Perusahaan penyedia layanan ATM Bitcoin, Bitcoin Depot, mengumumkan kemitraan strategis dengan Independent Grocers Alliance (IGA) untuk memasang jaringan ATM Bitcoin di sejumlah toko kelontong di seluruh AS.
Berdasarkan laporan Stock Titan, pemasangan ATM Bitcoin akan dilakukan di toko-toko IGA yang beroperasi di wilayah dengan regulasi yang mengizinkan aktivitas transaksi kripto.
Langkah ini diharapkan memudahkan pelanggan dalam membeli atau menukarkan Bitcoin secara langsung menggunakan uang tunai di lingkungan yang aman dan terpercaya.
“Kemitraan dengan IGA ini membantu kami memperluas jangkauan untuk menyediakan akses Bitcoin yang mudah dan aman bagi konsumen di berbagai komunitas,” ujar Presiden dan COO Bitcoin Depot, Scott Buchanan.
IGA merupakan jaringan toko kelontong independen yang telah beroperasi di lebih dari 25 negara. Di AS sendiri, ribuan toko bernaung di bawah aliansi ini dan melayani jutaan pelanggan setiap minggu.
Melalui kerja sama tersebut, IGA memberikan kesempatan bagi toko-toko anggotanya untuk menawarkan layanan tambahan berupa akses kripto yang kini semakin diminati publik.
Ekspansi ATM Bitcoin di Tengah Regulasi Kripto yang Ketat
Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi nasional Bitcoin Depot untuk memperkuat posisinya sebagai operator ATM Bitcoin terbesar di AS.
Sebelumnya, pada April 2024, perusahaan tersebut menjalin kerja sama dengan jaringan Fareway Stores, yang mencakup pemasangan 66 ATM Bitcoin di toko-toko bahan makanan di kawasan Midwest.
Hanya enam bulan kemudian, pada Oktober 2025, Bitcoin Depot mengakuisisi aset National Bitcoin ATM, yang menambah lebih dari 527 mesin ke dalam jaringan nasionalnya.
Dengan adanya kemitraan bersama IGA, Bitcoin Depot kini memperluas kehadirannya ke sektor ritel tradisional dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah mapan.
Perusahaan menegaskan bahwa setiap instalasi ATM tersebut akan disesuaikan dengan kebijakan hukum setempat. Negara bagian yang belum mengizinkan operasi mesin kripto akan dikecualikan dari tahap awal peluncuran.
Selain memperluas jangkauan, Bitcoin Depot juga memperbarui sistem keamanan dan kepatuhan untuk mematuhi aturan federal. Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan verifikasi identitas pelanggan (KYC) secara digital di setiap mesin.
Proses ini dilakukan untuk memastikan transparansi transaksi dan mencegah potensi penyalahgunaan teknologi kripto oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Akses Kripto Semakin Dekat ke Masyarakat
IGA menyambut baik inisiatif tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan nilai tambah bagi toko-toko anggotanya.
Dengan penempatan ATM Bitcoin di area publik yang ramai, seperti toko bahan makanan, masyarakat dapat lebih mudah mengenal dan mengakses ekosistem aset digital tanpa harus bergantung pada platform daring.
Pihak IGA juga menilai kerja sama ini selaras dengan tren digitalisasi di sektor ritel, di mana konsumen semakin terbiasa menggunakan teknologi keuangan baru.
Melalui kemitraan dengan Bitcoin Depot, toko-toko di bawah jaringan IGA akan memperoleh arus pengunjung tambahan sekaligus memperluas layanan keuangan bagi masyarakat sekitar.
Meski demikian, pengoperasian ATM Bitcoin tetap bergantung pada kesiapan infrastruktur dan kepatuhan regulasi di masing-masing negara bagian.
Beberapa wilayah masih menerapkan pengawasan ketat terhadap layanan kripto, terutama yang melibatkan transaksi tunai. Oleh karena itu, peluncuran ATM tersebut di jaringan IGA akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari wilayah dengan tingkat kepastian hukum yang lebih tinggi.
Hingga saat ini, Bitcoin Depot telah mengoperasikan ribuan mesin di berbagai titik strategis di Amerika Utara. Dengan kemitraan terbaru ini, perusahaan berharap dapat mempercepat adopsi Bitcoin di kalangan masyarakat umum serta memperluas pemahaman publik terhadap penggunaan aset digital dalam kehidupan sehari-hari.
Kolaborasi antara Bitcoin Depot dan IGA menjadi salah satu langkah konkret dalam menjembatani dunia kripto dengan sektor ritel tradisional.
Jika berhasil, model kemitraan semacam ini berpotensi direplikasi di negara lain, mengingat IGA memiliki jaringan internasional yang luas.
Bagi banyak pengamat industri, ekspansi ATM Bitcoin ini mencerminkan perubahan besar dalam cara masyarakat berinteraksi dengan teknologi keuangan baru, menjadikan kripto semakin mudah diakses, bahkan saat berbelanja kebutuhan sehari-hari. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



