Bitcoin Hari Ini Anjlok, Likuidasi Tembus US$1,3 Miliar!

Pasar kripto kembali bergejolak setelah harga Bitcoin hari ini mengalami penurunan tajam. Koreksi tersebut memicu gelombang likuidasi besar di pasar derivatif, sekaligus menimbulkan kekhawatiran bahwa tekanan jual belum benar-benar mereda. 

Trader dan investor Bitcoin kini menyoroti level psikologis penting di kisaran US$100.000 sebagai garis pertahanan terakhir sebelum potensi koreksi lebih dalam terjadi.

Harga Bitcoin Hari Ini Lesu, Turun ke US$104.000

Harga Bitcoin hari ini kembali melemah, turun ke US$104.000 setelah sempat pulih ke angka US$111.000 pada akhir pekan lalu. Penurunan ini memperlebar jarak dari level tertingginya pada awal Oktober yang sempat menyentuh kisaran US$126.000.

Koreksi tersebut memicu kepanikan di pasar derivatif, di mana lebih dari US$1,37 miliar posisi long dilikuidasi dalam 24 jam terakhir. Dari total nilai itu, BTC menyumbang sekitar US$407 juta, diikuti oleh ETH sebesar US$335 juta, dan SOL yang mencatat lebih dari US$156 juta. 

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Mengapa Pasar Crypto Rontok?
Likuidasi Pasar Kripto Hari Ini - Coinglass
Likuidasi Pasar Kripto Hari Ini – Coinglass

Banyak pelaku pasar menilai bahwa perubahan tajam ini mencerminkan kembalinya sentimen defensif setelah reli agresif. Para trader tampak mulai berhati-hati menghadapi volatilitas tinggi, terutama ketika harga BTC hari ini gagal mempertahankan momentum kenaikan.

Over leverage dalam beberapa waktu terakhir juga menjadi salah satu pemicu koreksi. Saat pasar kehilangan tenaga beli, posisi dengan leverage tinggi terpaksa ditutup secara paksa, mempercepat tekanan jual dan memperdalam penurunan harga Bitcoin hari ini.

Level US$100.000 Jadi Kunci, Trader BTC Mulai Waspada

Penurunan harga BTC hari ini yang turun ke bawah US$105.000 menimbulkan pertanyaan besar bagi para pelaku pasar: di mana harga Bitcoin akan menemukan titik support yang kuat?

Menurut salah satu trader kripto ternama, Jelle, melalui analisis harga BTC yang diunggah pada Selasa (04/11/2025), bearish tampak lebih dominan di pasar dan memberikan tekanan yang cukup besar.

BACA JUGA:  Ferry Irwandi Soroti Tujuan Bitcoin, Benarkah Selama Ini Disalahpahami?

“Setelah beberapa kali mencoba, pihak bearish akhirnya berhasil memaksa terjadinya penurunan pada Bitcoin. Mode ‘kecoa’ diaktifkan sampai harga berhasil pulih kembali,” tulisnya.

Harga Bitcoin hari ini perlu merebut kembali level US$105.000 hingga US$107.000 untuk menghindari koreksi lebih dalam menuju US$100.000. Jika gagal, potensi penurunan lebih lanjut masih terbuka lebar.

Pandangan tersebut sejalan dengan analisis trader veteran, Peter Brandt. Dikutip dari laporan sebelumnya, Brandt menyoroti pola megaphone yang terbentuk. Pola ini menandakan volatilitas tinggi dan hilangnya arah tren yang jelas, yang kerap menjadi pertanda fase koreksi.

Analisa Harga Bitcoin Awal November: Kemana Arah Pasar Bergerak?

Secara teknikal, Bitcoin disebut telah menyelesaikan lima gelombang utama (1–5) dengan puncak di sekitar US$125.000. Saat ini, harga bergerak dalam zona konsolidasi di rentang US$107.000–US$110.000, yang menunjukkan melemahnya tekanan beli.

BACA JUGA:  Perusahaan Ini Jual Seluruh Cadangan Bitcoin, Ada Apa?

Jika penurunan berlanjut, area support penting diperkirakan berada di kisaran US$97.000 hingga US$100.000. Namun, jika harga BTC mampu bangkit dan menembus resistance kuat di US$116.400, peluang pemulihan masih tetap terbuka.

Pasar Masih di Fase Waspada

Koreksi tajam hari ini memperlihatkan bahwa pasar kripto masih rentan terhadap volatilitas ekstrem, khususnya pada instrumen leverage tinggi. Level psikologis US$100.000 kini menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Para trader dan investor disarankan untuk berhati-hati, mengingat dinamika pasar masih dapat berubah cepat. Momentum pemulihan baru akan lebih meyakinkan apabila Bitcoin berhasil kembali ke atas zona US$105.000. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia