Bukan Cuma Kripto, Coinbase Siap Bawa Kartu Pokémon ke Aplikasinya

Ambisi Coinbase menjadi platform untuk memperdagangkan lebih dari sekadar kripto mulai mengambil arah yang cukup unik. Setelah token saham dan pasar derivatif, kini kartu Pokémon ikut masuk radar perusahaan.

Buka Paket Pokémon Langsung dari HP

Rencana tersebut mulai diperlihatkan Coinbase pada Senin (28/09/2026). Dalam unggahannya, mereka mengatakan pengguna dapat membuka paket kartu melalui aplikasi tanpa harus memegang kemasan fisiknya terlebih dahulu.

“Buka paket dari ponsel. Setiap kartu Pokémon yang didapat didukung oleh kartu fisik asli. Simpan di vault atau kirim,” tulis Coinbase di X.

Petunjuk bahwa Pokémon akan menjadi bagian dari layanan ini semakin kuat setelah seorang pengguna menyebut konsep tersebut sebagai Pokémon packs on the chain. Coinbase kemudian membalas singkat, “you get it.”

Ini Perbedaan TCG Pokémon dan NFT Menurut Windah Basudara

Namun, detail teknisnya masih terbatas. Coinbase belum mengungkap koleksi Pokémon apa yang tersedia, harga paket, lokasi penyimpanan kartu fisik, maupun negara yang akan memperoleh akses pertama.

BACA JUGA:  Rug Pull? Meme Coin Putra Joe Biden Anjlok 99 Persen!

Belum diketahui pula apakah kepemilikan kartu nantinya benar-benar direpresentasikan sebagai token di blockchain. Coinbase hanya mengatakan fitur tersebut akan hadir “segera”, tanpa memberikan jadwal peluncuran pasti.

Kartu Pokémon Sudah Lebih Dulu Masuk RWA

Meski terdengar eksperimental, konsep menghubungkan kartu Pokémon dengan aset digital sebenarnya bukan hal baru. Ekosistem kripto sudah lebih dahulu mengembangkan model serupa melalui beberapa platform koleksi on-chain.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Salah satunya adalah Collector Crypt, protokol berbasis Solana yang menyimpan koleksi kartu Pokémon fisik dan menerbitkan representasi digital sehingga kepemilikannya dapat diperdagangkan tanpa kartu harus berpindah tempat setiap transaksi.

Ketika pemilik ingin mengambil kartu tersebut, aset digital terkait dapat ditukar dengan barang fisiknya. Mekanisme seperti ini membuat kartu koleksi mulai menyerupai model real-world asset atau RWA.

Aktivitasnya juga tidak kecil. Berdasarkan data DefiLlama per Kamis (01/10/2026), Collector Crypt mencatat volume DEX sekitar US$132,91 juta dalam 30 hari, dengan fees mencapai US$11,62 juta.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Kasih Sinyal Langka, Pola 2023 Mau Terulang Lagi?

Kapitalisasi pasar CARDS tercatat sekitar US$165,72 juta, sedangkan fully diluted valuation mencapai US$364,39 juta. Volume perdagangan token CARDS dalam 24 jam berada di kisaran US$9,76 juta.

Data Collector Crypt - DefiLlama
Data Collector Crypt – DefiLlama

DefiLlama mendeskripsikan Collector Crypt sebagai protokol untuk menjual kartu Pokémon RWA di Solana. Pendapatannya berasal dari penjualan paket kartu gacha serta transaksi marketplace, termasuk pembelian melalui jalur on-chain.

Jika rencana ini terwujud, Coinbase bukan hanya memperluas ragam aset di aplikasinya, tetapi juga membuka jalan bagi barang koleksi fisik untuk masuk lebih jauh ke ekosistem on-chain dan RWA.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait