Bitcoin Sempat Tersungkur Lagi, Solana Siap Lepas Landas ke US$178?

Pasar kripto kembali menunjukkan dinamika yang menarik. Bitcoin (BTC) masih bergerak volatil, terombang-ambing di kisaran US$98.000–US$106.000 dalam beberapa hari terakhir. Namun, saat harga BTC tertekan, Solana (SOL) justru mulai menunjukkan tanda pemulihan dan membangun momentum bullish.

Bitcoin Uji Imbalance Zone, Akankah Kembali Jatuh?

Berdasarkan analisis yang diunggah oleh Gainmuse pada Senin (10/11/2025), Bitcoin saat ini memantul dari titik terendah lokal dan kembali memasuki zona imbalance. Menurut analisis tersebut, pergerakan ini mengisyaratkan tren penurunan.

“Harga Bitcoin saat ini bergerak dalam pola menurun yang jelas, dengan garis tren support sebelumnya kini berfungsi sebagai resistance dan sejajar dengan garis resistensi utama,” jelasnya. 

Kedua garis ini berpotongan di area US$108.000–US$110.000, menjadikannya zona kunci yang berpotensi memicu penolakan harga. Jika gagal menembus area ini, momentum naik diperkirakan melemah dan tekanan jual kembali meningkat.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Tanpa Manusia, AI Kini Bisa Transaksi Pakai XRP dan RLUSD
Prediksi Penurunan Harga Bitcoin (BTC) - Gainmuse
Prediksi Penurunan Harga Bitcoin (BTC) – Gainmuse

Beberapa pola teknikal juga mendukung skenario ini, termasuk flag pattern, compression phase setelah puncak ATH, serta pola break & drop besar. Pola-pola tersebut menandakan bahwa kenaikan BTC belakangan ini bersifat korektif di tengah tren turun yang dominan.

Sementara itu, support utama berada di sekitar US$100.000–US$102.000, bertepatan dengan garis support diagonal pada grafik. Jika terjadi penolakan di zona imbalance, peluang retest ke area ini cukup tinggi. 

Sentimen pergerakan harga Bitcoin saat ini masih netral hingga bearish, dengan fokus pada US$108.000–US$110.000. Tren selanjutnya akan bergantung pada konfirmasi pola candle, volume, maupun breakout, mengingat tren utama masih menunjukkan tekanan turun.

Solana Membangun Momentum, Targetkan US$178

Saat Bitcoin menunggu konfirmasi arah pergerakan, Solana (SOL) justru menunjukkan momentum bullish. Menurut Gainmuse, SOL memantul setelah menyapu likuiditas di bawah level terendah, tetap menghormati garis support jangka panjangnya.

BACA JUGA:  Robert Kiyosaki: Big Crash di Depan Mata, Saya Borong Bitcoin

Grafik menunjukkan pola penting seperti wedge dan triangle, menandai konsolidasi sebelum pergerakan besar. SOL sebelumnya sempat break dari pola ini, diikuti oleh rebound yang kuat, menegaskan relevansi pola untuk memprediksi kenaikan harganya.

Support utama berada di US$160–US$162, sementara resistance di US$178–US$180. Selama bertahan di atas support penting, peluang bullish tetap terbuka, dengan potensi kenaikan lebih lanjut jika resistance ditembus.

“Selama harga SOL tetap berada di atas area permintaan yang telah direbut kembali, pihak bullish masih memiliki ruang untuk melakukan price squeeze,” tulis Gainmuse. 

Analisis Pergerakan Harga Solana (SOL) - Gainmuse
Analisis Pergerakan Harga Solana (SOL) – Gainmuse

Dengan Bitcoin yang masih bergejolak, Solana tampil sebagai alternatif menarik bagi trader yang mencari peluang keuntungan. Namun, kondisi makro dan faktor lain tetap perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan trading ataupun investasi.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia