Bitcoin hari ini kembali menunjukkan arus modal institusional yang menguat, ditandai oleh bangkitnya Coinbase Premium Index ke wilayah positif.
Indikator yang kerap menjadi proksi permintaan institusi AS itu mencerminkan meningkatnya aktivitas akumulasi dari investor besar setelah sempat melemah selama fase koreksi pada November lalu.
Data terbaru ini dibagikan oleh analis on-chain XWIN Research Japan di CryptoQuant, yang menyebut bahwa perubahan tren tersebut dapat menjadi sinyal awal persiapan institusi menghadapi lanskap pasar 2026.
“Premium yang kembali positif menunjukkan bahwa permintaan berbasis AS mulai pulih,” ujar XWIN Research Japan.

Dalam beberapa pekan sebelumnya, Coinbase Premium Index berada jauh di zona negatif ketika Bitcoin jatuh di bawah level US$90.000. Situasi itu menggambarkan aksi risk-off serta pengambilan untung dari investor teregulasi di AS. Namun, tren tersebut kini berbalik seiring munculnya kabar besar dari sejumlah manajer aset global.
Charles Schwab, pengelola aset senilai US$12 triliun, mengumumkan rencana membuka perdagangan Bitcoin dan Ethereum pada awal 2026.
Keputusan ini muncul tak lama setelah Vanguard membalikkan larangan internalnya untuk akses aset kripto, langkah yang dinilai sebagai perubahan signifikan mengingat reputasi perusahaan tersebut yang konservatif.
Bitcoin hari ini diperdagangkan di kisaran US$93.544, naik 1,26 persen dalam 24 jam dan 3,32 persen dalam sepekan. Sementara itu, open interest berada di US$59,91 miliar, menandai minat berkelanjutan terhadap kontrak derivatif.
Kenaikan metrik-metrik ini dipandang selaras dengan meningkatnya premium di Coinbase, mencerminkan momentum pasar yang kembali ditopang investor institusional.
Bitcoin ETF Jepang Dorong Arus Modal Baru
Selain AS, Jepang turut menjadi pusat perhatian. Negara tersebut kini bergerak menuju persetujuan resmi Bitcoin ETF, sebuah langkah yang diperkirakan dapat membawa gelombang arus dana baru dalam jumlah besar.
Menurut XWIN Research Japan, besarnya dana pensiun dan investasi ritel di Jepang dapat menciptakan potensi aliran modal baru senilai US$3–10 miliar pada fase awal adopsi.
Meski sulit mengukur dampak harga dari satu negara secara terpisah, analis memperkirakan kontribusi arus tersebut berpotensi menambah kenaikan valuasi Bitcoin hari ini hingga level persentase mid-single-digit ketika digabungkan dengan arus ETF dari AS dan Eropa.
Tren ini menguat di tengah meningkatnya minat institusional dari kawasan Asia, yang sebelumnya lebih merupakan pasar trader ritel. Jepang, melalui berbagai badan pengawas dan lembaga keuangan, dalam dua tahun terakhir memang mempercepat reformasi kebijakan terkait aset digital.
Persetujuan Bitcoin ETF akan menjadi tonggak baru, sekaligus memperluas standar global bagi investor yang membutuhkan instrumen teregulasi. Keputusan ini juga sejalan dengan percepatan adopsi aset digital sebagai kelas investasi arus utama.
Level Teknis Kritis Menjelang Akhir Tahun
Di tengah perkembangan institusional tersebut, kondisi teknikal Bitcoin hari ini turut menjadi sorotan. Menurut analis pasar kripto Ted, Bitcoin saat ini telah mencapai zona resistance utama.
Ted menilai bahwa penguasaan kembali area US$93.000–US$94.000 akan membuka jalan menuju target psikologis US$100.000. Namun, apabila Bitcoin terpental dari area tersebut, harga berpeluang terkoreksi menuju US$88.000–US$89.000.
Proyeksi teknikal ini muncul saat volatilitas jangka pendek mulai meningkat seiring bertambahnya aktivitas institusi di pasar spot dan derivatif.
Lonjakan open interest di atas US$59 miliar menunjukkan bahwa likuiditas sedang terkonsentrasi pada level-level penting tersebut, yang berpotensi menciptakan gerakan harga signifikan dalam beberapa hari ke depan.
Dalam konteks makro, analis menilai bahwa perubahan kebijakan dari manajer aset besar seperti Vanguard dan Schwab dapat memperkuat sentimen bullish jangka menengah.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



