Bitcoin hari ini menunjukkan pemulihan harga yang relatif stabil di kisaran US$70.500, di tengah penurunan tajam tekanan dari pasar derivatif.
Data terbaru dari analis on-chain Carmelo Aleman di CryptoQuant mengungkap bahwa indikator Bitcoin Derivatives Market Pressure Index turun hingga 25–26 persen, level yang mendekati batas bawah historisnya.
Kondisi ini mengindikasikan pasar sedang mengalami fase deleveraging, yakni pengurangan posisi leverage secara signifikan, bukan pelemahan fundamental.

Penurunan indeks tersebut terjadi saat harga Bitcoin justru naik dari sekitar US$67.000 menuju US$70.000 dalam beberapa hari terakhir.
Divergensi ini dinilai sebagai sinyal penting, karena menunjukkan bahwa kenaikan harga tidak didorong oleh aktivitas spekulatif berbasis leverage.
“Bitcoin saat ini tidak didorong oleh derivatif, melainkan sedang melalui fase deleveraging dengan tekanan spekulatif yang rendah,” ungkap Aleman.
Fenomena ini terjadi dalam beberapa hari terakhir di pasar kripto global, khususnya pada perdagangan Bitcoin hari ini, di mana aktivitas derivatif mengalami pembersihan besar akibat likuidasi dan penutupan posisi.
Tekanan Leverage Turun, Struktur Pasar Menguat
Aleman menjelaskan bahwa Pressure Index mengukur tekanan dari aktivitas leverage di pasar derivatif. Nilai tinggi biasanya mencerminkan dominasi spekulasi agresif, sementara penurunan tajam menandakan berkurangnya risiko akibat likuidasi posisi.
Saat ini, indeks berada di area yang secara historis dikaitkan dengan sentimen bearish tinggi namun aktivitas spekulatif rendah. Dalam kondisi seperti ini, risiko terjadinya likuidasi berantai cenderung menurun, sehingga pasar menjadi lebih stabil.
Lebih jauh, fase deleveraging ini sering muncul setelah pasar berhasil menghapus kelebihan risiko yang terbentuk sebelumnya. Dengan berkurangnya tekanan leverage, struktur pasar Bitcoin hari ini dinilai lebih sehat dan tidak terlalu rentan terhadap pergerakan ekstrem yang dipicu posisi derivatif.
Holder Bitcoin Jangka Panjang Kembali Dominan
Sementara itu, analis CryptoQuant lainnya, Gaah, melihat adanya perubahan penting dalam struktur kepemilikan Bitcoin hari ini. Ia mencatat bahwa dominasi kembali dipegang oleh holder atau pemegang jangka panjang (LTH) setelah tiga bulan sebelumnya didominasi oleh pemegang jangka pendek (STH).

Koin yang dibeli sejak akhir 2025 kini telah melewati masa 155 hari dan masuk kategori LTH, yang berarti tidak lagi aktif diperdagangkan di bursa. Kondisi ini menunjukkan bahwa volume besar Bitcoin yang diakumulasi sebelumnya kini disimpan untuk jangka panjang.
Secara historis, peralihan dari dominasi STH ke LTH menandai transisi dari fase spekulatif menuju fase akumulasi oleh investor dengan keyakinan tinggi. Data terbaru mencerminkan bahwa aktivitas berbasis keyakinan mulai mengalahkan perdagangan spekulatif dalam dinamika Bitcoin hari ini.
Level Kunci dan Skenario Likuiditas
Di sisi lain, analis Leshka menyoroti pergerakan likuiditas melalui liquidation heatmap di time frame satu bulan. Ia mengungkap bahwa harga Bitcoin sempat mengambil likuiditas di bawah sebelum bergerak naik menuju klaster likuiditas di sekitar US$72.000.

Menurutnya, masih ada kemungkinan terjadinya pergerakan fakeout ke area US$75.000 untuk mengumpulkan posisi long sebelum terjadi tekanan lebih lanjut. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tekanan leverage menurun, dinamika likuiditas masih memainkan peran penting dalam pergerakan harga jangka pendek.
Dari perspektif teknikal, Leshka pun menekankan bahwa level US$60.000 menjadi garis pertahanan terakhir sebelum tren makro diuji kembali. Dalam setiap siklus sebelumnya, Bitcoin selalu kembali ke garis tren utama yang saat ini berada di sekitar US$40.000.

Jika level US$60.000 mampu bertahan, maka siklus bullish dinilai tetap utuh. Namun, jika level tersebut ditembus, maka potensi penurunan menuju US$40.000 sebagai area dasar baru menjadi skenario yang perlu diperhatikan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



