Bitcoin kembali menunjukkan momentum setelah sempat tertekan pada pertengahan Agustus. Kini, BTC bergerak di kisaran US$78.000 hingga US$80.600, sementara sejumlah indikator mulai memberi sinyal bahwa reli ini masih memiliki ruang untuk berlanjut.
Bitcoin Bangkit, Short Seller Jadi Bahan Bakar Reli
Berdasarkan laporan Glassnode yang dirilis pada Rabu (26/08/2026), Bitcoin telah melesat sekitar 26 persen dari level terendah pertengahan Agustus setelah gelombang likuidasi besar memicu perubahan arah pasar.
Glassnode menilai lonjakan ini berawal dari peristiwa yang ekstrem. Pada pertengahan Agustus 2026, pasar mencatat gelombang likuidasi posisi short terbesar sejak data mereka mulai dihimpun beberapa tahun sebelumnya.
“Pada 19 Agustus 2026, pasar mencatat likuidasi posisi short terbesar sejak data tersebut mulai dihimpun pada 2019. Sepanjang periode short squeeze, sekitar 85 persen dari seluruh posisi yang terlikuidasi berasal dari sisi short,” jelas mereka.
Menariknya, kenaikan tersebut tidak diikuti euforia leverage berlebihan. Futures Open Interest justru turun sekitar 11 persen, sementara funding rate tetap relatif netral selama sebagian besar reli berlangsung.

Kondisi itu membuat reli kali ini terlihat berbeda. Glassnode menggambarkannya sebagai proses deleveraging, ketika posisi short BTC tersapu, sementara kontrak baru tidak langsung masuk dalam jumlah besar.
US$2,23 Miliar Masuk ETF, Akumulasi Bitcoin Menguat
Setelah dorongan datang dari short squeeze, reli BTC mendapat dukungan tambahan dari arus modal yang lebih nyata. Glassnode mencatat inflow positif dalam jumlah besar melalui ETF selama periode kenaikan tersebut.
“Bitcoin Spot ETF di AS mencatat inflow sebesar US$2,23 miliar sepanjang periode short squeeze, tanpa satu pun hari mengalami outflow. Angka tersebut menjadi arus masuk tujuh hari terkuat sepanjang tahun ini,” tutur Glassnode.
Di saat yang sama, pergerakan BTC juga memperlihatkan rotasi yang cukup menarik. Sejak 30 Juni 2026, kelompok pemegang 1.000 hingga 10.000 BTC melepas sekitar 50.500 BTC.
Namun, suplai tersebut tidak benar-benar keluar dari ekosistem. Entitas yang menguasai lebih dari 10.000 BTC, termasuk crypto exchange, kustodian, dan ETF, justru menyerap 59.100 BTC dalam periode yang sama.
Pola serupa terlihat selama pekan terjadinya squeeze. Kelompok kustodian bertambah sekitar 31.500 BTC, hampir seimbang dengan sekitar 31.000 BTC yang keluar dari dompet whale.

Tak hanya datang dari pemain besar, akumulasi juga mulai terlihat lebih merata. Accumulation Trend Score 30 hari berada di level 0,5 atau lebih pada seluruh kelompok ukuran dompet.
Dengan kata lain, tekanan beli tidak hanya bertumpu pada satu kelompok investor. Kombinasi arus masuk Bitcoin Spot ETF dan akumulasi lintas kelompok membuat fondasi reli Bitcoin terlihat semakin solid.
US$83.300 Jadi Gerbang Penting, US$86.000 Menanti
Meski fondasinya membaik, Bitcoin belum sepenuhnya keluar dari zona sulit. Glassnode melihat struktur suplai yang cukup padat berada di kisaran US$81.000 hingga US$86.000, tepat di atas harga BTC saat ini.
Level pertama berada di sekitar US$80.800, tempat basis biaya kelompok self-custody mulai membentuk tekanan. Sementara itu, area US$82.300 menjadi titik ketika gamma dealer mulai berbalik negatif.
Di atasnya, tekanan suplai kembali menebal pada rentang US$83.000 hingga US$86.000. Zona tersebut mencakup klaster likuidasi tersisa sekaligus suplai pemegang jangka panjang yang berada dekat titik impas.
Karena itu, Glassnode menilai penutupan harga Bitcoin yang bertahan di atas US$83.300 dalam beberapa waktu ke depan akan menjadi konfirmasi penting bahwa dinding suplai mulai berhasil diserap pasar.

Namun, skenario bullish memiliki batas risiko. Pelemahan pertama akan muncul apabila Bitcoin kembali kehilangan basis biaya short-term holder di sekitar US$70.000 setelah momentum reli kehilangan tenaga.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


