Bukti Ini Buka Sisi Lain Kasus Dugaan Penipuan Timothy Ronald

Perseteruan antara Timothy Ronald dan Kalimasa dengan Skyholic serta para korban yang mengaku sebagai mantan member Akademi Crypto hingga kini masih bergulir. Di tengah spekulasi yang bermunculan, sejumlah bukti pun mulai mencuat dan menarik perhatian.

Timothy Ronald Hanya Sarankan 2,5 Persen di MANTA

Berdasarkan tangkapan layar yang diduga merupakan pesan Timothy Ronald di grup Akademi Crypto, yang diunggah oleh influencer Facebook Aa Bandung pada Rabu (15/01/2026), muncul gambaran menarik terkait portofolio yang dibagikan kepada para member.

Dalam unggahan tersebut, Timothy Ronald menjelaskan secara rinci komposisi portofolio yang dapat dijadikan acuan oleh member Akademi Crypto. Dari konteks pesannya, terlihat bahwa panduan tersebut disusun sebagai strategi menghadapi fase bullish pada 2024 lalu.

“Untuk yang masih awam dalam bikin portofolio gua kasih cheatsheet nya. Ini bisa jadi formasi serang untuk bull run 2024 sampai Q4,” tulis Timothy dalam pesan tersebut.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Terima 3 Laporan Dugaan Penipuan Timothy Ronald
Tangkapan Layar Pesan Timothy Ronald di Akademi Crypto - Aa Bandung
Tangkapan Layar Pesan Timothy Ronald di Akademi Crypto – Aa Bandung

Dari tangkapan layar, terlihat bahwa Timothy menempatkan Bitcoin sebagai aset utama dengan alokasi 50 persen. Selanjutnya, alokasi juga diberikan kepada altcoin besar seperti Ethereum dan Solana, serta token milik crypto exchange ternama seperti BNB dan BGB.

Selain itu, sejumlah aset lintas sektor seperti ONDO, TAO, STX, hingga stablecoin juga masuk dalam daftar rekomendasinya. Namun yang menarik perhatian adalah alokasi untuk MANTA, koin yang belakangan disebut sebut menjadi salah satu akar laporan dugaan penipuan.

Terlihat bahwa dalam pesannya, Timothy hanya merekomendasikan alokasi altcoin MANTA di kisaran 1 persen hingga maksimal 2,5 persen, yang dapat dibagi bersama altcoin lain seperti RNDR.

“3 posisi high conviction di fundamental kuat 5 persen masing masing, dan 5 persen sisanya bisa di-split ke 2 sampai 5 koin lagi antara 2,5 persen atau 1 persen tiap koin. Ini praktekin, tunggu sampai Q4 tinggal merem,” tegasnya.

BACA JUGA:  OJK Ungkap Rencana Terkini Robinhood Masuk Indonesia

FOMO Jadi Dalang di Balik Kerugian Korban Timothy?

Pertanyaan menarik kini mengarah pada bagaimana korban mengalokasikan aset yang dimilikinya berdasarkan cheatsheet yang dibagikan oleh Timothy Ronald. Dari dokumen tersebut, terlihat bahwa alokasi ke Manta disarankan maksimal hanya 2,5 persen.

Kesaksian korban sebelumnya juga selaras dengan hal ini. Ia mengungkapkan bahwa kerugian yang dideritanya telah mencapai Rp3 miliar dan hanya menyebut altcoin MANTA sebagai sumber kerugian tersebut.

“Bisa sampai rugi Rp3 miliar dari sinyal dia. Saya tergiur karena ada bukti sinyal, bahwa dia mengatakan dari Rp2 juta bisa jadi Rp2 miliar. Beli koin apa pun bisa untung. Dan saya kena di ‘Koin Manta’ ini,” katanya.

Meski demikian, korban juga mengungkap adanya dokumen lain yang ia sebut menjanjikan keuntungan hingga 300–500 persen. Dokumen inilah yang berpotensi menjadi titik balik penting dalam kasus dugaan penipuan Timothy Ronald.

Terungkap! Begini Cerita Korban Terkait Dugaan Penipuan Timothy Ronald

Kini, banyak pihak berspekulasi bahwa sebagian besar korban Akademi Crypto diduga terjebak FOMO, terutama melihat gaya hidup mewah yang kerap ditampilkan, sehingga memicu ekspektasi keuntungan instan tanpa pemahaman risiko yang memadai.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Hari Ini: Skenario Terbaru SOL, BNB, ETH, ZEC dan TRX

Pada akhirnya, kasus ini perlu dilihat berimbang. Tuduhan terhadap Timothy Ronald harus dibuktikan secara hukum, sementara keputusan dan manajemen risiko dari para korban juga tidak bisa diabaikan. Fakta dan proses hukum akan menjadi penentu arah akhir polemik ini.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia