Bursa kripto Bitget mengonfirmasi insiden keamanan yang menyebabkan transfer kripto tidak sah dengan estimasi nilai sekitar US$351,6 juta. Serangan tersebut terdeteksi pada Kamis (24/9/2026) pukul 18:31 UTC atau Jumat (25/9/2026) pukul 01:31 WIB.
Dalam pengumuman keamanan resmi Bitget, perusahaan menjelaskan bahwa transfer ilegal berasal dari sejumlah hot wallet. Tim keamanan kemudian mengaktifkan protokol tanggap darurat segera setelah aktivitas tersebut terdeteksi.
Bitget mengatakan serangan hanya mengenai sebagian lapisan hot wallet dan warm wallet dalam sistem penyimpanan tiga tingkat miliknya. Perusahaan menegaskan bahwa cold wallet tidak terdampak insiden tersebut.
CEO Bitget Gracy Chen juga menyampaikan pemberitahuan terkait insiden tersebut melalui akun X pribadinya.
Menurutnya, saldo akun pengguna tetap tercatat secara akurat dan dana pengguna terlindungi. Perusahaan mengklaim seluruh nilai kerugian akibat insiden itu masih berada dalam cakupan User Protection Fund yang saat ini disebut bernilai lebih dari US$464 juta.
“Kami tidak akan lari dari hal ini. Setiap dolar dan setiap keputusan akan dipertanggungjawabkan secara transparan dan menyeluruh,” tambah Gracy Chen.
Withdrawal Bitget Dihentikan, Deposit dan Trading Tetap Berjalan
Sebagai langkah pencegahan, Bitget menghentikan sementara seluruh withdrawal sambil melakukan pemeriksaan keamanan. Namun, layanan deposit dan aktivitas trading disebut tetap beroperasi secara normal.
Bursa tersebut juga telah mengidentifikasi dan menandai alamat yang terlibat dalam transfer abnormal. Bitget mengatakan aparat penegak hukum serta sejumlah perusahaan keamanan on-chain telah diberi tahu dan ikut terlibat dalam investigasi.
Hingga pengumuman awal diterbitkan, Bitget belum mengungkap metode yang digunakan pelaku untuk menembus sistem wallet-nya.
“Kami tidak akan berspekulasi mengenai vektor serangan sampai investigasi selesai,” tegas Bitget.
Perusahaan menjanjikan laporan insiden lengkap dalam waktu 24 jam, termasuk analisis akar penyebab serangan dan langkah korektif yang akan dilakukan.
Sebelum peretasan terjadi, Bitget baru saja memperbarui data Proof of Reserves September 2026. Laporan tersebut menunjukkan total reserve ratio sebesar 135 persen dengan cakupan yang diperluas dari empat menjadi 19 aset kripto.
Namun, Proof of Reserves berbeda dengan Protection Fund. PoR menggambarkan tingkat aset cadangan terhadap saldo pengguna pada snapshot tertentu, sedangkan Protection Fund merupakan dana terpisah yang disediakan Bitget sebagai lapisan perlindungan tambahan.
Dalam laporan Protection Fund Agustus 2026, Bitget mencatat rata-rata nilai dana tersebut sebesar US$382 juta, dengan puncak US$441,5 juta pada 27 Agustus. Dana itu ditopang oleh kepemilikan 5.500 BTC sehingga nilai dolar AS-nya bergerak mengikuti harga Bitcoin.
Pelaku Tukar Dana Curian Menjadi Hampir 68 Ribu ETH
Sementara investigasi berlangsung, pergerakan aset curian mulai terlihat di blockchain.
Platform analitik on-chain Lookonchain melaporkan bahwa pelaku telah menukar sebagian besar dana yang dicuri pada jaringan berbasis Ethereum Virtual Machine (EVM) menjadi 67.982 ETH.
Pada saat transaksi tersebut dilacak, tumpukan ETH itu bernilai sekitar US$183 juta.

Data terbaru dari Arkham Intelligence menunjukkan entitas yang dilabeli “Bitget Hacker” menguasai portfolio sekitar US$188,93 juta pada saat snapshot diambil.
Sebagian besar terdiri dari 67.982 ETH senilai sekitar US$183,01 juta, disusul 5.897 BNB senilai sekitar US$4,58 juta dan 495,625 WETH sekitar US$1,33 juta. Sejumlah aset lain seperti AVAX, XAUT, RAIL dan USDT juga tercatat, tetapi nilainya jauh lebih kecil.
Nilai dolar AS tersebut bersifat dinamis karena mengikuti pergerakan harga masing-masing aset kripto.
Angka tersebut tidak berarti nilai peretasan hanya US$183 juta. Nilai US$351,6 juta merupakan estimasi keseluruhan aset terdampak menurut Bitget, sementara sekitar US$183 juta merujuk pada sebagian aset di jaringan EVM yang telah dikonversi menjadi ETH.
Hingga kini, penyebab pasti peretasan belum diumumkan. Bitget juga belum memberikan jadwal pasti pemulihan layanan withdrawal dan mengatakan layanan tersebut baru akan dibuka kembali setelah proses security review selesai.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


