Bitcoin Lagi Evaluasi Besar, Arus ETF Jadi Sinyal Penting

Pasar Bitcoin saat ini dinilai sedang memasuki fase evaluasi struktural setelah mengalami koreksi usai mencapai rekor harga tertinggi terbaru. Dalam fase ini, arus dana ETF menjadi salah satu indikator utama yang dipantau analis untuk memahami arah berikutnya dari pasar Bitcoin.

Data on-chain yang dianalisis oleh XWIN Research Japan di CryptoQuant menunjukkan bahwa perubahan pada kepemilikan ETF dan cadangan Bitcoin di bursa dapat memberikan gambaran penting mengenai dinamika suplai dan permintaan di pasar.

XWIN Research Japan menjelaskan bahwa dalam jangka pendek, bias pasar masih cenderung sedikit bearish setelah fase koreksi pasca cetak tertinggi sepanjang masa (ATH).

Meski demikian, beberapa indikator dari sisi pasokan mulai memperlihatkan tanda-tanda bahwa tekanan jual kemungkinan mulai mereda. Hal ini terutama terlihat dari tren penurunan cadangan Bitcoin di berbagai bursa kripto sejak akhir 2024.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Cadangan Bursa dan ETF BTC

Penurunan cadangan di bursa biasanya diartikan sebagai indikasi bahwa semakin sedikit koin yang tersedia untuk dijual dalam waktu dekat.

Kondisi tersebut sering dikaitkan dengan meningkatnya perilaku penyimpanan jangka panjang oleh investor atau perpindahan aset ke dompet pribadi yang tidak terhubung langsung dengan aktivitas perdagangan.

BACA JUGA:  Tergiur Profit Instan, Puluhan Korban Investasi Kripto Bodong Lapor Polisi

Namun, perhatian utama analis saat ini tertuju pada perubahan arus dana dari Bitcoin ETF spot. Instrumen investasi tersebut memegang Bitcoin fisik sebagai aset dasar, sehingga arus masuk atau keluar dana dari ETF dapat memberikan sinyal mengenai perubahan permintaan dari investor institusional.

Menurut XWIN Research Japan, kepemilikan Bitcoin oleh ETF mulai mengalami penurunan setelah harga mencapai ATH. Arus keluar yang berlangsung selama beberapa waktu dinilai berpotensi melemahkan permintaan institusional terhadap Bitcoin dan turut memengaruhi dinamika harga di pasar.

“Setelah ATH, arus keluar ETF mulai terlihat, tetapi data terbaru menunjukkan laju penurunannya mulai melambat dan bahkan cenderung berhenti,” tulis XWIN Research Japan.

Hubungan Cadangan Bursa dan ETF Jadi Kunci Baca Pasar Bitcoin

Dalam analisis tersebut, XWIN Research Japan menekankan bahwa hubungan antara cadangan Bitcoin di bursa dan kepemilikan ETF merupakan salah satu cara untuk memahami keseimbangan pasar.

Ketika cadangan di bursa menurun sementara permintaan institusional meningkat melalui ETF, kondisi tersebut sering kali menciptakan tekanan pasokan yang lebih ketat.

BACA JUGA:  Parah! Eks Polisi Culik Remaja Demi Rampas Bitcoin Rp5,8 Miliar

Namun, situasi saat ini menunjukkan pola yang lebih kompleks. Di satu sisi, cadangan Bitcoin di bursa terus menurun, yang mengindikasikan berkurangnya pasokan koin yang siap dijual. Di sisi lain, kepemilikan Bitcoin oleh ETF sempat mengalami arus keluar setelah ATH.

Menurut XWIN Research Japan, pola tersebut masih konsisten dengan kerangka siklus pasar Bitcoin yang sebelumnya mereka identifikasi. Dalam siklus tersebut, arus ETF sering bertindak sebagai pendorong struktural yang dapat memengaruhi fase kenaikan maupun koreksi harga.

Data terbaru menunjukkan bahwa tren arus keluar ETF mulai stabil. Jika tren tersebut berbalik menjadi arus masuk dalam waktu dekat, maka struktur pasar Bitcoin kemungkinan akan mengalami perubahan signifikan. Untuk saat ini, XWIN Research Japan menilai pasar masih berada dalam fase penyeimbangan antara pasokan dan permintaan.

Sinyal Teknikal Bitcoin Beragam, Pasar Tunggu Arah Berikutnya

Sejumlah analis lain juga menyoroti kemungkinan pergerakan besar dalam waktu dekat pada pasar Bitcoin. Analis kripto Chiefy melihat bahwa pasar masih berpotensi mengalami tekanan jual tambahan dalam waktu dekat sebelum menemukan titik dasar baru.

BACA JUGA:  Kenapa Proses Hukum Timothy Ronald Terasa Lambat?

analisis Bitcoin 8 maret

Dalam pandangannya, grafik historis tertentu menunjukkan kemungkinan terjadinya penurunan harga BTC menuju kisaran US$48.000 dalam sekitar satu pekan. Ia menilai pola tersebut sebelumnya beberapa kali muncul sebelum fase pembalikan tren.

Sementara itu, analis GainMuse melihat struktur teknikal Bitcoin dari perspektif yang sedikit berbeda. Dalam analisis pada time frame dua jam, GainMuse mencatat bahwa Bitcoin sempat menembus resistance dari pola descending sebelumnya dan kini sedang melakukan pullback menuju area support baru dalam struktur tren naik.

Analisis Bitcoin BTC

Area tersebut saat ini berfungsi sebagai zona permintaan yang sedang diuji pasar. Jika harga berhasil memantul dari area support tersebut, Bitcoin berpotensi kembali bergerak menuju resistance di sekitar US$73.500.

Namun, jika harga turun menembus level US$68.500, maka struktur bullish yang sedang terbentuk berisiko batal dan membuka kemungkinan koreksi lanjutan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait