Booming! Perusahaan Asing sampai Adik Prabowo Resmi Masuk ke Bisnis Kripto Dalam Negeri

Dalam sepekan terakhir, industri kripto Indonesia diramaikan oleh berbagai kabar besar, mulai dari ekspansi perusahaan asing kelas dunia hingga langkah strategis adik Presiden Prabowo Subianto ke bisnis aset digital. Berita-berita ini bukan sekadar sensasi, tetapi sinyal kuat bahwa pasar kripto nasional semakin matang, menarik, dan relevan secara global.

BACA JUGA: Kabar Kripto Minggu Ini: Dari Revisi UU P2SK Sampai Bitcoin Ferry Irwandi

1. Bybit dan Robinhood Perkuat Jejak Global di Indonesia

Bursa kripto global Bybit, yang berbasis di Dubai, bersiap masuk ke Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan PT Enkripsi Teknologi Handal (NOBI), salah satu pedagang aset keuangan digital (PAKD) berlisensi. Langkah ini menegaskan komitmen Bybit untuk berkembang di pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia yang dinilai sangat potensial.

CEO Bybit, Ben Zhou, sebelumnya menegaskan bahwa Indonesia adalah salah satu pasar digital paling menjanjikan, didukung oleh lebih dari 18 juta pengguna kripto aktif. Pendekatan regulasi yang progresif serta keterlibatan pemerintah dalam pengembangan ekosistem kripto menjadi faktor penting di balik keputusan ekspansi ini. Ke depan, kolaborasi Bybit dan NOBI juga diharapkan mendorong edukasi, inovasi produk, serta pertumbuhan komunitas kripto lokal.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Hampir bersamaan, Robinhood Markets Inc. juga mengumumkan ekspansi ke Indonesia dengan mengakuisisi dua perusahaan lokal, yakni Buana Capital Sekuritas dan PT Pedagang Aset Kripto. Melalui langkah ini, Robinhood berencana menghadirkan layanan perdagangan saham dan aset digital untuk investor Indonesia, dengan tetap menggunakan merek Coinvest untuk lini kripto.

Head of Asia Robinhood, Patrick Chan, menyebut Indonesia sebagai pasar investasi ritel yang tumbuh sangat cepat. Dengan dominasi generasi muda, penetrasi internet tinggi, serta minat besar pada instrumen investasi modern, Indonesia dinilai sejalan dengan misi Robinhood untuk mendemokratisasi akses keuangan. Kehadiran pemain global ini diperkirakan akan meningkatkan standar teknologi, persaingan layanan, dan kualitas pengalaman pengguna di industri kripto nasional.

BACA JUGA: Robinhood Resmi Masuk Indonesia Lewat Akuisisi Dua Perusahaan Lokal

2. Adik Presiden Prabowo Masuk Bursa Kripto Lewat COIN

Tak kalah menarik, industri kripto Indonesia juga kedatangan nama besar dari dalam negeri. PT Arsari Nusa Investama, bagian dari Arsari Group yang dipimpin Hashim S. Djojohadikusumo, resmi mengambil posisi sebagai pemegang saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN).

Langkah ini disebut selaras dengan agenda pemerintah dalam memperkuat kedaulatan ekonomi digital dan membangun ekosistem aset digital yang aman, teregulasi, dan berdaya saing global. Wakil Direktur Utama Arsari Group, Aryo P.S. Djojohadikusumo, menilai COIN memiliki fondasi kuat dan ekosistem lengkap, sehingga berpotensi menjadi katalis pengembangan industri kripto nasional.

Masuknya Arsari Group juga disambut positif oleh manajemen COIN. Dukungan dari grup bisnis besar dinilai mampu memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kepercayaan publik, serta membuka peluang ekspansi yang lebih luas di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

BACA JUGA: Adik Prabowo Diam-Diam Masuk ke Bisnis Bursa Kripto Indonesia

3. Persaingan Memanas di Tengah Regulasi yang Berevolusi

Masuknya pemain asing dan tokoh nasional terjadi di tengah dinamika regulasi kripto Indonesia. Revisi UU P2SK yang sedang dibahas berpotensi mengubah struktur industri, mulai dari bursa, kliring, hingga kustodian aset kripto di bawah pengawasan OJK.

Di satu sisi, regulasi yang semakin matang memberi kepastian hukum dan perlindungan bagi investor. Namun di sisi lain, muncul pula tantangan baru terkait sentralisasi dan perubahan peran exchange lokal. Bagi pelaku industri dan investor, fase ini menjadi momen krusial untuk beradaptasi sekaligus memanfaatkan peluang.

BACA JUGA:  Regulasi Kripto ala Revisi UU P2SK: Upaya Perlindungan atau Pengekangan?

Akankah Gelombang Investasi Ini Membawa Kripto Indonesia ke Level Selanjutnya?

Dalam satu minggu, industri kripto Indonesia menunjukkan lonjakan kepercayaan dari pemain global dan nasional. Masuknya Bybit dan Robinhood menegaskan daya tarik pasar Indonesia, sementara keterlibatan Arsari Group melalui COIN memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik terhadap ekosistem kripto lokal. Kombinasi modal, teknologi, dan regulasi ini menandai babak baru perkembangan aset digital di Tanah Air.

Itulah rangkuman kabar kripto minggu ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [msn]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia