Bittensor kembali menjadi sorotan investor kripto setelah koin native-nya, TAO, masuk daftar crypto trending di CoinGecko.
Lonjakan perhatian tersebut terjadi di tengah volatilitas harga, laporan monetisasi subnet yang disebut telah menghasilkan pendapatan berulang tahunan (ARR) jutaan dolar AS, serta meningkatnya aktivitas pengembang dalam ekosistemnya.
Status trending di CoinGecko mencerminkan kenaikan pencarian dan kunjungan halaman dalam waktu singkat. Pada periode tersebut, Bittensor mencatat pergerakan harga harian yang signifikan, yang memicu lonjakan minat pasar.
Data derivatif dari CoinGlass menunjukkan volume perdagangan TAO naik 13,95 persen menjadi sekitar US$231,59 juta, sementara open interest turun 3,80 persen ke kisaran US$126,83 juta.

Kenaikan volume di tengah penurunan open interest mengindikasikan adanya rotasi posisi dan kemungkinan realisasi keuntungan jangka pendek oleh sebagian pelaku pasar.
Laporan ARR Subnet Angkat Sorotan ke Bittensor
Salah satu faktor utama yang mendorong perhatian terhadap Bittensor adalah beredarnya laporan komunitas dan riset independen mengenai kinerja subnet di dalam jaringannya.
Sejumlah subnet seperti Targon dan Chutes disebut telah menghasilkan pendapatan berulang tahunan berbasis fiat, dengan total estimasi network-wide ARR yang dilaporkan melampaui US$20 juta.
Laporan tersebut juga menyebut adanya kontrak perusahaan yang berkontribusi terhadap pendapatan subnet. Narasi mengenai monetisasi nyata dan potensi adopsi perusahaan dinilai memperkuat fundamental koin, mengingat model insentif dan staking dalam ekosistem Bittensor berpotensi terdorong oleh peningkatan aktivitas jaringan.
Aktivitas Pengembang dan Event Perkuat Ekosistem
Dari sisi pengembangan, data yang dikutip dari platform analitik Santiment menempatkan Bittensor di peringkat ketujuh dalam kategori proyek AI & Big Data berdasarkan aktivitas pengembang.
Pemeringkatan itu mengacu pada jumlah commit GitHub dan aktivitas kontributor dalam periode tertentu. Aktivitas pengembangan yang tinggi kerap dipandang sebagai indikator keberlanjutan proyek jangka panjang.
Selain itu, OpenTensor Foundation menggelar ideathon dengan insentif berupa hadiah tunai, pendanaan dalam TAO, kredit komputasi, serta program inkubasi dan demo day.
Di waktu yang hampir bersamaan, Subnet 62 mengadakan sesi diskusi publik yang membahas rencana peluncuran produk dan kolaborasi dengan pihak bernama Latent. Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan mendorong lahirnya subnet baru serta meningkatkan aktivitas on-chain dalam jaringan Bittensor.
TAO Dekati Garis Tren Penentu Arah
Di sisi teknikal, analis kripto Cryptorphic menilai bahwa pada time frame 3 hari, TAO tengah mendekati garis tren jangka panjang yang sebelumnya beberapa kali menjadi area support kuat.
Harga disebut bereaksi di zona tersebut, sementara indikator RSI bergerak di area bawah, yang menunjukkan kondisi pasar mulai mengalami tekanan.

Menurutnya, sejumlah faktor teknikal mulai selaras di area itu dan membuka peluang terbentuknya basis harga TAO, meski bukan berarti titik terendah telah tercapai.
Ia juga mengingatkan kemungkinan terjadinya penurunan singkat di bawah garis tren untuk menyapu likuiditas sebelum pergerakan naik yang lebih kuat. Perkembangan candle pada time frame besar disebut menjadi faktor yang perlu dipantau untuk mengonfirmasi arah berikutnya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



