Bittime Prediksi Harga ETH Tembus US$5.000 Usai Manuver BlackRock

Bittime memprediksi bahwa harga ETH, native crypto blockchain Ethereum bisa mencapai US$5 ribu, usai manuver bisnis baru oleh BlackRock.

BlackRock resmi meluncurkan produk investasi tokenisasi sekuritas pertama dengan menggunakan Ethereum. Bittime, platform investasi aset kripto yang resmi terdaftar di Indonesia menilai harga ETH di jaringan Ethereum bakal menguat, terdongkrak beberapa sentimen. Salah satunya adalah terkait manuver BlackRock, perusahaan manajemen investasi besar dunia.

Untuk diketahui, BlackRock baru saja meluncurkan tokenized fund atau produk investasi dari tokenisasi pertamanya yang diterbitkan di blockchain publik Ethereum. Produk investasi itu bernama BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL).

BUIDL akan memberikan akses produk kepada investor yang memenuhi syarat dengan imbal hasil dolar AS melalui produk tokenisasi tersebut. BUIDL menawarkan nilai stabil sebesar US$1 per token dan membayar dividen yang terakumulasi setiap hari langsung ke wallet investor sebagai token baru.

CEO Bittime Ryan Lymn mengatakan pihaknya menilai langkah BlackRock tersebut bakal memberikan imbas positif terhadap industri dan pasar aset kripto. Pasalnya, manuver tersebut memberikan sinyal adanya ketertarikan perusahaan besar untuk menggunakan blockchain, khususnya blockchain Ethereum.

“Ini pertama kalinya BlackRock menggunakan blockchain publik seperti Ethereum. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan besar mulai tertarik menggunakan blockchain untuk investasi mereka,” ujar Ryan dalam keterangannya kepada media, Sabtu (23/3/2024).

Menurutnya BlackRock ingin memudahkan masyarakat berinvestasi dengan menggunakan sistem Ethereum yang dikenal mudah digunakan dan aman melalui BUIDL. Langkah ini menyoroti pentingnya Ethereum dalam menciptakan produk keuangan baru, yang membuat lebih banyak orang ingin berinvestasi di Ethereum, sehingga membuat harganya naik.

Raksasa BlackRock Incar Bisnis Tokenisasi Saham

“Oleh karena itu, peluncuran tokenized fund BUIDL oleh BlackRock di Ethereum menandakan dukungan institusional serta minat terhadap aset blockchain, yang mampu meningkatkan permintaan untuk Ether (ETH) dan mendukung harganya,” jelas Ryan.

Ryan menambahkan, tim riset Bittime telah memantau pergerakan harga ETH dan berbagai sentimen yang mempengaruhinya. Ia mengaku, pihaknya terbilang optimistis terhadap kinerja ETH sepanjang 2024 ini.

Tokenisasi Real Asset Bisa Perkuat Adopsi Crypto

“Tim riset Bittime memprediksi harga ETH bisa menembus level US$5.000 atau sekitar Rp79 juta di tahun ini. Hal tersebut menimbang manuver BlackRock, pandangan terkait produk ETF Ethereum, dan kondisi pasar aset kripto yang tengah bullish pada tahun ini,” ungkap Ryan. [ps]

Terkini

Warta Korporat

Terkait