Bitcoin ETF Baru Morgan Stanley Bikin Heboh Wall Street, Hampir US$200 Juta Mengalir Masuk

Morgan Stanley berhasil mencuri perhatian pasar keuangan AS setelah produk Bitcoin ETF miliknya, Morgan Stanley Bitcoin Trust (MSBT), mencatat arus masuk dana hampir US$200 juta hanya dalam satu bulan sejak diluncurkan.

Data terbaru menunjukkan produk tersebut membukukan inflow atau arus masuk bersih kumulatif sebesar US$193,6 juta sejak debut pada 8 April hingga 7 Mei 2026.

Berdasarkan laporan The Block pada Minggu (10/5/2026), lonjakan dana itu membuat MSBT menjadi salah satu produk Bitcoin ETF dengan peluncuran paling kuat tahun ini di Wall Street.

Selain mencatat arus masuk 17 hari, produk tersebut juga tidak mengalami satu pun hari arus keluar bersih harian selama periode perdagangan perdananya. Total aset bersih MSBT kini telah mencapai sekitar US$239,6 juta.

Kepala Strategi Aset Digital Morgan Stanley, Amy Oldenburg, mengatakan minat investor terhadap produk tersebut muncul sangat cepat sejak hari pertama perdagangan. Pada debut perdagangannya, MSBT disebut langsung mencatat inflow sekitar US$30,6 juta dengan volume transaksi mendekati US$34 juta.

“Hampir seluruh aktivitas pada minggu pertama atau kedua itu dilakukan secara mandiri, artinya bukan penasihat kami yang menjual produk ini,” ujar Amy Oldenburg pada konferensi Consensus di Miami.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Melejit US$78.000 Pasca Kembali Dibukanya Selat Hormuz, Tanda Bullish?

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa sebagian besar pembelian awal datang dari investor yang masuk secara langsung tanpa dorongan jaringan penasihat keuangan Morgan Stanley. Padahal perusahaan tersebut diketahui memiliki ribuan advisor dengan total aset kelolaan mencapai triliunan dolar AS.

Kinerja MSBT juga menjadi sorotan karena mampu mempertahankan arus dana positif ketika beberapa Bitcoin ETF besar lain mengalami fluktuasi inflow dan outflow. Produk ini bahkan disebut berhasil mencatat salah satu debut ETF terkuat dalam sejarah Morgan Stanley.

Persaingan Bitcoin ETF Makin Panas

Persaingan pasar Bitcoin ETF di AS kini semakin ketat seiring meningkatnya minat institusional terhadap aset digital. MSBT menarik perhatian karena menawarkan biaya pengelolaan relatif rendah, yakni sekitar 0,14 persen per tahun. Angka itu berada di bawah beberapa kompetitor besar seperti IBIT milik BlackRock dan FBTC milik Fidelity Investments.

Di tengah momentum tersebut, pasar Bitcoin ETF secara keseluruhan juga kembali menunjukkan lonjakan permintaan pada awal Mei 2026. Berdasarkan data perdagangan terbaru, produk Bitcoin ETF spot di AS mencatat inflow gabungan sekitar US$629,8 juta hanya dalam satu hari perdagangan pada 1 Mei 2026.

BACA JUGA:  WNI Diamankan Otoritas Thailand Gara-Gara Penipuan Kripto Rp172 Miliar

Dalam data itu, produk IBIT milik BlackRock menjadi penyumbang arus masuk terbesar dengan nilai sekitar US$284,4 juta. Sementara FBTC milik Fidelity Investments mengikuti dengan inflow lebih dari US$213 juta.

Lonjakan tersebut dinilai memperlihatkan bahwa minat investor institusi terhadap Bitcoin ETF masih terus tumbuh meski pasar kripto global beberapa kali mengalami volatilitas tajam sepanjang tahun ini.

Modal Institusi Mulai Serbu ETF Berbasis Ethereum dan Solana 

Analis pasar juga mulai melihat arus modal institusional tidak lagi hanya terfokus pada Bitcoin ETF. Sejumlah laporan pasar awal Mei 2026 menunjukkan Ethereum ETF mulai mengalami pemulihan inflow setelah sebelumnya tertekan oleh arus keluar dana selama beberapa bulan terakhir.

Selain itu, produk ETF berbasis Solana juga mulai mendapat perhatian besar dari investor institusi. Sejumlah Solana ETF yang telah diperdagangkan di pasar AS mulai dipantau sebagai alternatif baru bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur aset digital di luar Bitcoin dan Ethereum.

BACA JUGA:  7 Prompt AI Terbaru 2026 untuk Trading Bitcoin bagi Pemula

Kondisi itu membuat persaingan industri Bitcoin ETF dan produk investasi aset digital lain diperkirakan akan semakin agresif dalam beberapa bulan ke depan.

Morgan Stanley sendiri disebut masih memiliki ruang ekspansi yang cukup besar untuk MSBT karena distribusi penuh melalui jaringan wealth management internal perusahaan belum sepenuhnya dijalankan.

Jika penetrasi ke jaringan penasihat keuangan Morgan Stanley mulai diperluas, sejumlah analis memperkirakan arus dana ke MSBT berpotensi meningkat lebih cepat.

Di tengah meningkatnya kompetisi produk investasi kripto di Wall Street, performa awal MSBT kini menjadi salah satu indikator baru bahwa minat institusional terhadap Bitcoin ETF masih berada dalam tren pertumbuhan kuat sepanjang 2026.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait