada bulan September, kecuali ada faktor-faktor negatif yang signifikan di pasar, diprediksi bahwa karena berkurangnya minat di pasar dan momentum perdagangan yang menurun, BTC mungkin akan menguji titik rendah sebelumnya di US$24.800 sekali lagi. Setelah itu, pemulihan diharapkan, dengan level kunci yang perlu diperhatikan adalah US$27.500, US$28.000 dan US$29.000,” ujar Chen. [st]

 

Terkini

Warta Korporat

Terkait