Bitcoin Hadapi Tekanan Baru Saat Whale Ubah Posisi

Bitcoin menghadapi tekanan baru setelah data on-chain menunjukkan peningkatan signifikan aktivitas pemegang besar atau whale di tengah melemahnya sentimen pasar.

Analis on-chain Darkfost di CryptoQuant melaporkan bahwa transaksi berukuran besar kini mendominasi aliran masuk ke bursa Binance, menandakan adanya perubahan perilaku pelaku pasar utama yang dapat memengaruhi arah pergerakan Bitcoin dalam jangka menengah.

Menurut Darkfost, koreksi harga yang berkepanjangan mulai memicu kelelahan psikologis di kalangan investor, termasuk pemegang Bitcoin dalam jumlah besar. Kondisi ini membuat sejumlah pelaku pasar utama mulai menyesuaikan strategi mereka, baik melalui reposisi portofolio, manajemen risiko, maupun rotasi modal.

“Kelelahan psikologis yang diciptakan oleh tren ini secara bertahap mendorong bahkan pemegang besar untuk menyesuaikan perilaku mereka,” ungkap Darkfost.

IKLAN
Chat via WhatsApp

inflow bursa Bitcoin

Data menunjukkan bahwa transaksi dalam kisaran 1.000 hingga 10.000 BTC kini menyumbang sekitar 74 persen dari total aliran masuk ke Binance. Sementara itu, kelompok transaksi berukuran menengah antara 100 hingga 1.000 Bitcoin juga sempat mendominasi hingga 43 persen dari inflow atau arus masuk beberapa hari sebelumnya.

BACA JUGA:  Whale Bitcoin Ini Jual 5.000 BTC, Bagaimana Pasar Bereaksi?

Peningkatan aktivitas ini menegaskan bahwa pelaku pasar berskala besar memainkan peran utama dalam fase pasar saat ini.

Aktivitas Whale Tingkatkan Risiko Tekanan Jual Bitcoin 

Peningkatan aliran masuk dari transaksi besar ke bursa umumnya dianggap sebagai sinyal potensi tekanan jual, karena aset yang dipindahkan ke bursa lebih mudah untuk dijual. Dalam konteks ini, dominasi transaksi whale menunjukkan bahwa pelaku pasar besar sedang mempersiapkan kemungkinan perubahan struktur pasar Bitcoin.

Meski demikian, Bitcoin sejauh ini masih mampu bertahan relatif stabil selama beberapa minggu terakhir. Hal ini mengindikasikan bahwa permintaan yang ada masih mampu menyerap sebagian tekanan dari aktivitas whale, meskipun kekuatan permintaan tersebut dinilai belum cukup kuat untuk memicu pemulihan signifikan.

Binance menjadi pusat aktivitas ini karena dikenal memiliki likuiditas tinggi dan kedalaman pasar yang mampu menampung transaksi dalam jumlah besar tanpa memicu volatilitas ekstrem secara langsung.

Aktivitas whale di platform ini sering digunakan sebagai indikator penting untuk membaca perubahan sentimen pasar dan potensi pergerakan harga selanjutnya.

BACA JUGA:  CEO Galaxy Digital: Era FOMO di Pasar Kripto Telah Berakhir

Darkfost menilai bahwa meskipun tekanan dari pemegang besar meningkat, Bitcoin masih menunjukkan ketahanan relatif berkat adanya permintaan yang menyerap sebagian aliran jual tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi ini perlu diawasi secara ketat karena keseimbangan antara tekanan jual dan permintaan masih rapuh.

Jika tekanan jual Bitcoin dari whale terus berlanjut tanpa diimbangi peningkatan permintaan yang kuat, struktur pasar Bitcoin berisiko mengalami perubahan signifikan dalam jangka menengah.

Sebaliknya, jika permintaan meningkat dan mampu menyerap pasokan tambahan, Bitcoin dapat membentuk dasar harga baru sebelum memasuki fase pemulihan berikutnya.

Struktur Pasar Bitcoin Hadapi Risiko Penurunan Lebih Dalam

Sejumlah analis teknikal juga mengingatkan bahwa struktur jangka panjang Bitcoin masih berada dalam fase kritis.

Analis CryptoZ menjelaskan bahwa struktur siklus jangka panjang Bitcoin menunjukkan pola lengkap akumulasi, kenaikan, distribusi dan penurunan.

Dalam skenario tertentu, BTC berpotensi mengalami retracement menuju area US$40.000, yang secara historis selaras dengan cluster likuiditas besar dan struktur breakout sebelumnya.

BACA JUGA:  Changpeng Zhao: Tokenisasi RWA dan Pasar Prediksi Jadi Tren Baru

pola harga BTC

CryptoZ menekankan bahwa level tersebut bukan kepastian, tetapi merupakan kemungkinan struktural yang logis jika Bitcoin kehilangan struktur bullish jangka panjang.

Ia juga menyoroti bahwa setiap siklus Bitcoin sebelumnya menunjukkan retracement signifikan setelah mencapai puncak makro, meskipun kekuatan permintaan institusional dapat mengurangi kedalaman koreksi di masa depan.

Pandangan yang lebih bearish disampaikan oleh analis Chiefy, yang menyatakan bahwa Bitcoin berpotensi menghadapi penurunan tajam lebih lanjut, hingga ke bawah US$30.000, jika struktur pasar terus melemah.

dump BTC

Ia memperingatkan bahwa fase distribusi dapat diikuti oleh koreksi yang lebih dalam apabila tekanan jual meningkat dan permintaan gagal pulih.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia