Blockchain Life kembali menyambangi Dubai pada 1–2 Desember 2026 dengan skala yang lebih besar, mempertemukan industri kripto, Web3, mining, hingga kecerdasan buatan dalam satu panggung global.
Blockchain Life 2026 Targetkan Lebih dari 15.000 Peserta
Blockchain Life 2026 akan mempertemukan lebih dari 15.000 peserta dari sedikitnya 130 negara. Angka tersebut membuat gelaran ini menjadi salah satu forum industri blockchain terbesar secara global.
Selama dua hari, peserta dapat mengikuti pembahasan seputar perkembangan Web3, pasar kripto, industri mining, investasi, hingga teknologi baru yang mulai membentuk arah berikutnya dari ekosistem digital.
Skalanya pun tidak berhenti pada jumlah peserta. Blockchain Life menyiapkan lebih dari 200 pembicara, 200 booth pameran, serta tiga panggung khusus dengan rangkaian pembahasan berbeda sepanjang acara.
Deretan pembicaranya mencakup pendiri proyek, eksekutif perusahaan kripto, investor, crypto whale, trader, pengelola dana Tier 1, hingga inovator AI yang aktif membangun teknologi untuk berbagai sektor.
“Kami ingin menjadikan Blockchain Life 2026 sebagai wadah diskusi yang mempertemukan berbagai pelaku industri, baik dari sektor kripto maupun bidang lainnya, agar mereka dapat bertukar gagasan dan membuka peluang kolaborasi,” jelas penyelenggara.

Sejalan dengan tujuan tersebut, area pameran juga menjadi titik pertemuan bisnis yang lebih luas. Crypto exchange, perusahaan mining, proyek Web3, pengembang AI, hingga startup akan membawa produk dan inovasi terbaru mereka.
Menariknya, rangkaian Blockchain Life tidak hanya berlangsung selama dua hari forum. Peserta juga akan menemukan ratusan side event, pertemuan bisnis, hingga private meetup sepanjang pekan penyelenggaraan.
Momentum tersebut akan bertepatan dengan Formula 1 Grand Prix Finale di kawasan tersebut. Kombinasi ini membuat Dubai menjadi titik kumpul pelaku industri teknologi dan investasi menjelang akhir 2026.
Blockchain Life Perluas Fokus, Kini Masuk ke AI dan Robotika
Salah satu pembaruan terbesar tahun ini datang melalui AI Future, forum khusus yang untuk pertama kalinya hadir sebagai bagian Blockchain Life 2026 dengan fokus lebih dalam terhadap kecerdasan buatan.
Forum ini akan membahas berbagai tren AI yang berkembang, termasuk kemunculan teknologi baru, terobosan di bidang robotika, serta bagaimana kecerdasan buatan mulai diterapkan dalam aktivitas bisnis.
Namun, pembahasannya tidak berjalan terpisah dari blockchain. AI Future turut menyoroti titik temu antara AI, teknologi blockchain, dan model bisnis baru yang berpotensi berkembang dari kombinasi ketiganya.
“AI Future kami persiapkan bagi para pelaku industri dari berbagai sektor, terutama blockchain dan kecerdasan buatan, untuk berdiskusi sekaligus menjajaki berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depannya,” jelas mereka.
Kehadiran segmen tersebut membuat Blockchain Life semakin luas dibanding sekadar forum kripto. Fokusnya bergerak menuju konvergensi teknologi yang dapat membentuk industri digital dalam beberapa tahun mendatang.

Di luar panggung utama, startup juga mendapat ruang melalui Startup Pitch. Proyek potensial dapat memperkenalkan bisnis mereka, bertemu investor, sekaligus memperoleh eksposur di tengah ribuan pelaku industri global.
Blockchain Life Awards juga kembali digelar untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan dan pemain industri atas pencapaian mereka. Selebrasi kemudian berlanjut melalui Blockchain Life Afterparty bersama artis internasional sebagai penampil utama.
Tiket Blockchain Life 2026 saat ini sudah tersedia melalui situs resmi dengan skema early bird.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


