BlackRock memperluas langkah strategisnya dalam tokenisasi aset dengan meluncurkan dana BUIDL (BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund) di jaringan BNB Chain.
Keputusan ini menandai tonggak baru bagi perusahaan manajemen aset terbesar di dunia itu, sekaligus memperkuat posisinya dalam pasar aset dunia nyata (RWA) yang sedang berkembang pesat di ranah blockchain.
Peluncuran ini juga berbarengan dengan pengesahan BUIDL sebagai kolateral untuk aktivitas perdagangan di platform Binance.
Menurut keterangan resmi, BUIDL merupakan dana pasar uang tokenisasi yang dikelola oleh BlackRock dan ditokenisasi melalui Securitize. Dana ini didukung aset-aset berkualitas tinggi seperti US Treasury jangka pendek dan instrumen setara kas.
Dengan masuknya BUIDL ke BNB Chain, dana tersebut kini menjadi salah satu instrumen RWA terbesar yang tersedia di blockchain, sekaligus memperluas akses investor terhadap aset berimbal rendah tetapi sangat likuid melalui infrastruktur on-chain.
“Kami terus menghadirkan aset dunia nyata yang teregulasi secara onchain sambil membuka bentuk utilitas baru yang sebelumnya tidak terjangkau,” ujar co-founder dan CEO Securitize, Carlos Domingo, dalam siaran pers.
BUIDL Diterima sebagai Kolateral di Binance
Peluncuran share class baru di BNB Chain bukan satu-satunya pengumuman penting. Binance memastikan bahwa BUIDL kini diterima sebagai kolateral untuk berbagai aktivitas perdagangan di platform-nya, termasuk operasi margin bagi klien institusional yang memenuhi syarat.
Penetapan ini membuka jalan bagi integrasi lebih dalam antara aset yang ditokenisasi dan mekanisme perdagangan di bursa kripto terpusat.
“Integrasi BUIDL dengan mitra tripartisi perbankan kami dan mitra kustodian kripto kami, Ceffu, memenuhi kebutuhan mereka dan memungkinkan klien kami untuk meningkatkan alokasi dengan percaya diri sekaligus memenuhi persyaratan kepatuhan,” ujar Kepala VIP dan Institusional di Binance, Catherine Chen.
Lebih jauh, penerimaan BUIDL sebagai kolateral menandai perkembangan signifikan dalam cara institusi dapat memanfaatkan aset tokenisasi.
Dengan struktur yang memungkinkan penyimpanan off-exchange, investor memperoleh fleksibilitas tambahan untuk mengoptimalkan modal tanpa menempatkan aset langsung di bursa.
Model tersebut juga mendukung mekanisme tri-party custody yang lazim digunakan dalam keuangan tradisional, kini dibawa ke ranah kripto melalui Ceffu.
Ekspansi Multi-Chain dan Dampaknya terhadap Ekosistem RWA
Masuknya BUIDL ke BNB Chain menambah daftar jaringan blockchain yang menjadi tempat beroperasinya aset yang ditokenisasi BlackRock tersebut. Langkah ini dianggap sebagai upaya memperluas interoperabilitas dan aksesibilitas produk investasi berbasis blockchain.
Dengan basis pengguna besar BNB Chain serta infrastruktur yang selama ini kuat pada sektor DeFi, BUIDL diproyeksikan dapat menarik lebih banyak partisipasi dari institusi maupun entitas on-chain lain yang membutuhkan instrumen likuid dan berisiko rendah.
Peluncuran ini juga didorong oleh meningkatnya adopsi tokenisasi aset dunia nyata di berbagai sektor.
Permintaan terhadap instrumen RWA melonjak sepanjang 2024–2025, karena banyak institusi mulai memindahkan sebagian eksposur mereka ke aset yang ditokenisasi untuk memanfaatkan efisiensi settlement yang lebih cepat, lebih transparan, serta fleksibilitas distribusi yang tidak tersedia dalam sistem keuangan tradisional.
Dari sisi teknis, tokenisasi BUIDL memungkinkan investor memegang representasi digital dari unit dana tersebut secara langsung melalui blockchain.
Dengan demikian, proses transfer, penggunaan sebagai kolateral, hingga integrasi dengan aplikasi DeFi dapat dilakukan lebih efisien. Hal ini memperluas fungsi dana pasar uang yang sebelumnya hanya dapat diakses melalui saluran tradisional dengan persyaratan dan proses yang lebih panjang.
Di sisi lain, integrasi dengan BNB Chain diperkirakan mendorong perkembangan ekosistem RWA yang dikembangkan oleh berbagai protokol.
Infrastruktur multi-chain memungkinkan aset-aset seperti BUIDL menjadi bagian dari strategi likuiditas yang lebih luas, termasuk kolateralisasi lintas ekosistem, peminjaman, dan settlement otomatis berbasis kontrak pintar.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



