Bitcoin Menuju US$48.000? Data MVRV hingga Whale Picu Perdebatan

Pergerakan harga Bitcoin kembali memancing perhatian pelaku pasar. Sejumlah indikator on-chain mulai menunjukkan sinyal bahwa aset kripto terbesar ini semakin mendekati area valuasi yang dinilai menarik.

Namun, beberapa analis justru menilai perjalanan menuju titik terendah siklus masih belum selesai. Perbedaan pandangan tersebut membuat prospek BTC dalam jangka pendek semakin menarik untuk dicermati.

MVRV Turun ke 1,1, Bitcoin Dekati Zona Akumulasi?

Salah satu indikator yang kini menjadi sorotan adalah Market Value to Realized Value (MVRV) Ratio. Berdasarkan data yang dibagikan analis Crypto Dan pada Jumat (26/06/2026), rasio MVRV Bitcoin turun ke level 1,1, menjadi titik terendah pada siklus pasar saat ini.

Menurut Crypto Dan, secara historis, level tersebut kerap menjadi fase akumulasi karena menunjukkan banyak investor mulai berada di titik impas atau bahkan mengalami kerugian. Kondisi ini biasanya muncul menjelang terbentuknya dasar harga.

“Ketika turun di bawah angka 1, level tersebut menjadi zona akumulasi penting yang biasanya sangat ideal selama fase pembentukan dasar harga (bottoming phase),” tulisnya di X.

BACA JUGA:  Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? 3 Analisis Teknikal Beri Jawabannya
Bitcoin MVRV Ratio - Crypto Dan
Bitcoin MVRV Ratio – Crypto Dan

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa saat kebangkrutan FTX pada 2022, MVRV sempat turun di bawah angka 1. Namun, Bitcoin masih mengalami satu gelombang penurunan besar sebelum akhirnya membentuk titik terendah siklus.

Artinya, penurunan MVRV ke level 1,1 menunjukkan Bitcoin mulai mendekati area valuasi yang menarik bagi investor jangka panjang. Namun, indikator ini belum cukup untuk memastikan bahwa seluruh fase koreksi telah berakhir.

Indikator Realized Price BTC Masih Beri Sinyal Bearish 

Pandangan yang lebih konservatif datang dari pendiri CryptoQuant, Ki Young Ju. Melalui grafik 4-Year Rolling Realized Price Risk/Reward Ratio yang dibagikan pada Jumat (26/06/2026), ia menilai BTC masih belum berada di area yang lazim menjadi titik terendah siklus.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Menurutnya, rasio risiko dan imbal hasil akan semakin menarik ketika harga Bitcoin mendekati realized price, atau rata-rata harga beli seluruh investor di jaringan. Pada fase tersebut, potensi kenaikan umumnya mulai lebih besar dibandingkan risiko penurunan.

BACA JUGA:  Sinyal Ketakutan Massal? Whale dan Ritel Kompak Kirim Bitcoin ke Bursa

“Dari perspektif siklus tradisional, Bitcoin masih belum terlihat mendekati titik terendah. Rasio risiko dan imbal hasil akan meningkat ketika harga Bitcoin mendekati rata-rata harga beli investor. Setiap siklus besar sebelumnya selalu menyentuh realized price,” ujarnya.

Bitcoin Net Realized Profit and Loss - Axel Adler Jr
Bitcoin Net Realized Profit and Loss – Axel Adler Jr

Meski demikian, Ki Young Ju tidak menutup kemungkinan siklus kali ini berkembang berbeda dari pola historis. Menurutnya, ada peluang Bitcoin tidak perlu menyentuh realized price untuk membentuk titik terendah.

Whale Bertahan, Koreksi Belum Masuk Fase Kapitulasi

Sementara itu, analis on-chain Axel Adler Jr. melihat kondisi pasar dari sudut pandang yang berbeda. Ia mengungkapkan bahwa Net Realized Profit/Loss Bitcoin saat ini berada di angka minus US$203,2 juta, menandakan banyak investor mulai merealisasikan kerugian.

Meski demikian, menurut Adler, tekanan jual tersebut belum menunjukkan tanda-tanda kepanikan massal. Harga Bitcoin juga masih bertahan di atas area akumulasi milik whale dan investor berkepemilikan besar.

“Namun, harga Bitcoin saat ini masih bertahan di atas zona support yang menjadi area akumulasi whale dan pemilik dompet besar, yakni di kisaran US$48.000 hingga US$56.000,” tulisnya di X pada Jumat (26/06/2026).

BACA JUGA:  Miner BTC Ternama Ramal Harga Bitcoin Bisa Turun ke US$44.000

Dengan kata lain, koreksi yang sedang berlangsung masih tergolong terkendali dan belum mencerminkan fase kapitulasi penuh yang umumnya terjadi menjelang terbentuknya titik terendah pasar.

Bitcoin 4Y Rolling Realized Price Risk and Reward Ratio - Ki Young Ju
Bitcoin 4Y Rolling Realized Price Risk and Reward Ratio – Ki Young Ju

Jika ketiga indikator disandingkan, MVRV menunjukkan Bitcoin mulai memasuki area valuasi yang menarik. Di sisi lain, realized price mengindikasikan potensi penurunan, sementara data whale memperlihatkan zona support utama tetap bertahan.

Perbedaan sinyal tersebut membuat arah pergerakan harga Bitcoin masih menjadi perdebatan. Pelaku pasar kini menanti apakah BTC akan turun ke US$48.000 atau mempertahankan zona support yang ada.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait