Bitcoin Sentuh Rp133,4 Juta, Ini yang Harus Diantisipasi

Setelah Bitcoin mampu menembus resisten US$9.000 dan berpuncak di US$9.300 (Rp133,4 juta) pada Minggu, 16 Juni 2019 pukul 06.00 WIB, kini Raja Kripto itu stabil menyentuh di kisaran US$9.100 (Rp130,5 juta). Lantas, apa saja yang harus Anda antisipasi?

“Investor Bitcoin tentu riang tatkala Bitcoin menembus US$9.000 lalu US$9.300 sebelum ia turun tipis di US8.900, kemudian stabil di kisaran US$9.100. Selain itu, kami melihat hashrate di blockchain Bitcoin mencapai puncak tertinggi barunya selama sepekan terakhir,” kata Sagar Chaudhary, Junior Analyst eToro kepada Blockchainmedia.id hari ini, Senin, 17 Juni 2018, melalui surat elektronik.

Sumber: Binance.com

Chaudhary juga menyebutkan jumlah alamat (address) aktif Bitcoin harian telah mencapai 1 juta alamat. Ini terjadi untuk kali pertama sejak November 2017, satu bulan sebelum Bitcoin memuncak di US$20 ribu.

“Kendati situasi itu tidak berdampak langsung pada kenaikan harga Bitcoin, tetapi data itu membantu kita memahami bahwa aset kripto itu semakin aktif. Itu juga sebagai penanda kita akan memasuki bull market yang besar,” tegasnya.

Chaudhary juga mengingatkan bahwa komunitas blockchain dan aset kripto menanti-nanti soal pengumuman “GlobalCoin” besutan Facebook yang dikabarkan akan diumumkan secara resmi pada Selasa, 18 Juni 2019 mendatang, termasuk regulasi baru oleh Financial Action Task Force (FATF) pada Jumat nanti. [ed]

Terkini

Warta Korporat

Terkait