Pasar kripto hari ini kembali menunjukkan dinamika yang menarik. Bitcoin (BTC) masih berjuang untuk pulih dan kini menguji level penting di US$112.000. Sementara itu, Zcash (ZEC) tampak menunjukkan tanda kelelahan setelah rebound cepat beberapa waktu lalu, dan kini mendekati zona support yang krusial.
Bitcoin Bergulat di US$111.000, Koreksi Mungkin Terjadi
Berdasarkan analisis harga Bitcoin yang diunggah oleh Lingrid pada Selasa (21/10/2025), grafik menunjukkan bahwa BTC sedang berada dalam fase koreksi setelah gagal mempertahankan posisi di atas area resistance penting sekitar US$111.000.
Setelah membentuk pola double top di US$122.000, harga BTC terlihat mulai melemah dan kini diperdagangkan di sekitar US$111.000. Pola ini menjadi sinyal pembalikan arah yang kuat, menandakan potensi tekanan jual masih mendominasi.
Bitcoin sempat menembus pola triangle pattern pada Juli dan naik hingga US$122.000. Namun setelah membentuk double top di area equal highs (EQHs), momentum melemah dan BTC menembus garis support utama, menandakan kelanjutan tren turun.

Saat ini, setiap upaya rebound tertahan di bawah resistance dinamis, dengan area US$110.000 hingga 111.000 menjadi zona krusial untuk potensi retest. Oleh karena itu Lingrid memproyeksikan target koreksi jika tekanan jual Bitcoin terus berlanjut.
“Jika Bitcoin gagal menutup harga di atas US$112.000, pola penurunan BTC akan tetap utuh, dengan target pertama di level US$105.000 dan selanjutnya mengarah ke US$102.500,” jelasnya.
ZEC Tersendat, Target Turun ke US$236
Tak hanya Bitcoin yang berpotensi terkoreksi, altcoin populer Zcash (ZEC) juga menghadapi tekanan penurunan. Menurut Lingrid, ZEC kini berada dalam fase koreksi setelah sebelumnya mengalami kenaikan dari area support.
Secara teknikal, harga ZEC sebelumnya membentuk pola upward channel, namun kini telah ditembus ke bawah, menandakan potensi pelemahan menuju support utama di sekitar US$236. Level ini sebelumnya menjadi titik rebound yang krusial bagi pergerakan harga.
ZEC juga menunjukkan tanda kelelahan setelah gagal menembus area resistance di kisaran US$280–US$290. Pola triangle dan channel naik yang mendorong reli sebelumnya kini diikuti peningkatan tekanan jual.

Lingrid menekankan, jika harga gagal menembus kembali zona ini, risiko penurunan menuju US$236 atau bahkan lebih rendah semakin besar, sesuai arah pola zig-zag menurun pada grafik.
“Pertimbangkan untuk membuka posisi jual di zona US$258–US$265 dengan risiko sedikit di atas US$270; pantau level US$236–US$228 untuk melihat respons pasar,” tulisnya.
Meski demikian, masih terdapat potensi bullish. Selama garis support diagonal bertahan, momentum naik ZEC bisa kembali mendorong harganya hingga ke angka US$290, karena level ini menjadi tumpuan utama bagi kelanjutan tren positif Zcash.
Tekanan Jual Masih Membayangi Bitcoin dan Zcash
Bitcoin (BTC) masih berjuang menembus US$112.000, sementara ZEC mendekati support penting di US$236. Tekanan jual tetap ada, namun peluang rebound terbuka selama support bertahan. Investor disarankan memantau pergerakan harga keduanya sebelum mengambil posisi. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



