BitMine Staking 342.560 ETH, Nilainya Hampir US$1 Miliar

BitMine Immersion yang dikaitkan dengan analis pasar sekaligus Pendiri Fundstrat, Tom Lee, tercatat telah melakukan aksi staking Ethereum (ETH) dalam skala besar dalam dua hari.

Berdasarkan data Lookonchain, perusahaan tersebut mengunci sekitar 342.560 ETH ke dalam mekanisme staking Ethereum. Nilai aset yang dikunci tersebut mendekati US$1 miliar pada saat staking dilakukan.

Langkah ini menempatkan BitMine sebagai salah satu pelaku institusional yang paling agresif dalam aktivitas staking ETH dalam periode terbaru ini.

ETH Bitmine

IKLAN
Chat via WhatsApp

Konsolidasi Aset Digital dan Perubahan Strategi

Aksi yang dilakukan BitMine ini menegaskan perubahan pendekatan perusahaan dalam pengelolaan aset digitalnya. Alih-alih hanya menahan Ethereum secara pasif, perusahaan beralih pada strategi yang memungkinkan mereka menghasilkan imbal hasil sambil turut menjaga keamanan jaringan.

Dengan staking, aset tersebut dikunci dalam kontrak Ethereum dan berfungsi mendukung mekanisme proof-of-stake, di mana validator berperan dalam memverifikasi transaksi serta menjaga stabilitas jaringan.

BACA JUGA:  TVL Solana Melesat Sendirian, Tembus US$9,3 Miliar

Sejumlah transaksi staking yang dilakukan BitMine juga disebut berlangsung terstruktur, ditandai dengan pengiriman dalam beberapa batch besar dan pola yang konsisten.

Selain itu, laporan yang beredar di berbagai publikasi kripto internasional menyebut bahwa BitMine saat ini memegang lebih dari 4 juta ETH dalam aset yang dikelola.

Jumlah tersebut merepresentasikan sebagian kecil dari total pasokan Ethereum yang beredar, namun cukup signifikan untuk menunjukkan posisi perusahaan ini sebagai salah satu pemegang besar di ekosistem Ethereum.

Perusahaan juga dikabarkan tengah menyiapkan pengembangan infrastruktur staking mandiri bernama Made in America Validator Network (MAVAN) yang ditargetkan beroperasi pada 2026, sebagai bagian dari rencana jangka panjang membangun jaringan validator sendiri.

Strategi Imbal Hasil BitMine dan Tren Staking di Kalangan Institusi

Aksi staking dalam jumlah besar dalam waktu singkat ini dinilai berdampak pada dinamika pasar Ethereum, khususnya terkait pasokan ETH yang beredar di pasar spot. Dengan mengunci ratusan ribu ETH, jumlah aset yang tersedia secara likuid menjadi lebih terbatas.

BACA JUGA:  Vitalik Buterin Jual Ethereum Rp8,5 Miliar, Ini Alasannya!

Sementara itu, di sisi lain, langkah tersebut juga dianggap sebagai sinyal keyakinan institusional terhadap keberlanjutan jaringan Ethereum dan manfaat ekonomi yang ditawarkan melalui staking.

Meskipun demikian, reaksi pasar tetap akan bergantung pada berbagai faktor lain seperti kondisi makroekonomi, minat investor, serta perkembangan ekosistem kripto global secara umum.

Dari sisi alasan, keputusan BitMine untuk memperkuat aktivitas staking dipandang sebagai upaya memaksimalkan potensi pendapatan berbasis imbal hasil sambil mengamankan posisi jangka panjang mereka di sektor aset digital.

Aksi tersebut juga mencerminkan tren yang semakin kuat di kalangan institusi, di mana staking dipandang bukan hanya sebagai mekanisme teknis, tetapi juga instrumen keuangan yang mampu memberikan nilai tambah.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia