Dunia kripto kini tampaknya mulai memasuki fase baru. Bursa kripto tak lagi hanya menjadi tempat jual beli Bitcoin dan altcoin, tetapi juga mulai menghadirkan emas, minyak, hingga saham.
Tren ini menunjukkan batas antara keuangan tradisional (TradFi) dan kripto semakin memudar. Exchange kini berkembang menjadi platform investasi yang menawarkan beragam kelas aset dalam satu ekosistem.
Emas hingga Saham Jadi Primadona Baru di Pasar Kripto
Riset terbaru dari CryptoQuant Research yang dirilis pada Selasa (16/06/2026) menunjukkan produk TradFi menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di bursa kripto. Tren ini didorong oleh berbagai keunggulan yang ditawarkan crypto exchange.
“Produk TradFi menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di bursa kripto. Lewat perpetual futures yang likuid dan tokenisasi aset, trader dapat mengakses aset RWA seperti emas, perak, saham, dan minyak selama 24 jam,” tulis mereka.
Menariknya, logam mulia menjadi motor utama di balik tren tersebut. Lonjakan harga emas dan perak yang mencetak rekor tertinggi mendorong aktivitas perdagangan produk TradFi di bursa kripto melonjak sepanjang awal 2026.
Data menunjukkan volume perdagangan futures logam mulia sempat mendekati US$500 miliar pada Maret 2026. Angka ini menjadi yang terbesar dibandingkan aset TradFi lainnya sekaligus menjadi pendorong utama adopsi aset tradisional di ekosistem kripto.

Di sisi lain, aktivitas perdagangan minyak juga meningkat sepanjang April hingga Mei. Volatilitas akibat konflik AS dan Iran membuat banyak trader memanfaatkan instrumen perpetual futures untuk mengambil eksposur terhadap pergerakan harga minyak global.
Sementara itu, produk berbasis ekuitas terus berkembang seiring pasar saham global bergerak mendekati rekor tertinggi. Kondisi ini menunjukkan investor kripto tak lagi terpaku pada aset digital, tetapi mulai melirik instrumen TradFi melalui platform bursa yang sama.
Binance Dominan, Pre-IPO Jadi Tren Baru di Bursa Kripto
Persaingan antar exchange juga semakin menarik. Binance menjadi pemain terbesar dalam perdagangan produk TradFi, terutama untuk saham dan minyak. Sementara itu, Gate.io sempat mengambil alih panggung ketika volume perdagangan logam mulia melonjak pada Maret.
Di saat yang sama, MEXC mulai menunjukkan pertumbuhan agresif, khususnya pada produk berbasis logam dan minyak. Grafik memperlihatkan ketiga bursa crypto tersebut menjadi pemain utama dalam mengakomodasi permintaan investor terhadap aset dunia nyata.

Namun, cerita paling menarik datang dari produk perpetual pra-IPO. Instrumen investasi yang satu ini memungkinkan trader mendapatkan eksposur terhadap perusahaan sebelum resmi melantai di bursa saham tradisional.
Minat terhadap produk tersebut meningkat sangat cepat. Volume perdagangan equity pra-IPO melonjak dari hanya sekitar US$2 juta pada Maret menjadi US$715 juta pada Mei, kemudian menembus sekitar US$2 miliar pada pertengahan Juni 2026.

Grafik juga memperlihatkan lonjakan yang sangat tajam pada perdagangan pra-IPO sepanjang Juni dan crypto exchange Binance hingga saat ini masih menjadi pemain paling dominan dengan menguasai 80 persen pangsa pasar.
“Perpetual pra-IPO didominasi oleh Binance dengan volume US$10,3 miliar sepanjang Juni, atau sekitar 20 kali lebih besar dibandingkan total volume pada Mei. Bursa kripto tersebut juga menguasai 83 persen pangsa pasar perpetual pra-IPO,” seperti tercantum pada riset tersebut.

Bursa Kripto Berubah Jadi Supermarket Aset Global
Fenomena ini menunjukkan bahwa exchange kripto bertransformasi menjadi platform investasi yang jauh lebih luas. Bukan hanya menyediakan Bitcoin atau Ethereum, tetapi juga membuka akses ke berbagai aset tradisional dalam satu ekosistem perdagangan.
Konvergensi antara TradFi dan kripto pun semakin nyata. Investor kini bisa berpindah dari memperdagangkan Bitcoin ke emas, minyak, atau saham hanya dalam beberapa klik, tanpa harus berpindah platform.
Jika tren terus berlanjut, bukan tidak mungkin bursa kripto akan berkembang menjadi pusat perdagangan aset global yang menghubungkan dunia keuangan tradisional dengan blockchain. Batas di antara keduanya semakin kabur, sementara pilihan investasi justru semakin luas.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


