Bukan Kripto Lagi, Minyak Kuasai Volume Transaksi di Hyperliquid

Aktivitas perdagangan di Hyperliquid dalam sepekan terakhir menunjukkan pergeseran signifikan, di mana komoditas, terutama minyak, mulai mendominasi volume transaksi.

Data dari Hyperscreener menunjukkan total volume perdagangan mencapai sekitar US$14,39 miliar dalam tujuh hari terakhir, dengan open interest (OI) berada di kisaran US$1,73 miliar.

Lonjakan ini menandai perubahan struktur pasar di Hyperliquid, yang sebelumnya lebih identik dengan derivatif kripto, kini mulai didorong oleh aset dunia nyata seperti minyak, saham dan indeks.

HIP Hyperliquid

IKLAN
Chat via WhatsApp

Dominasi tersebut terlihat dari performa kontrak minyak. Crude oil (CL) diperdagangkan di sekitar US$97,87 dengan kenaikan harian sekitar 2,13 persen, mencatat open interest sekitar US$265 juta dan volume 24 jam sebesar US$201 juta.

Sementara itu, BRENT berada di kisaran US$106,40 dengan kenaikan serupa, serta open interest sekitar US$362 juta dan volume harian mencapai US$194 juta. Angka ini menempatkan kontrak minyak sebagai salah satu kontributor terbesar dalam aktivitas perdagangan di Hyperliquid saat ini.

BACA JUGA:  Token HYPE Mendadak Trending, Ini Faktor Pendorongnya

Fenomena ini terjadi di tengah meningkatnya volatilitas pasar global, khususnya akibat dinamika geopolitik yang memengaruhi harga energi.

Dalam kondisi tersebut, trader memanfaatkan Hyperliquid untuk mendapatkan eksposur cepat terhadap pergerakan harga komoditas, mengingat platform ini menyediakan akses perdagangan hampir tanpa henti.

Hal ini membuat Hyperliquid menjadi salah satu titik awal price discovery untuk aset global, bahkan sebelum pasar tradisional dibuka.

Pergeseran dari Kripto ke Aset Dunia Nyata

Perubahan arah ini semakin terlihat dengan ekspansi produk yang dilakukan oleh Hyperliquid. Beberapa hari terakhir, platform tersebut mulai menghadirkan kontrak perpetual berbasis indeks seperti S&P 500.

Sekitar 30 persen dari total volume perdagangan kini berasal dari aset dunia nyata, termasuk minyak, saham, ETF dan forex. Ekspansi ke instrumen berbasis indeks dan aset riil ini dinilai mampu meningkatkan aktivitas perdagangan serta potensi pendapatan dari biaya transaksi.

Selain itu, meningkatnya arus perdagangan aset non-kripto juga berpotensi mendorong permintaan terhadap token HYPE melalui mekanisme biaya protokol, staking dan burn token.

BACA JUGA:  Korban Akademi Crypto Datangi OJK, Desak Usut Timothy Ronald

Pemulihan HYPE dan Level Kunci yang Dipantau

Di sisi lain, pergerakan token HYPE juga mencerminkan dinamika positif seiring meningkatnya aktivitas di Hyperliquid.

Analis R3N menyebut bahwa harga HYPE saat ini berada di sekitar US$39 pada time frame harian, setelah sebelumnya sempat turun dari atas US$45 hingga menyentuh kisaran US$21 dalam periode November hingga Januari.

analisis HYPE 23 maret

Analis R3N menjelaskan bahwa harga HYPE menemukan dasar di sekitar US$26 pada akhir Februari, sebelum kemudian bergerak naik secara agresif dan mencatat kenaikan hampir 60 persen hanya dalam beberapa minggu.

Ia juga menilai bahwa level US$41 yang sebelumnya berfungsi sebagai support kini telah berhasil direbut kembali dan berpotensi menjadi kunci untuk melanjutkan tren kenaikan.

Lebih lanjut, R3N menyebut bahwa apabila harga mampu bertahan di atas US$42 pada penutupan harian, maka peluang untuk melanjutkan kenaikan menuju kisaran US$46 hingga US$48 akan semakin terbuka.

BACA JUGA:  AI Alibaba Tiba-tiba Menambang Crypto

Dalam waktu yang sama, area US$38 dipandang sebagai support terdekat yang perlu dijaga, sementara level US$26 tetap menjadi fondasi utama yang menopang struktur pemulihan saat ini.

R3N juga menyoroti bahwa perubahan tren HYPE terjadi dengan sangat cepat, di mana aset tersebut bertransformasi dari salah satu grafik terlemah menjadi salah satu yang terkuat hanya dalam waktu sekitar tiga minggu.

Meski demikian, ia menilai bahwa fase konsolidasi di kisaran US$38 hingga US$41 masih berpotensi terjadi sebelum harga melanjutkan tren kenaikan berikutnya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait