Bitcoin Masuk Fase Pre-Bull, US$90.000 Jadi Target Berikutnya?

Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah reli tajam sempat membawa harganya menembus angka US$80.000. Kini, BTC bergerak di kisaran US$78.000 hingga US$79.500 sambil menunggu momentum baru untuk menentukan arah berikutnya.

BTC Belum Kehabisan Tenaga, US$90.000 Mulai Masuk Radar

Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir cenderung kehilangan momentum setelah reli besar sebelumnya. Harga BTC sempat menyentuh US$80.000 sebelum terkoreksi dan kembali berkonsolidasi di bawah level psikologis tersebut.

Analis kripto Michaël van de Poppe menilai kondisi tersebut masih memperlihatkan pergerakan yang belum menentukan arah. Meski begitu, ia percaya tren kenaikan Bitcoin saat ini belum sepenuhnya selesai.

“BTC belum selesai dengan tren kenaikan ini. Jika berhasil menembus US$79.500, saya tidak akan terkejut melihat US$82.700 ikut ditembus,” tulis Van de Poppe di X, Rabu (26/08/2026).

Prediksi Harga Bitcoin Agustus 2026 Terbaru - Michael van de Poppe
Prediksi Harga Bitcoin Agustus 2026 Terbaru – Michael van de Poppe

Artinya, penembusan US$79.500 dapat membuka pintu menuju resistance berikutnya sekitar US$82.700. Jika momentum menguat, Van de Poppe bahkan melihat US$90.000 sebagai target lanjutan yang mulai masuk radar.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Terancam Jatuh ke US$74 Ribu, Cycle Low Baru Menunggu?

Namun, perjalanan menuju level tersebut tidak akan mudah. Grafik memperlihatkan area US$82.842 sebagai resistance penting, sedangkan support terdekat berada di US$76.934 hingga zona US$75.779-US$76.200.

Likuiditas Menumpuk, Harga BTC Bisa Bergerak Liar

Kondisi yang relatif datar juga terlihat melalui data likuidasi. Daan Crypto Trades mencatat Bitcoin telah bergerak sideways selama beberapa hari setelah dorongan besar sebelumnya, sementara likuiditas mulai menumpuk di kedua sisi harga.

“BTC telah bergerak sideways selama beberapa hari terakhir setelah mengalami lonjakan yang cukup besar. Likuiditas kini mulai menumpuk di kedua sisi, terutama pada level US$77.500 dan US$80.000,” ungkap Daan di X, Rabu (26/08/2026).

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Peta likuidasi Binance memperlihatkan harga BTC sekitar US$78.920 berada di antara dua kumpulan likuiditas tersebut. Tekanan di sisi atas mulai meningkat ketika harga mendekati area US$80.000 hingga US$80.900.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Terpental dari US$80 Ribu, Siap Jatuh Lagi?
Binance Bitcoin Liquidation Map - Daan Crypto Trades
Binance Bitcoin Liquidation Map – Daan Crypto Trades

Sebaliknya, level US$77.500 juga menyimpan likuiditas cukup besar di bawah harga sekarang. Kondisi ini membuat sapuan singkat ke salah satu sisi tetap mungkin terjadi sebelum Bitcoin membentuk arah yang lebih tegas.

Reclaim MA 200 Hari Buka Peluang Fase Pre-Bull

Di luar volatilitas jangka pendek, gambaran yang lebih besar justru mulai berubah. Quinten Francois menyoroti Bitcoin yang berhasil merebut kembali MA 200 hari setelah sebelumnya bergerak dalam rezim bearish.

Menurut grafik yang dibagikan pada Rabu (26/08/2026), Bitcoin sebenarnya masih berstatus bear market. Namun, harga telah berada di atas MA 200 hari selama empat hari, sementara konfirmasi perubahan rezim membutuhkan 14 penutupan harian berturut-turut.

Dengan kata lain, BTC belum resmi memasuki fase pre-bull, apalagi bull market. Meski demikian, keberhasilan mempertahankan level ini membuat Bitcoin semakin dekat dengan konfirmasi perubahan struktur yang lebih besar.

BACA JUGA:  Bitcoin Bidik US$80.000, Sinyal Golden Cross Ini Indikasikan Rezim Baru

“BTC memasuki tahap yang berpotensi mengonfirmasi fase pre-bull. Setiap sinyal bear menuju pre-bull yang terkonfirmasi sejak 2015 selalu diikuti kenaikan harga dalam 12 bulan berikutnya, dengan imbal hasil berkisar 37 persen hingga 492 persen,” pungkasnya.

Bitcoin MA 200 Hari - Quiten Francois
Bitcoin MA 200 Hari – Quiten Francois

Data tersebut bukan jaminan pola lama akan kembali terulang. Namun, jika Bitcoin mampu mempertahankan MA 200 hari sekaligus menembus US$79.500 dan US$82.700, skenario bullish menuju US$90.000 akan semakin terbuka.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait