5 Cara Backup Seed Phrase dengan Benar yang Harus Kamu Tahu!

Di dunia cryptocurrency, seed phrase adalah kunci utama untuk mengakses wallet kamu. Siapa pun yang memiliki seed phrase bisa mengontrol seluruh aset di dalamnya. Karena itu, memahami cara backup seed phrase dengan benar bukan sekadar opsi, tapi kewajiban. Yuk, simak panduan lengkapnya di bawah ini!

BACA JUGA: Apa Itu Public Key? Ini Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan Private Key!

Cara Backup Seed phrase dengan Benar dan Aman

Backup seed phrase adalah langkah paling krusial untuk memastikan aset kripto kamu tetap aman, bahkan jika perangkat hilang, rusak, atau dicuri. Tanpa backup seed phrase, aset kamu bisa hilang selamanya jika hp atau laptop rusak, wallet terhapus, maupun seed phrase dicuri.

Karena itu, memahami cara backup seed phrase adalah fondasi keamanan dalam investasi kripto. Berikut ini adalah tutorial yang bisa kamu ikuti!

IKLAN
Chat via WhatsApp

BACA JUGA: Cara Beli Bitcoin di Indonesia 2026: Panduan Step-by-Step untuk Pemula

1. Tulis Seed phrase di Kertas (Hindari Penyimpanan Digital)

Langkah paling dasar dalam cara backup seed phrase adalah menuliskannya langsung di kertas. Jangan pernah menyimpannya dalam bentuk screenshot, catatan digital, email, atau cloud storage karena perangkat yang terhubung ke internet selalu berisiko diretas atau terkena malware.

Gunakan kertas yang cukup tebal dan pulpen permanen agar tidak mudah pudar. Tulis dengan jelas, rapi, dan sesuai urutan kata yang benar, lalu cek ulang minimal dua kali. Satu huruf salah saja bisa membuat wallet tidak bisa dipulihkan.

BACA JUGA:  10 Tips Investasi Bitcoin untuk Pemula yang Harus Kamu Tahu!

2. Buat Beberapa Salinan dan Simpan di Lokasi Berbeda

Salah satu tips backup seed phrase yang sering diabaikan pemula adalah hanya membuat satu salinan. Padahal risiko bukan cuma pencurian, tapi juga kebakaran, banjir, atau kertas yang rusak dimakan usia.

Buat setidaknya 2–3 salinan, lalu simpan di tempat berbeda, misalnya satu di brankas rumah dan satu lagi di lokasi aman lainnya. Tujuannya agar jika satu lokasi bermasalah, kamu masih punya cadangan. Ini bukan berlebihan, tapi bagian penting dari manajemen risiko.

3. Gunakan Metal Backup untuk Perlindungan Ekstra

Kalau kamu menyimpan aset kripto dalam jumlah besar, pertimbangkan upgrade metode backup seed phrase ke media logam. Metal backup adalah pelat baja atau titanium tempat kamu mengukir atau menyusun seed phrase, sehingga lebih tahan terhadap api, air, dan korosi.

BACA JUGA:  5 Proyek Kripto Lokal Terbaru 2026 yang Harus Kamu Tahu!

Beberapa produk yang dikenal di komunitas kripto seperti Cryptosteel, Billfodl, dan Coldbit memang lebih mahal dibanding kertas, tetapi jauh lebih tahan lama. Jika aset kamu bernilai besar, biaya ini bisa dianggap sebagai investasi keamanan jangka panjang.

BACA JUGA: 7 Cara Menyimpan Bitcoin dengan Aman untuk Pemula yang Harus Kamu Tahu!

4. Jangan Pernah Membagikan Seed phrase ke Siapa Pun

Dalam memahami cara backup seed phrase, kamu juga harus paham satu aturan mutlak: seed phrase tidak boleh dibagikan ke siapa pun. Siapa pun yang mengetahui 12 atau 24 kata tersebut bisa langsung mengakses dan memindahkan seluruh asetmu tanpa izin.

Tidak ada customer support resmi yang akan meminta seed phrase. Jika ada yang mengaku admin atau tim bantuan dan meminta data tersebut, itu hampir pasti penipuan. Simpan hanya untuk diri sendiri, kecuali dalam skenario khusus seperti perencanaan warisan yang benar-benar sudah kamu pertimbangkan matang.

5. Gunakan Metode Split (Untuk Tingkat Keamanan Lebih Tinggi)

Untuk kamu yang ingin tingkat keamanan lebih tinggi, ada metode lanjutan dalam cara backup seed phrase, yaitu memisahkan seed phrase menjadi beberapa bagian. Misalnya, kata 1–8 disimpan di satu lokasi dan sisanya di lokasi lain.

BACA JUGA:  Cara Beli Bitcoin di Indonesia 2026: Panduan Step-by-Step untuk Pemula

Metode ini membuat seseorang tidak bisa mengakses wallet hanya dengan menemukan satu bagian saja. Namun, pendekatan ini membutuhkan ketelitian ekstra agar kamu sendiri tidak lupa atau kehilangan salah satu bagian. Gunakan metode ini hanya jika kamu sudah benar-benar memahami cara pengelolaannya dengan disiplin.

BACA JUGA: 5 Cara Staking Crypto: Tutorial Step-by-Step untuk Pemula

Sudahkah Kamu Benar-Benar Mengamankan Seed phrase Kamu?

Pada akhirnya, memahami cara backup seed phrase bukan hanya soal teknis, tapi soal tanggung jawab terhadap aset digital yang kamu miliki. Dengan menulis secara manual, membuat beberapa salinan, mempertimbangkan media logam, tidak membagikannya ke siapa pun, dan menerapkan metode lanjutan jika perlu, kamu sudah membangun fondasi keamanan yang kuat di dunia kripto.

Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia