Bitcoin Bull Score Tembus 60, Mungkinkah BTC Naik ke US$82.000?

Harga Bitcoin mulai menunjukkan tanda pemulihan. Setelah bergerak di kisaran US$77.000 hingga US$78.000, sejumlah indikator kini mengarah ke kondisi yang lebih positif dibanding beberapa bulan terakhir.

Bitcoin Bull Score Akhirnya Tembus 60

Perubahan paling menarik datang dari indikator Bitcoin Bull Score Index. Analis di CryptoQuant, Darkfost, pada Jumat (21/08/2026) menyoroti indikator tersebut yang akhirnya berhasil kembali menembus level 60.

Level ini sangatlah penting karena menjadi batas awal kondisi bullish pada indikator tersebut. Terakhir kali Bitcoin Bull Score berada di zona serupa terjadi pada Oktober 2025 dan bahkan tidak tercapai saat terakhir BTC menembus US$82.000.

“Ini menjadi pertama kalinya Bitcoin Bull Score masuk ke zona bullish (≥60) sejak Oktober 2025. Bahkan pada Mei, ketika BTC sempat menembus US$82.000, indikator tersebut belum berhasil kembali ke wilayah bullish,” tuturnya.

Bitcoin Bull Score Index - Darkfost
Bitcoin Bull Score Index – Darkfost

Artinya, kondisi indikator saat ini justru terlihat lebih kuat dibanding ketika harga BTC sempat berada di atas US$82.000. Darkfost menilai perubahan tersebut berpotensi menjadi awal fase bullish baru.

BACA JUGA:  Bitcoin Dapat Angin Segar, Inflow ETF Jaga Peluang ke US$70.000

Secara historis, Bull Score cenderung bertahan di atas 60 ketika pasar memasuki fase bullish. Karena itu, kemampuan indikator menjaga level tersebut akan menjadi salah satu konfirmasi penting berikutnya.

Dengan harga BTC yang saat ini berada sekitar US$77.000 hingga US$78.000, target US$82.000 juga tidak terlalu jauh. Dari US$77.500, Bitcoin hanya membutuhkan kenaikan sekitar 5,8 persen untuk kembali mencapai level tersebut.

Bitcoin Baru Lewati Jumat yang Rawan Tekanan 

Meski sinyal bullish menguat, ada satu risiko jangka pendek yang sempat menjadi perhatian. Pada Jumat lalu, analis lain di CryptoQuant, Maartunn, menyoroti pola pergerakan Bitcoin menjelang akhir pekan ini.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

“Tiga dari lima Jumat terakhir mencatat penurunan paling tajam dalam sepekan. Likuiditas yang tipis dan penyesuaian posisi menjelang akhir pekan dapat mengubah tekanan jual menjadi penurunan cepat,” ungkap Maartunn.

Grafik yang dibagikannya juga memperlihatkan beberapa penurunan tajam pada perdagangan Jumat. Salah satunya membawa Bitcoin dari kisaran US$64.000 hingga menyentuh sekitar US$62.400 dalam waktu relatif singkat.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Siap Naik Lebih Tinggi? Analis Hanya Tunggu Momen Ini
Bitcoin Price Action - Maartunn
Bitcoin Price Action – Maartunn

Namun, pola tersebut tidak kembali terulang. Harga Bitcoin yang sebelumnya berada di kisaran US$73.000 justru mampu bertahan dan melanjutkan penguatan hingga sekitar US$78.000 pada Sabtu ini.

Pergerakan tersebut cukup menarik karena BTC berhasil melewati periode yang sebelumnya dinilai rawan koreksi tanpa mengalami fast flush seperti yang terjadi pada beberapa pekan sebelumnya.

Kondisi ini turut memperkuat sinyal dari Bitcoin Bull Score yang telah menembus level 60. Setelah risiko koreksi jangka pendek mampu dilewati, peluang BTC melanjutkan pemulihan semakin menarik untuk diperhatikan.

Drawdown Bitcoin Makin Dangkal, Volatilitas Berubah?

Selain sinyal jangka pendek, ada perkembangan lain yang ikut memperkuat narasi perubahan struktur Bitcoin. Analis btcjvs menyoroti drawdown BTC yang semakin mengecil dibanding siklus-siklus sebelumnya.

Menurutnya, BTC hanya mengalami penurunan sekitar 50 persen pada siklus terbaru. Angka ini jauh lebih ringan dibanding beberapa periode terdahulu ketika BTC mencatat drawdown lebih dari 80 persen, sekaligus mengindikasikan adopsi yang semakin luas.

BACA JUGA:  Habis Jual Bitcoin 1,1 Triliun Rupiah, Strategy Berencana Borong BTC Tahun Ini Juga

“Pada siklus berikutnya penurunannya bisa menyusut menjadi sekitar 40 persen. Tesis mengenai volatilitas yang semakin terkompresi seiring Bitcoin berkembang menjadi aset institusional akhirnya mulai terbukti,” tuturnya di X, Jumat (21/08/2026).

Pandangan ini memang berbicara dalam kerangka waktu yang lebih panjang dibanding analisis Maartunn. Namun, keduanya sama-sama menunjukkan bahwa karakter pergerakan harga BTC mulai berubah dari sisi jangka pendek maupun struktural.

Harga Bitcoin Jiplak Pola Saham Apple? Reli Gila Bisa Terjadi

Jika dikombinasikan dengan Bull Score yang telah menembus 60, skenario pemulihan Bitcoin terlihat semakin menarik. US$80.000 menjadi level terdekat, sebelum peluang kembali menuju US$82.000 terbuka.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait